Kamus Crypto

AMM (Automated Market Maker): Cara DEX Menentukan Harga Tanpa Order Book

Penjelasan AMM — mekanisme penetapan harga otomatis di DEX, rumus x*y=k, dan bedanya dengan order book tradisional.

DeFiAMM

AMM (Automated Market Maker) adalah mekanisme yang memungkinkan pertukaran token di DEX terjadi tanpa perlu order book atau pihak lawan transaksi yang cocok. Harga ditentukan oleh algoritma berdasarkan kondisi pool, bukan oleh bid dan ask dari trader manusia.

Bedanya AMM dengan Order Book

Di bursa tradisional seperti Binance atau Indodax, harga terbentuk dari pertemuan perintah beli dan jual — kalau tidak ada penjual di harga yang Anda mau, transaksi tidak terjadi. Di AMM, tidak ada order book. Yang ada adalah liquidity pool: dua token yang dikumpulkan oleh liquidity provider, dan siapa pun bisa swap kapan saja selama pool ada dananya.

Rumus x*y=k: Cara Kerja Harga di AMM

Model AMM yang paling populer, dipakai Uniswap v2, bekerja dengan rumus konstan:

x × y = k

Di mana:

  • x = jumlah Token A di pool
  • y = jumlah Token B di pool
  • k = konstanta yang tidak berubah

Contoh konkret: Pool ETH/USDC punya 100 ETH dan 300.000 USDC, jadi k = 30.000.000. Harga 1 ETH saat ini = 300.000 / 100 = $3.000.

Seorang trader ingin membeli 10 ETH. Setelah pembelian, pool tersisa 90 ETH. Maka jumlah USDC yang dibutuhkan = k / 90 = 30.000.000 / 90 = 333.333 USDC. Trader membayar 333.333 − 300.000 = 33.333 USDC untuk 10 ETH, atau $3.333 per ETH — lebih mahal dari $3.000 karena price impact dari pembelian besar.

Ini berarti semakin besar transaksi relatif terhadap pool, semakin tinggi harga yang Anda bayar.

Jenis AMM yang Umum

Constant Product (x*y=k) — model Uniswap v2. Cocok untuk aset volatile, tapi menghasilkan slippage tinggi saat likuiditas tipis.

Constant Sum (x+y=k) — tidak ada slippage tapi pool bisa habis satu sisi. Jarang dipakai untuk aset umum.

StableSwap (Curve Finance) — hibrida antara constant product dan constant sum, dioptimalkan untuk aset yang nilainya dekat (seperti USDC dan DAI). Slippage jauh lebih rendah untuk stablecoin.

Concentrated Liquidity (Uniswap v3) — LP bisa menaruh likuiditas hanya di range harga tertentu, sehingga modal lebih efisien. Tapi manajemennya lebih kompleks.

Kenapa AMM Penting di DeFi

AMM memungkinkan siapa pun swap token 24/7 tanpa perlu izin, tanpa KYC, dan tanpa bergantung pada market maker profesional. Ini yang membuat DEX bisa beroperasi sepenuhnya on-chain.

Kelemahannya: karena harga AMM tidak secara langsung mengikuti harga pasar global, ada selalu celah untuk arbitrage — trader bot yang menyamakan harga pool dengan harga di exchange lain. Ini baik bagi efisiensi pasar, tapi biaya arbitrage ini sebagian ditanggung oleh LP dalam bentuk impermanent loss.

⚠️ Disclaimer: Berinteraksi dengan AMM dan DeFi protocol mengandung risiko smart contract, impermanent loss, dan volatilitas harga. Pahami mekanismenya sebelum menyediakan likuiditas.

Mau Tahu Berapa Modal untuk Pensiun Dini?

Kelas gratis WhaleX: blueprint FIRE (Financial Independence, Retire Early) pakai strategi DeFi.

Ikut Kelas FIRE Gratis →

Pertanyaan Umum

Apa itu AMM dalam crypto?

AMM (Automated Market Maker) adalah sistem penetapan harga otomatis yang dipakai DEX seperti Uniswap untuk menentukan harga aset tanpa perlu pembeli dan penjual cocok satu sama lain. Harga ditentukan oleh rumus matematika berdasarkan rasio dua aset dalam liquidity pool.

Bagaimana AMM menentukan harga token?

Model AMM paling umum memakai rumus x*y=k, di mana x dan y adalah jumlah dua token dalam pool, dan k adalah konstanta. Saat seseorang membeli token A, jumlah token A di pool berkurang dan harga A naik — secara otomatis, tanpa intervensi manusia.