Kamus Crypto

Collateral Ratio dan LTV: Cara Kerja Jaminan di DeFi Lending

Penjelasan collateral ratio dan Loan-to-Value (LTV) dalam DeFi lending — bagaimana angka ini menentukan berapa bisa dipinjam, bagaimana liquidation.

Collateral ratio dan LTV adalah konsep fundamental yang menentukan seberapa aman posisi pinjaman Anda di DeFi. Memahami ini bukan hanya teori — ini langsung menentukan apakah aset Anda aman atau akan dilikuidasi.

Mengapa DeFi Memerlukan Over-Collateralization

Di bank konvensional, Anda bisa meminjam 80% dari nilai rumah (KPR) — ini karena:

  • Ada perjanjian hukum
  • KTP dan identitas terverifikasi
  • Proses hukum jika gagal bayar
  • Nilai rumah yang relatif stabil

Di DeFi:

  • Tidak ada identitas — siapapun bisa pinjam secara anonymous
  • Tidak ada enforcement hukum yang otomatis
  • Collateral crypto bisa turun nilainya sangat cepat
  • Smart contract harus bisa otomatis protect protokol

Solusi: Over-collateralization — jaminan harus melebihi nilai pinjaman, sehingga smart contract bisa otomatis menjual jaminan untuk cover pinjaman jika harga jaminan turun.

LTV: Seberapa Banyak yang Bisa Dipinjam

Definisi LTV (Loan-to-Value)

LTV = Nilai Pinjaman / Nilai Collateral × 100%

Contoh: LTV ETH di Aave = 82.5% Anda deposit 1 ETH senilai $2,000 Maksimum yang bisa dipinjam: $2,000 × 82.5% = $1,650 USDC

Mengapa LTV Berbeda untuk Setiap Aset

LTV ditentukan berdasarkan:

  • Volatilitas: Aset lebih volatile = LTV lebih rendah (butuh buffer lebih besar)
  • Liquidity: Aset lebih liquid = LTV lebih tinggi (bisa dijual cepat jika perlu liquidasi)
  • Track record: Aset lebih proven = LTV lebih tinggi

Contoh perbandingan di Aave:

Aset CollateralLTV MaksimumAlasan
ETH82.5%Liquid, established
WBTC73%Liquid tapi ada custodian risk
stETH75%Liquid, tapi slight depeg risk
USDC77%Stablecoin, tapi ada counterparty risk
LINK70%Token, lebih volatile
Token kecil0-60%Atau tidak accepted sama sekali

Stablecoin sebagai collateral: Beberapa stablecoin bisa digunakan sebagai collateral tapi LTV-nya tidak 100% karena masih ada risiko depeg.

Liquidation Threshold: Batas Bahaya

Bedanya LTV dan Liquidation Threshold

LTV adalah angka untuk saat Anda PERTAMA KALI meminjam — batas maksimum untuk borrow.

Liquidation Threshold adalah batas yang lebih tinggi — jika posisi Anda melampaui ini, liquidasi terjadi.

Mengapa ada dua angka berbeda? Buffer antara LTV dan Liquidation Threshold memberikan “grace period” — jika harga collateral turun sedikit setelah Anda borrow, Anda tidak langsung dilikuidasi. Ada waktu untuk tambah collateral atau repay sebagian utang.

Contoh:

  • ETH LTV: 82.5%
  • ETH Liquidation Threshold: 86%
  • Buffer: 3.5% (86% - 82.5%)

Jika Anda borrow tepat di LTV maksimum (82.5%), ETH harus turun harganya sampai pinjaman = 86% dari collateral value baru Anda dilikuidasi.

Liquidation Bonus

Saat liquidasi terjadi, liquidator mendapat “bonus” sebagai insentif untuk cepat melikuidasi posisi yang tidak aman:

Contoh Aave: ETH Liquidation Bonus: 5%

Artinya liquidator membayar utang Anda tapi mendapat collateral ETH senilai utang tersebut + 5%.

Ini berarti Anda kehilangan ekstra 5% dari nilai collateral yang dilikuidasi — di atas kerugian dari harga aset yang sudah turun.

Close Factor: Tidak semua utang harus dibayar sekaligus dalam satu liquidasi. Di Aave, maksimum 50% dari utang bisa dilikuidasi sekaligus (close factor 50%). Ini mencegah satu liquidasi yang massive.

Health Factor: Satu Angka yang Merangkum Semua

Health Factor (HF) adalah cara Aave merangkum keamanan posisi Anda dalam satu angka:

Formula

Health Factor = (Σ Collateral Value × Liquidation Threshold) / Total Borrowed

Interpretasi Health Factor

Health FactorStatusApa yang Harus Dilakukan
> 3Sangat amanAnda bisa borrow lebih jika mau
2-3AmanMonitor secara berkala
1.5-2AdequatePerhatikan jika collateral volatile
1.2-1.5Warning zonePertimbangkan tambah collateral atau repay
1.0-1.2BahayaSegera action, dekat ke liquidasi
< 1.0LiquidasiPosisi sudah atau akan segera dilikuidasi

Contoh Kalkulasi

Setup:

  • Deposit: 1 ETH ($2,000)
  • ETH Liquidation Threshold: 86%
  • Borrow: $1,500 USDC

Health Factor: = ($2,000 × 0.86) / $1,500 = $1,720 / $1,500 = 1.147

Health factor 1.147 — ini cukup dekat ke 1.0. Jika harga ETH turun ~15%, Anda bisa kena liquidasi.

Harga ETH untuk liquidasi: Health Factor = 1 ketika Collateral Value × 0.86 = Borrowed Collateral Value = $1,500 / 0.86 = $1,744 Harga ETH = $1,744 (dari $2,000 = turun ~13%)

Strategi untuk Maintain Health Factor yang Aman

Rule of Thumb: Health Factor > 2

Untuk posisi yang aman, target health factor di atas 2 — artinya collateral bisa turun ~50% sebelum liquidasi (rough estimate, tergantung LTV dan liquidation threshold spesifik).

Opsi Jika Health Factor Mendekati 1.2

Option 1: Tambah Collateral Deposit lebih banyak ETH → nilai collateral naik → health factor naik.

Option 2: Repay Sebagian Utang Bayar kembali sebagian USDC yang dipinjam → jumlah borrowed turun → health factor naik.

Option 3: Kombinasi Sebagian tambah collateral, sebagian repay.

Auto-Repay dan Automation Tools

Beberapa tools untuk membantu manage posisi:

DeFi Saver (defisaver.com):

  • Auto-boost: Jika health factor terlalu tinggi (terlalu conservative), otomatis borrow lebih dan invest
  • Auto-repay: Jika health factor mendekati bahaya, otomatis repay sebagian utang dari collateral
  • Bisa set threshold untuk trigger otomatis

Brahma Finance, Summer.fi: Protocol yang memberikan interface lebih advanced untuk manage posisi Aave.

Tapi tools ini menambah smart contract risk tambahan.

Aset yang Berbeda Sebagai Collateral

Correlated Collateral vs Non-Correlated

Non-correlated collateral-borrow (risiko lebih tinggi): Pinjam USDC dengan collateral ETH. Jika ETH turun, collateral turun tapi utang tetap. Risiko liquidasi tinggi.

Correlated pair (risiko lebih rendah): Pinjam USDC dengan collateral USDC — tapi ini tidak menguntungkan karena rate pinjam lebih tinggi dari rate simpan.

Lebih useful: Pinjam dengan collateral stETH, borrow ETH. ETH dan stETH sangat correlated, jadi risiko liquidasi dari harga sangat rendah.

e-Mode di Aave v3: Fitur khusus untuk aset yang sangat correlated — memberikan LTV lebih tinggi. Misalnya stETH/ETH e-Mode memberikan LTV ~95% untuk pasangan ini.

Isolated Mode

Untuk aset berisiko, Aave v3 punya “Isolated Mode”:

  • Aset ini bisa digunakan sebagai collateral HANYA sendiri (tidak bisa dikombinasikan dengan collateral lain)
  • Borrow amount terbatas (borrow cap)
  • Ini mencegah aset berisiko mempengaruhi protocol secara keseluruhan

Kesimpulan Praktis

Untuk yang mulai borrow di DeFi:

  1. Jangan borrow di LTV maksimum — sisakan buffer yang comfortable
  2. Target health factor >2 untuk posisi aman
  3. Set alert di platform (atau gunakan Defi Saver) untuk notifikasi saat health factor mendekati 1.5
  4. Awasi harga collateral terutama saat market volatile
  5. Pahami liquidation threshold aset yang Anda gunakan sebelum memulai

Pertanyaan kunci sebelum borrow: “Berapa persen collateral bisa turun sebelum saya dilikuidasi, dan seberapa mungkin itu terjadi dalam kondisi market saat ini?”


💡 Mau praktik langsung, bukan hanya teori? Di kelas WhaleX, Anda belajar hands-on — setup wallet, yield strategy, dan navigasi protokol DeFi nyata. Coba kelas Web3 gratis →

⚠️ Disclaimer: DeFi lending melibatkan risiko liquidasi yang nyata. Posisi bisa dilikuidasi sangat cepat saat market crash — bahkan lebih cepat dari waktu Anda untuk bereaksi. Mulai dengan posisi conservative (health factor tinggi) sebelum perlahan menyesuaikan. Ini adalah alat untuk pengguna DeFi yang berpengalaman, bukan pemula.

Mau Masuk Web3 Tanpa Rekening Bank?

Elite Vault WhaleX: join membership via USDC di Base Network — akses penuh tanpa proses bank tradisional.

Lihat Elite Vault →

Pertanyaan Umum

Apa itu collateral ratio dalam DeFi dan bagaimana pengaruhnya?

Collateral ratio adalah rasio antara nilai jaminan yang Anda depositkan vs nilai pinjaman yang Anda ambil. Di DeFi lending (Aave, Compound), Anda harus over-collateralize — artinya jaminan harus melebihi nilai pinjaman. Contoh: Jika collateral ratio minimum adalah 150%, untuk pinjam $100, Anda harus deposit jaminan senilai minimal $150. Semakin tinggi collateral ratio Anda (lebih banyak jaminan dari pinjaman), posisi lebih aman dari liquidasi. Semakin rendah (mendekati minimum), semakin dekat ke liquidasi.

Apa beda antara LTV, Liquidation Threshold, dan Health Factor?

Ini tiga angka berbeda tapi saling terkait: (1) LTV (Loan-to-Value): Maksimum berapa persen dari nilai collateral yang bisa Anda pinjam saat pertama kali. Contoh: ETH LTV 82.5% = dari $1,000 ETH, bisa pinjam maksimum $825. (2) Liquidation Threshold: Batas yang lebih tinggi dari LTV — jika nilai pinjaman melampaui persentase ini dari collateral, posisi AKAN dilikuidasi. Contoh: Liquidation Threshold ETH 86% = posisi dilikuidasi ketika pinjaman melebihi 86% dari nilai collateral saat ini. (3) Health Factor: Angka yang menggabungkan keduanya dalam satu metrik — di atas 1 berarti aman, di bawah 1 berarti akan dilikuidasi.