Apa Itu Danksharding? Skalabilitas Ethereum Jangka Panjang via Data Sharding
Danksharding adalah upgrade Ethereum yang menjalankan 64 shard data paralel, memangkas biaya rollup hingga 100x dan membuka throughput ratusan ribu TPS.
Danksharding adalah upgrade skalabilitas Ethereum jangka panjang yang dirancang untuk menjalankan 64 shard data secara paralel di jaringan, dengan target throughput ratusan ribu transaksi per detik lewat ekosistem rollup. Versi awalnya, Proto-Danksharding (EIP-4844), sudah aktif sejak Maret 2024 dan langsung memangkas biaya transaksi di jaringan L2 rata-rata 80–90%.
Nama ini berasal dari peneliti Ethereum Dankrad Feist, yang mempublikasikan desainnya pada 2021. Berbeda dari rencana sharding lama Ethereum yang memecah eksekusi transaksi ke banyak shard, Danksharding fokus hanya pada shard data — tempat penyimpanan sementara untuk data rollup, bukan eksekusi smart contract.
Cara Kerja Danksharding
Pendekatan Danksharding bertumpu pada satu ide sederhana: rollup butuh tempat menyimpan data transaksi secara murah di Ethereum, tapi data itu tidak perlu permanen.
Blob data adalah satuan penyimpanan baru yang diperkenalkan. Setiap blob berukuran sekitar 128 KB dan hanya tersimpan di node Ethereum selama ~18 hari sebelum otomatis dihapus. Rollup seperti Arbitrum, Optimism, dan zkSync menggunakan blob ini untuk memposting data transaksi ke Ethereum — membuktikan validitasnya tanpa membebani mainnet.
Dalam implementasi penuh Danksharding, setiap blok Ethereum bisa membawa hingga 64 blob (versus 3–6 blob di Proto-Danksharding saat ini). Kapasitas data meningkat lebih dari 10x lipat dibanding kondisi sekarang.
Tiga teknologi kunci yang memungkinkan ini bekerja:
- Data Availability Sampling (DAS): Node tidak perlu mengunduh seluruh data blob. Cukup ambil sampel acak kecil untuk memverifikasi bahwa data tersedia — validasi tetap efisien meski volume data meningkat drastis.
- KZG Commitments: Skema kriptografi yang memungkinkan verifikasi data blob tanpa mengunduh isinya secara lengkap.
- Proposer-Builder Separation (PBS): Pemisahan peran antara proposer (yang mengusulkan blok) dan builder (yang membangun isi blok), mencegah monopoli oleh satu entitas.
Danksharding vs Sharding Lama Ethereum
| Aspek | Sharding Lama | Danksharding |
|---|---|---|
| Target | Shard eksekusi + data | Shard data saja |
| Kompleksitas | Sangat tinggi | Lebih terkelola |
| Ketergantungan rollup | Rendah | Tinggi (rollup-centric) |
| Timeline | Dibatalkan 2022 | Dalam pengembangan aktif |
| Versi awal aktif | Tidak ada | EIP-4844 (Mar 2024) |
Ethereum meninggalkan rencana sharding eksekusi karena terlalu rumit dan berisiko memecah keamanan jaringan. Danksharding lebih pragmatis: biarkan rollup menangani eksekusi, Ethereum fokus menyediakan data murah dan keamanan lapisan dasar.
Sejak EIP-4844 aktif Maret 2024, biaya rata-rata transaksi di Arbitrum dan Optimism turun dari $0.50–$1.00 menjadi di bawah $0.05 per transaksi — penurunan 10–20x dalam hitungan minggu pertama.
Siapa yang Merasakan Manfaatnya
Pengguna akhir tidak berinteraksi langsung dengan Danksharding — mereka merasakannya lewat biaya lebih murah di aplikasi Layer 2.
Rollup Optimistik seperti Arbitrum One dan Optimism Mainnet menggunakan blob data untuk memposting batch transaksi ke Ethereum. Kapasitas blob lebih besar berarti mereka bisa menampung lebih banyak pengguna tanpa antrian dan tanpa menaikkan biaya.
ZK-Rollup seperti zkSync Era, Starknet, dan Polygon zkEVM mendapat manfaat serupa. ZK-rollup memposting validity proof ke Ethereum — data proof ini juga disimpan di blob, membuatnya lebih murah dari sebelumnya.
Developer DApp mendapat keuntungan tidak langsung: ekosistem rollup yang lebih murah berarti lebih banyak pengguna aktif, lebih banyak likuiditas, dan lebih banyak DApp yang layak secara ekonomi untuk dibangun.
Risiko dan Hal yang Perlu Diperhatikan
Kompleksitas implementasi tinggi. DAS membutuhkan perubahan arsitektur signifikan di semua klien Ethereum. Ini alasan utama kenapa jadwal Danksharding penuh sering bergeser.
Potensi sentralisasi builder. Sistem proposer-builder separation berpotensi mendorong konsentrasi di lapisan builder. Jika hanya sedikit entitas yang membangun blok, mereka punya kekuatan besar untuk mengatur urutan transaksi.
Data blob tidak permanen. Blob dihapus setelah ~18 hari, memaksa rollup dan aplikasi menyimpan arsip data sendiri — menambah beban infrastruktur di luar Ethereum.
Timeline tidak pasti. Danksharding penuh masih dalam tahap riset dan pengembangan aktif. Per 2025–2026, fokus Ethereum masih di stabilisasi EIP-4844 dan persiapan teknis menuju full Danksharding — implementasi penuh diperkirakan masih beberapa tahun ke depan.
Kesimpulan
Danksharding adalah strategi jangka panjang Ethereum untuk menjadi lapisan keamanan dan data bagi ribuan rollup — bukan menyelesaikan skalabilitas sendiri, tapi membuat rollup bisa menyelesaikannya. Versi awal via EIP-4844 sudah terbukti bekerja: biaya L2 turun drastis sejak Maret 2024. Implementasi penuh dengan 64 shard data akan membuka kapasitas jauh lebih besar, tapi membutuhkan waktu dan pengembangan berkelanjutan.
💡 Mau belajar lebih dalam? Kelas WhaleX mengajarkan strategi dan eksekusi nyata di ekosistem Ethereum dan L2, bukan hanya teori. Lihat kelas tersedia →
WhaleX Masterclass 2 Hari: dari setup wallet sampai LP DeFi aktif menghasilkan. Praktik langsung, dipandu mentor berpengalaman.
Lihat Jadwal Kelas →Pertanyaan Umum
Apa itu Danksharding?
Danksharding adalah upgrade skalabilitas Ethereum jangka panjang yang menambahkan 64 shard data paralel ke jaringan, memungkinkan ribuan rollup beroperasi dengan biaya sangat rendah. Versi awalnya, EIP-4844, sudah aktif sejak Maret 2024 dan memangkas biaya L2 rata-rata 80–90%.
Bedanya Danksharding dengan Proto-Danksharding (EIP-4844)?
Proto-Danksharding (EIP-4844) adalah versi awal yang aktif sejak Maret 2024 — menambahkan 3–6 blob data sementara per blok, memangkas biaya L2 rata-rata 80–90%. Danksharding penuh akan membawa 64 blob per blok dengan Data Availability Sampling penuh, meningkatkan kapasitas lebih dari 10x lipat.