Kamus Crypto

Eclipse: Rollup Ethereum dengan SVM Solana

Eclipse adalah Ethereum rollup yang menggunakan Solana Virtual Machine (SVM) untuk eksekusi — kombinasi keamanan Ethereum dan kecepatan Solana.

BlockchainLayer2

Eclipse adalah Ethereum rollup yang menjalankan eksekusi transaksi menggunakan Solana Virtual Machine (SVM) — bukan EVM seperti kebanyakan L2 lainnya. Hasilnya adalah jaringan yang mampu memproses transaksi dengan kecepatan mendekati Solana, namun menyimpan data dan finalitas di atas Ethereum. Per pertengahan 2024, Eclipse mengklaim throughput potensial hingga 10.000 TPS dengan biaya transaksi rata-rata di bawah $0.001.

Arsitektur Hybrid: Empat Lapisan Berbeda

Yang membuat Eclipse unik adalah kombinasi empat komponen dari empat ekosistem berbeda:

  • Eksekusi: SVM (Solana Virtual Machine) — mesin yang sama menjalankan program Solana di mainnet
  • Settlement: Ethereum — finalitas dan keamanan ekonomi berasal dari sini
  • Data Availability: Celestia — menyimpan data transaksi secara terpisah untuk efisiensi biaya
  • Proof: RISC Zero — menghasilkan ZK proof untuk memvalidasi state transition

Pendekatan modular ini berbeda dari rollup konvensional seperti Arbitrum atau Optimism yang menggunakan EVM end-to-end. Eclipse memilih SVM justru karena SVM dirancang untuk paralelisme — transaksi yang tidak saling bergantung dapat diproses secara bersamaan, bukan antrean satu per satu.

Mengapa SVM di Atas Ethereum?

Developer Solana yang membangun di Eclipse dapat langsung menggunakan program Solana yang sudah ada — tanpa menulis ulang kontrak ke Solidity — namun aset mereka tetap di-bridge ke Ethereum dan mendapat jaminan keamanan L1.

Ini membuka jalur migrasi dua arah. Developer yang frustrasi dengan harga gas Ethereum bisa pindah ke Eclipse dan mendapat kecepatan SVM. Developer Solana yang membutuhkan akses ke likuiditas DeFi Ethereum bisa build di Eclipse tanpa meninggalkan toolchain familiar mereka. Dalam ekosistem Layer 2 yang didominasi EVM, Eclipse mengisi ceruk yang belum ada pemain dominannya.

Status dan Ekosistem Saat Ini

Eclipse meluncurkan mainnet beta pada Oktober 2024. Token native-nya, ETH, tetap digunakan sebagai gas — bukan token baru — yang menyederhanakan onboarding bagi pengguna Ethereum. Beberapa proyek DeFi dan gaming sudah melakukan deployment awal, memanfaatkan kompatibilitas SVM untuk aplikasi yang membutuhkan latensi rendah seperti order book on-chain.

Sebagai rollup modular, Eclipse mewakili arah eksperimen yang semakin banyak diuji: memisahkan lapisan eksekusi, settlement, dan data availability untuk mengoptimalkan masing-masing secara independen, alih-alih mempertahankan satu stack monolitik.

Belajar DeFi Langsung — Bukan Hanya Teori

WhaleX Masterclass 2 Hari: dari setup wallet sampai LP DeFi aktif menghasilkan. Praktik langsung, dipandu mentor berpengalaman.

Lihat Jadwal Kelas →

Pertanyaan Umum

Apa itu Eclipse?

Eclipse adalah Ethereum rollup yang menggunakan Solana Virtual Machine (SVM) untuk eksekusi — kombinasi keamanan Ethereum dan kecepatan Solana.

Mengapa Eclipse penting untuk dipahami?

Eclipse memungkinkan throughput hingga 10.000 transaksi per detik dengan biaya gas jauh di bawah Ethereum mainnet, sambil tetap mewarisi keamanan dan finalitas dari Ethereum sebagai settlement layer.