Kamus Crypto

Maker Fee: Biaya Limit Order yang Lebih Rendah di Exchange Crypto

Maker fee adalah biaya transaksi yang dikenakan saat Anda memasang limit order di order book, biasanya lebih murah dari taker fee karena Anda menambah.

FeeExchange

Maker fee adalah biaya yang dikenakan exchange kepada pengguna yang memasang order ke order book tanpa langsung tereksekusi. Istilah “maker” mengacu pada fakta bahwa Anda sedang “membuat” atau menambah likuiditas ke pasar — bukan mengambilnya.

Bagaimana Maker Fee Bekerja

Ketika Anda memasang limit order dengan harga yang berbeda dari harga pasar saat ini, order Anda masuk ke order book dan menunggu pembeli atau penjual lain yang mau mengeksekusi di harga tersebut. Karena order Anda menambah kedalaman pasar (depth), exchange memberi insentif dengan mengenakan fee lebih rendah.

Contoh konkret:

Harga Bitcoin saat ini: Rp 1.500.000.000 Anda pasang limit order beli di Rp 1.490.000.000 → Order Anda masuk ke order book, menunggu

Saat ada penjual yang mau jual di Rp 1.490.000.000, order Anda tereksekusi. Anda dikenakan maker fee, bukan taker fee.

Jika Anda beli 0,01 BTC (senilai Rp 14.900.000) dengan maker fee 0,1%: Fee = Rp 14.900

Bandingkan dengan taker fee 0,1% yang hasilnya sama — tapi di banyak exchange, maker fee lebih murah. Misal di Indodax: maker fee 0%, taker fee 0,3%.

Maker Fee vs Taker Fee

MakerTaker
Jenis orderLimit order yang tidak langsung eksekusiMarket order atau limit order yang langsung eksekusi
Kontribusi ke pasarMenambah likuiditasMengambil likuiditas
Fee (umumnya)Lebih rendahLebih tinggi
Kecepatan eksekusiMenungguLangsung

Kenapa Exchange Membedakan Maker dan Taker Fee

Exchange butuh likuiditas agar pasar berjalan dengan baik. Order book yang dalam (banyak limit order menunggu) membuat harga lebih stabil dan spread bid-ask mengecil, yang menguntungkan semua pengguna.

Dengan memberi diskon maker fee, exchange mendorong pengguna memasang limit order daripada selalu pakai market order. Ini secara sistematis meningkatkan kualitas pasar.

Penerapan di Exchange Indonesia

Indodax menerapkan kebijakan maker fee 0% — artinya setiap limit order yang tidak langsung tereksekusi tidak dikenakan biaya sama sekali. Ini sangat menguntungkan untuk investor yang sabar memasang order di harga tertentu dan menunggu.

Pintu tidak menggunakan sistem maker/taker — fee tertanam dalam spread harga, jadi tidak relevan untuk pengguna Pintu.

Strategi Mengoptimalkan Maker Fee

Untuk menghemat biaya, selalu gunakan limit order alih-alih market order saat tidak terburu-buru mengeksekusi. Perbedaan 0,1% per transaksi mungkin kecil untuk satu kali beli, tapi jika Anda trading 50 kali setahun dengan modal Rp 10 juta per transaksi, penghematan 0,1% = Rp 500.000 setahun.

⚠️ Disclaimer: Limit order tidak menjamin eksekusi jika harga tidak pernah mencapai level yang Anda pasang. Pertimbangkan risiko ini terhadap penghematan fee saat memilih strategi order.

Belajar DeFi Langsung — Bukan Hanya Teori

WhaleX Masterclass 2 Hari: dari setup wallet sampai LP DeFi aktif menghasilkan. Praktik langsung, dipandu mentor berpengalaman.

Lihat Jadwal Kelas →

Pertanyaan Umum

Kapan saya kena maker fee?

Anda kena maker fee saat memasang limit order yang tidak langsung tereksekusi — misalnya pasang order beli Bitcoin di harga Rp 1.400.000.000 saat harga pasar Rp 1.450.000.000. Order Anda masuk ke order book dan menunggu. Saat akhirnya tereksekusi, fee yang dikenakan adalah maker fee, bukan taker fee.

Berapa besar maker fee di exchange besar?

Di Binance, maker fee standar 0,1% — sama dengan taker fee di level dasar, tapi dengan diskon VIP bisa turun ke 0,02% atau bahkan 0% untuk market maker besar. Di Indodax, maker fee 0% (gratis) sementara taker fee 0,3%. Ini salah satu alasan mengapa limit order lebih sering menguntungkan.