Kamus Crypto

Apa Itu Mark Price di Perp Futures? Harga Fair Value untuk Hitung Unrealized PnL

Mark price adalah harga referensi wajar di perpetual futures, dihitung dari index price + basis rata-rata, digunakan untuk hitung unrealized PnL dan trigger likuidasi.

TradingFutures

Mark price adalah harga acuan wajar (fair value) yang digunakan exchange perpetual futures untuk menghitung unrealized PnL dan menentukan kapan posisi dilikuidasi — bukan harga transaksi terakhir di pasar futures itu sendiri.

Cara Mark Price Dihitung

Mark price dihitung dari index price (rata-rata harga spot BTC/ETH dari beberapa exchange besar seperti Binance, Coinbase, dan Kraken) ditambah moving average dari basis (selisih antara harga futures dan spot).

Rumus sederhananya:

Mark Price = Index Price + EMA(Basis)

Basis sendiri dihitung sebagai: Harga Futures − Index Price. EMA (exponential moving average) diambil dalam rentang tertentu, biasanya 30 detik hingga beberapa menit tergantung exchange.

Hasilnya: mark price bergerak lebih halus dibanding last price dan tidak mudah dimanipulasi oleh satu transaksi besar.

Mengapa Mark Price Penting untuk Trader

Ada dua fungsi utama yang langsung berdampak ke trading Anda:

  1. Perhitungan Unrealized PnL — P&L yang tampil di dashboard dihitung dari selisih entry price dan mark price saat ini, bukan last price. Angka ini bisa berbeda signifikan saat volatilitas tinggi.

  2. Trigger likuidasi — Exchange menggunakan mark price untuk menentukan apakah posisi Anda sudah menyentuh liquidation price. Ini mencegah likuidasi paksa akibat “wick” sesaat pada order book yang tipis.

Contoh: BTC last price sempat turun ke $58.000 selama 2 detik akibat whale dump, tapi mark price hanya turun ke $59.200. Posisi long Anda dengan liquidation price $58.500 tidak dilikuidasi karena mark price tidak pernah menyentuhnya.

Mark Price vs Last Price vs Index Price

Mark PriceLast PriceIndex Price
SumberIndex + EMA basisOrder terakhir di bursaRata-rata spot multi-exchange
Digunakan untukPnL + LikuidasiTampilan harga pasarDasar mark price
Rentan manipulasiRendahTinggiSedang

Saat pasar normal, ketiganya biasanya berdekatan. Gap melebar di kondisi funding rate ekstrem atau ketika likuiditas order book sangat tipis.

Dampak ke Strategi Trading

Karena mark price yang menentukan apakah posisi Anda dilikuidasi, beberapa hal perlu diperhatikan:

  • Saat membuka posisi di perpetual futures dengan leverage tinggi, pastikan liquidation price Anda cukup jauh dari mark price saat ini, bukan hanya dari last price.
  • Saat news besar rilis, spread antara mark price dan last price bisa melebar hingga 0,5–1% dalam waktu singkat. Unrealized PnL Anda akan berfluktuasi lebih besar dari yang Anda perkirakan.
  • Beberapa exchange memperlihatkan mark price secara terpisah di UI. Biasakan melihat angka ini, terutama jika Anda menggunakan leverage di atas 10x.

⚠️ Disclaimer: Artikel ini bersifat edukatif, bukan saran keuangan atau investasi personal.

Ringkasan

Mark price = index price + EMA basis. Fungsinya melindungi trader dari likuidasi palsu akibat manipulasi harga sesaat. Selalu periksa mark price (bukan last price) saat mengatur stop loss dan memperkirakan jarak ke liquidation price Anda.

Belajar DeFi Langsung — Bukan Hanya Teori

WhaleX Masterclass 2 Hari: dari setup wallet sampai LP DeFi aktif menghasilkan. Praktik langsung, dipandu mentor berpengalaman.

Lihat Jadwal Kelas →

Pertanyaan Umum

Apa bedanya mark price dan last price di futures?

Last price adalah harga transaksi terakhir di bursa, sedangkan mark price dihitung dari harga spot beberapa exchange besar ditambah basis rata-rata. Mark price lebih stabil dan digunakan untuk menghitung unrealized PnL serta menentukan harga likuidasi.

Apakah mark price mempengaruhi kapan posisi saya dilikuidasi?

Ya. Exchange menggunakan mark price, bukan last price, sebagai pemicu likuidasi. Jika mark price menyentuh liquidation price posisi Anda, posisi akan ditutup paksa meskipun last price belum sampai level tersebut.