Kamus Crypto

Apa Itu Model NFT? Tokenisasi AI Model sebagai Aset Digital yang Bisa Dijual

Model-as-NFT adalah AI model yang dimint sebagai NFT di blockchain, memberi pemilik hak kepemilikan, royalti, dan kontrol akses atas model tersebut.

AINFT

Model-as-NFT adalah skema di mana bobot atau hak akses sebuah AI model di-mint sebagai NFT di blockchain, sehingga model tersebut menjadi aset digital yang bisa dimiliki, diperdagangkan, dan menghasilkan royalti secara otomatis—mirip cara kerja NFT karya seni, tapi objeknya adalah kecerdasan buatan.

Mengapa AI Model Perlu Tokenisasi?

Selama ini, AI model disimpan di server terpusat milik perusahaan besar. Pembuatnya—peneliti independen, komunitas open-source, atau studio kecil—sering tidak mendapat kompensasi ketika model mereka dipakai jutaan pengguna. Model-as-NFT membalik logika ini:

  • Kepemilikan tercatat on-chain, tidak bisa disangkal.
  • Royalti 2,5–10% dikirim otomatis via smart contract setiap transaksi sekunder.
  • Akses ke inference (menjalankan model) bisa dibatasi hanya untuk pemegang NFT.

Ini menempatkan kreator model di posisi yang sama dengan seniman digital yang menjual karya via marketplace NFT.

Cara Kerja Teknis

Proses umumnya terdiri dari tiga lapisan:

  1. Lapisan model — bobot model dikompresi dan disimpan di storage terdesentralisasi seperti IPFS atau Arweave. Hash-nya dicatat on-chain sebagai bukti integritas.
  2. Lapisan NFT — token ERC-721 atau ERC-1155 diterbitkan, berisi metadata: nama model, versi, lisensi penggunaan, dan pointer ke bobot.
  3. Lapisan akses — smart contract memverifikasi kepemilikan NFT sebelum mengizinkan inference. Tanpa NFT di wallet, API tidak bisa diakses.

Beberapa protokol seperti Bittensor, Ritual, dan Ora Protocol sudah mengimplementasikan arsitektur serupa, dengan total value locked di ekosistem AI-on-chain mencapai lebih dari $200 juta per awal 2026.

Hak IP dan Royalti On-Chain

Salah satu keunggulan nyata Model-as-NFT adalah kepastian hak IP. Lisensi penggunaan dikodekan langsung di dalam token—misalnya, boleh digunakan untuk riset non-komersial tapi bayar royalti 5% jika dipakai komersial.

Royalti rata-rata NFT model di marketplace seperti Hugging Face NFT Hub berkisar 3–7%, dibandingkan rata-rata NFT seni yang berada di kisaran 5–10%.

Pemilik juga bisa memilih untuk fraksionalisasi kepemilikan model—misalnya menjual 1.000 token fraksional kepada komunitas yang ikut mendanai pelatihan model tersebut.

Risiko dan Keterbatasan

Beberapa hal yang perlu dipahami sebelum masuk ke ekosistem ini:

  • Bobot besar, penyimpanan mahal — model LLM ukuran 70B bisa mencapai 140 GB. Biaya penyimpanan di Arweave atau Filecoin bisa signifikan.
  • Liquidity rendah — pasar NFT model masih sangat niche; menjual kembali bisa butuh waktu lama.
  • Regulasi belum jelas — status hukum kepemilikan AI model sebagai aset digital masih abu-abu di banyak yurisdiksi, termasuk Indonesia.
  • Verifikasi bobot sulit — pembeli harus percaya bahwa hash yang tercatat benar-benar sesuai dengan model yang diiklankan, kecuali ada mekanisme verifikasi kriptografis seperti zkML.

Ekosistem AI agent on-chain yang berkembang pesat membuat permintaan terhadap model yang bisa dipercaya dan diverifikasi kepemilikannya semakin tinggi—Model-as-NFT adalah salah satu jawaban infrastruktur untuk itu.

Siapa yang Relevan dengan Model-as-NFT?

  • Peneliti dan developer AI independen yang ingin memonetisasi model tanpa bergantung pada platform terpusat.
  • DAO dan kolektif yang ingin memiliki AI model secara bersama-sama dan berbagi pendapatan inference.
  • Investor crypto yang mencari eksposur ke sektor AI melalui aset on-chain yang terverifikasi.

⚠️ Disclaimer: Artikel ini bersifat edukatif, bukan saran keuangan atau investasi personal. Pasar NFT sangat volatil dan likuiditas bisa sangat terbatas. Lakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan finansial apapun.

Belajar DeFi Langsung — Bukan Hanya Teori

WhaleX Masterclass 2 Hari: dari setup wallet sampai LP DeFi aktif menghasilkan. Praktik langsung, dipandu mentor berpengalaman.

Lihat Jadwal Kelas →

Pertanyaan Umum

Apa itu Model-as-NFT?

Model-as-NFT adalah AI model yang dikonversi menjadi aset NFT di blockchain, sehingga model tersebut bisa dimiliki, diperjualbelikan, dan menghasilkan royalti setiap kali digunakan atau dijual ulang.

Bagaimana cara Model-as-NFT menghasilkan pendapatan bagi pembuatnya?

Pembuat model dapat menetapkan royalti on-chain (biasanya 2,5–10%) yang otomatis dibayar lewat smart contract setiap kali NFT model dijual ulang atau inference-nya digunakan pihak lain.