Kamus Crypto

Radiant Capital: Protokol Lending Cross-Chain

Radiant Capital adalah protokol lending berbasis LayerZero yang memungkinkan pinjam-meminjam aset lintas chain Arbitrum, BSC, dan Ethereum.

DeFiLending

Radiant Capital adalah protokol lending terdesentralisasi yang dibangun di atas infrastruktur LayerZero sehingga pengguna bisa menyetor jaminan di satu blockchain dan menarik pinjaman di blockchain lain — semuanya dalam satu antarmuka. Diluncurkan pada 2022, Radiant sempat mencapai Total Value Locked (TVL) lebih dari $300 juta pada puncaknya di jaringan Arbitrum, BSC, dan Ethereum.

Cara Kerja Radiant Capital

Radiant beroperasi dengan model over-collateralized lending yang mirip Aave, namun dengan lapisan cross-chain di atasnya. Pengguna menyetor aset (misalnya ETH di Arbitrum) sebagai jaminan, lalu bisa meminjam stablecoin atau aset lain langsung di BSC tanpa perlu menjembatani aset secara manual.

Mekanisme ini dimungkinkan oleh pesan antar-chain yang dikirim via LayerZero. Setiap transaksi cross-chain diverifikasi oleh oracle dan relayer independen sebelum dieksekusi di chain tujuan, sehingga risiko manipulasi dapat diminimalkan.

Pada Q1 2023, Radiant Capital sempat menjadi protokol lending terbesar di Arbitrum dengan pangsa TVL lebih dari 50% di ekosistem lending jaringan tersebut.

Token RDNT dan Insentif

Token native protokol ini adalah RDNT, yang berfungsi sebagai:

  • Emisi likuiditas — diberikan kepada depositor dan peminjam aktif sebagai reward
  • Governance — pemegang RDNT dapat memilih parameter protokol seperti rasio LTV dan fee
  • dLP (dynamic Liquidity Provision) — pengguna harus mengunci RDNT berpasangan dengan ETH di pool likuiditas untuk bisa mengklaim reward penuh

Persyaratan dLP ini dirancang untuk mengurangi tekanan jual token sekaligus memastikan reward hanya mengalir ke peserta yang benar-benar berkontribusi pada likuiditas protokol.

Insiden Keamanan 2024

Pada Oktober 2024, Radiant Capital mengalami eksploitasi senilai sekitar $50 juta akibat kompromi pada multi-sig wallet tim inti. Penyerang berhasil mengganti kontrak lending dengan versi berbahaya setelah mendapatkan akses ke beberapa kunci penandatangan. Insiden ini menjadi pengingat bahwa risiko operasional — bukan hanya risiko kode — tetap menjadi titik lemah signifikan di protokol DeFi.

Setelah eksploitasi, tim Radiant melakukan migrasi kontrak dan memperbarui struktur governance, namun TVL protokol turun drastis dan belum sepenuhnya pulih.

Relevansi untuk Pengguna DeFi

Radiant Capital memperkenalkan konsep lending lintas chain yang relevan untuk pengguna multi-chain aktif. Namun, kompleksitas teknis, ketergantungan pada LayerZero, dan riwayat eksploitasi berarti pengguna perlu melakukan riset mendalam sebelum menyetor dana dalam jumlah besar.

⚠️ Disclaimer: Artikel ini bersifat edukatif, bukan saran keuangan atau investasi personal.

Belajar DeFi Langsung — Bukan Hanya Teori

WhaleX Masterclass 2 Hari: dari setup wallet sampai LP DeFi aktif menghasilkan. Praktik langsung, dipandu mentor berpengalaman.

Lihat Jadwal Kelas →

Pertanyaan Umum

Apa itu Radiant Capital?

Radiant Capital adalah protokol lending berbasis LayerZero yang memungkinkan pinjam-meminjam aset lintas chain Arbitrum, BSC, dan Ethereum.

Mengapa Radiant Capital penting untuk dipahami?

Radiant Capital memecahkan masalah likuiditas yang terfragmentasi di berbagai blockchain — pengguna bisa menyetor aset di satu chain dan meminjam di chain lain tanpa berpindah dompet, sesuatu yang tidak bisa dilakukan protokol lending konvensional seperti Aave atau Compound.