Kamus Crypto

Taiko: Based Rollup Ethereum yang Terdesentralisasi

Taiko adalah based rollup Ethereum di mana sequencing dilakukan oleh Ethereum validator langsung — bukan sequencer terpusat — menjamin censorship resistance.

BlockchainLayer2

Taiko adalah Layer 2 berbasis rollup yang berjalan di atas Ethereum, diluncurkan di mainnet pada Mei 2024, dengan pendekatan unik: sequencing transaksi diserahkan langsung kepada validator Ethereum — bukan operator terpusat yang bisa disensor atau disuap.

Apa Itu Based Rollup?

Sebagian besar L2 populer seperti Arbitrum dan Optimism menggunakan sequencer milik tim pengembang sendiri. Sequencer ini menentukan urutan transaksi sebelum dikirim ke Ethereum, sehingga mereka punya kuasa untuk menyensor atau mendahulukan transaksi tertentu (front-running).

Taiko membalik model ini. Dalam arsitektur based rollup, blok L2 diusulkan dan diurutkan langsung oleh proposer di lapisan Ethereum — entitas yang sama yang memvalidasi blok L1. Tidak ada pihak ketiga di tengah.

Taiko mengklaim menjadi rollup pertama yang sepenuhnya menerapkan model based sequencing di mainnet Ethereum, dengan throughput mencapai ~400 transaksi per detik (TPS) saat beban puncak.

Bagaimana Taiko Bekerja?

Taiko menggunakan mekanisme Based Contestable Rollup (BCR) yang menggabungkan dua metode verifikasi:

  • Optimistic mode — blok dianggap valid kecuali ada yang mengajukan keberatan (mirip Optimistic Rollup), membuat finalisasi lebih cepat dan murah.
  • ZK-proof mode — jika ada dispute, bukti zero-knowledge digunakan untuk membuktikan validitas transaksi secara kriptografis.

Kombinasi ini memungkinkan Taiko menekan biaya operasional di kondisi normal, sambil tetap mempertahankan keamanan setara zero-knowledge proof saat dibutuhkan.

Keunggulan Dibanding L2 Lain

Karena sequencing dilakukan oleh validator Ethereum, Taiko mewarisi tiga properti langsung dari L1:

  1. Censorship resistance — tidak ada entitas tunggal yang bisa memblokir transaksi pengguna.
  2. Liveness — selama Ethereum hidup, Taiko hidup; tidak bergantung pada infrastruktur tim pengembang.
  3. Decentralization — siapa pun yang bisa menjadi validator Ethereum bisa ikut menjadi proposer di Taiko.

Biaya transaksi Taiko rata-rata di bawah $0.01, bersaing langsung dengan L2 terkemuka lain, namun tanpa trade-off desentralisasi.

Token TAIKO dan Ekosistem

Token native TAIKO digunakan untuk membayar biaya transaksi, staking oleh proposer dan prover, serta tata kelola protokol. Total suplai terbatas 1 miliar token, dengan sebagian dialokasikan untuk insentif ekosistem dan grants developer.

Ekosistem Taiko kompatibel penuh dengan EVM, artinya aplikasi yang sudah berjalan di Ethereum — termasuk DeFi protokol seperti DEX dan lending — bisa di-deploy di Taiko tanpa mengubah kode satu baris pun.

Belajar DeFi Langsung — Bukan Hanya Teori

WhaleX Masterclass 2 Hari: dari setup wallet sampai LP DeFi aktif menghasilkan. Praktik langsung, dipandu mentor berpengalaman.

Lihat Jadwal Kelas →

Pertanyaan Umum

Apa itu Taiko?

Taiko adalah based rollup Ethereum di mana sequencing dilakukan oleh Ethereum validator langsung — bukan sequencer terpusat — menjamin censorship resistance.

Mengapa Taiko penting untuk dipahami?

Taiko menghilangkan ketergantungan pada sequencer terpusat yang menjadi titik lemah sebagian besar L2 saat ini. Mainnet Taiko diluncurkan Mei 2024 dan telah memproses lebih dari 10 juta transaksi dengan biaya rata-rata di bawah $0.01 per transaksi.