Kamus Crypto

Total Supply Token: Semua Token yang Sudah Di-Mint Termasuk yang Terkunci

Total supply adalah jumlah semua token yang sudah di-mint — mencakup yang beredar di pasar maupun yang masih terkunci di vesting kontrak, tapi belum.

SupplyTokenomics

Total supply adalah jumlah semua token yang sudah pernah di-mint sampai saat ini — termasuk yang sedang beredar di pasar, yang masih di-lock di smart kontrak vesting, dan yang tersimpan di wallet tim atau investor yang belum bisa dijual.

Total supply berbeda dari circulating supply (yang hanya menghitung yang sudah bisa diperdagangkan) dan berbeda dari max supply (batas absolut yang mungkin belum tercapai).

Relasi Tiga Angka Supply

Max Supply ≥ Total Supply ≥ Circulating Supply

Untuk Bitcoin:

  • Max supply: 21.000.000 BTC
  • Total supply: ~19.700.000 BTC (sudah di-mint dari mining)
  • Circulating supply: ~19.700.000 BTC (hampir semua beredar)

Untuk token DeFi yang baru launching:

  • Max supply: 1.000.000.000 token
  • Total supply: 200.000.000 token (sudah di-mint untuk tim, investor, ekosistem)
  • Circulating supply: 50.000.000 token (hanya 5% yang boleh diperdagangkan)

Kenapa Selisih Total Supply dan Circulating Supply Penting

Selisih antara total supply dan circulating supply = token yang sudah ada tapi masih di-lock. Ini adalah “overhang” — potensi supply yang akan masuk ke pasar.

Berbeda dari FDV yang mempertimbangkan token yang belum di-mint sama sekali, total supply sudah menunjukkan token yang secara teknis sudah “ada” di blockchain tapi belum bisa dijual.

Contoh analisis:

  • Token A: total supply 500 juta, circulating supply 50 juta → masih ada 450 juta yang akan masuk pasar
  • Token B: total supply 500 juta, circulating supply 490 juta → hampir semua sudah beredar, dilusi minimal

Token A punya risiko tekanan jual 9x lebih besar dari supply yang akan datang.

Total Supply Bisa Berubah

Tidak seperti max supply yang fixed, total supply bisa naik atau turun:

Naik ketika: token baru di-mint untuk reward staking, emission DeFi, atau alokasi ekosistem yang belum dibuat.

Turun ketika: ada burning mechanism. Beberapa token secara aktif burn bagian dari supply menggunakan fee protokol atau mekanisme buyback-and-burn.

Ethereum adalah contoh menarik: tidak ada max supply, total supply terus bertambah dari staking reward, tapi juga terus berkurang dari burning fee transaksi (EIP-1559). Hasilnya fluktuatif — kadang deflasioner (total supply turun) di periode high activity, kadang inflationary di periode sepi.

Untuk membaca total supply secara real-time, kamu bisa cek langsung di blockchain explorer (Etherscan untuk Ethereum, BscScan untuk BNB Chain) atau di halaman token CoinGecko yang memperbarui angka ini secara berkala.

⚠️ Disclaimer: Total supply dari agregator tidak selalu real-time. Untuk token dengan emission dinamis, selalu verifikasi ke smart kontrak langsung di blockchain explorer.

Belajar DeFi Langsung — Bukan Hanya Teori

WhaleX Masterclass 2 Hari: dari setup wallet sampai LP DeFi aktif menghasilkan. Praktik langsung, dipandu mentor berpengalaman.

Lihat Jadwal Kelas →

Pertanyaan Umum

Apa beda total supply, circulating supply, dan max supply?

Circulating supply = token yang sudah beredar dan bisa diperdagangkan sekarang. Total supply = semua token yang sudah di-mint, termasuk yang masih di-lock vesting. Max supply = batas maksimum token yang boleh pernah ada. Total supply ≤ max supply, dan circulating supply ≤ total supply.

Kenapa total supply lebih penting dari circulating supply untuk analisis risiko?

Karena total supply menunjukkan berapa banyak token yang sudah 'eksis' tapi belum masuk pasar. Selisih antara total supply dan circulating supply adalah token yang akan masuk ke market di masa depan — ini adalah potensi tekanan jual yang sudah pasti ada, tinggal masalah kapan.