Kamus Crypto

Apa Itu USDY? Yield-Bearing Stablecoin dari Ondo Finance Berbasis US Treasury

USDY adalah stablecoin berbasis US Treasury dari Ondo Finance yang memberikan yield sekitar 4–5% APY langsung ke pemegang token.

StablecoinRWA

USDY (US Dollar Yield) adalah token berbasis Real World Asset (RWA) yang diterbitkan oleh Ondo Finance, dikolateralkan 100% oleh US Treasury jangka pendek dan deposito bank, serta memberikan yield sekitar 4–5% APY langsung ke pemegang token tanpa perlu staking tambahan.

Cara Kerja USDY

Setiap USDY yang beredar didukung oleh obligasi pemerintah AS (US Treasury Bills) dan kas di bank yang diverifikasi lewat attestasi pihak ketiga. Nilai USDY tidak dipatok tetap di $1 — sebaliknya, harganya naik secara bertahap seiring bunga yang diakumulasi dari kolateral treasury. Mekanisme ini disebut rebasing positif (atau model akumulasi nilai).

Penerbit menyimpan kolateral di luar rantai (off-chain) melalui entitas hukum terpisah di AS, lalu menerbitkan token on-chain di beberapa jaringan termasuk Ethereum, Solana, Aptos, dan Mantle.

📊 Per 2025, total nilai USDY yang beredar melampaui $400 juta, menjadikannya salah satu yield-bearing stablecoin terbesar di kategori RWA.

Perbedaan USDY vs Stablecoin Konvensional

Stablecoin seperti USDC dan USDT memang aman dan stabil, tapi tidak membagikan yield kepada pemegang. Penerbitnya (Circle dan Tether) yang menikmati imbal hasil dari kolateral tersebut.

USDY membalik model ini: imbal hasil dari US Treasury mengalir langsung ke pemegang token melalui kenaikan harga token. Tidak ada langkah klaim manual — yield terakumulasi otomatis.

FiturUSDC/USDTUSDY
Harga stabil $1YaTidak (naik bertahap)
Yield ke pemegangTidakYa (~4–5% APY)
KolateralKas/TreasuryUS Treasury + Bank
TransparansiAttestasi bulananAttestasi harian

Siapa yang Bisa Memakai USDY?

Ondo Finance mengklasifikasikan USDY sebagai produk untuk non-US persons (warga luar AS). Pengguna Indonesia secara teknis memenuhi syarat geografis, namun tetap wajib menyelesaikan proses KYC/AML di platform Ondo atau mitra terdaftar.

USDY dapat digunakan dalam protokol DeFi yang mendukungnya — sebagai kolateral pinjaman, likuiditas di AMM, atau sekadar disimpan sebagai alternatif kas yang menghasilkan yield.

Risiko yang Perlu Dipahami

  • Risiko de-peg: Jika kolateral US Treasury jatuh nilai atau terjadi masalah likuiditas, harga USDY bisa menyimpang dari ekspektasi.
  • Risiko regulasi: Produk RWA berbasis aset AS rentan terhadap perubahan kebijakan SEC atau aturan AML.
  • Risiko smart contract: Seperti semua token on-chain, ada risiko bug atau eksploitasi pada kontrak pintar.
  • Risiko counterparty: Ondo Finance bergantung pada kustodian off-chain; kegagalan kustodian berdampak langsung ke kolateral.

⚠️ Disclaimer: Artikel ini bersifat edukatif, bukan saran keuangan atau investasi personal.

USDY dalam Ekosistem RWA

USDY adalah salah satu produk unggulan dalam tren tokenisasi RWA yang sedang berkembang. Ondo Finance juga menerbitkan OUSG (untuk institusi AS) dan beberapa produk lain yang menarget segmen berbeda. USDY secara khusus dirancang agar dapat diintegrasikan ke protokol DeFi multichain, bukan hanya disimpan pasif.

Bagi pengguna yang ingin paparan ke yield pasar uang AS tanpa membuka rekening sekuritas tradisional, USDY menjadi salah satu opsi yang layak diteliti lebih lanjut.

Belajar DeFi Langsung — Bukan Hanya Teori

WhaleX Masterclass 2 Hari: dari setup wallet sampai LP DeFi aktif menghasilkan. Praktik langsung, dipandu mentor berpengalaman.

Lihat Jadwal Kelas →

Pertanyaan Umum

Berapa yield USDY saat ini?

Yield USDY mengikuti imbal hasil US Treasury jangka pendek, umumnya berkisar 4–5% APY, dan diperbarui secara on-chain setiap hari.

Apa bedanya USDY dengan USDC atau USDT?

USDC dan USDT tidak memberikan yield ke pemegang. USDY dirancang agar nilainya naik seiring akumulasi bunga dari US Treasury yang menjadi kolateral.