Apa Itu Usual Protocol? USD0 Stablecoin dengan Revenue Sharing
Usual Protocol menerbitkan USD0 — stablecoin berbasis RWA yang mendistribusikan pendapatan protokol ke staker USUAL, bukan hanya ke tim pendiri.
Usual Protocol adalah protokol DeFi yang menerbitkan USD0 — stablecoin yang didukung penuh oleh Real World Asset (RWA) seperti US Treasury Bills jangka pendek. Per pertengahan 2025, protokol ini telah mengakumulasi lebih dari $700 juta TVL dengan model distribusi pendapatan yang berbeda dari kebanyakan issuer stablecoin: alih-alih menyimpan seluruh yield dari cadangan ke kas tim, Usual mendistribusikan mayoritas pendapatan tersebut ke pemegang token USUAL yang melakukan staking.
Ini kebalikan dari model Tether (USDT) dan Circle (USDC), di mana perusahaan penerbit menikmati seluruh bunga dari aset pendukung — sementara pengguna hanya mendapat stabilitas harga, tanpa bagian dari yield.
Cara Kerja Usual Protocol
USD0 dicetak ketika pengguna menyetor aset RWA yang disetujui — saat ini mayoritas berupa liquid treasury wrappers seperti USYC atau stUSD dari Hashnote. Protokol menerima aset ini, memverifikasi nilainya, lalu menerbitkan USD0 senilai 1:1 dalam USD.
Pendapatan datang dari selisih antara yield aset pendukung (US T-Bills sekitar 4–5% per tahun) dan biaya operasional protokol. Pendapatan bersih ini kemudian didistribusikan melalui dua jalur:
- USD0++ (USD0 Plus Plus): Versi “locked” dari USD0 — pengguna yang mengunci USD0 selama periode tertentu mendapat distribusi pendapatan dalam bentuk token USUAL atau tambahan USD0.
- Staking USUAL: Pemegang token USUAL yang melakukan staking mendapat bagian dari revenue protokol secara proporsional.
Token USUAL sendiri adalah governance token sekaligus klaim atas pendapatan protokol masa depan. Semakin besar jumlah USD0 beredar, semakin besar pendapatan yang masuk, dan secara teori semakin besar nilai yang mengalir ke staker USUAL.
Usual Protocol vs Alternatif Stablecoin Lain
| USD0 (Usual) | USDC (Circle) | USDT (Tether) | DAI (MakerDAO) | |
|---|---|---|---|---|
| Backing | RWA (T-Bills) | Fiat + T-Bills | Fiat + T-Bills | Crypto collateral |
| Yield ke pengguna | Ya (via USUAL) | Tidak | Tidak | Sebagian (DSR) |
| On-chain governance | Ya | Tidak | Tidak | Ya |
| Risiko utama | Counterparty RWA | Regulasi Circle | Audit opasitas | Likuidasi collateral |
Satu-satunya pembanding dekat adalah sDAI (DAI yang di-stake ke DSR MakerDAO) — tapi Maker juga sudah mengalokasikan besar cadangan ke RWA. Perbedaan Usual: distribusi pendapatan lebih langsung dan transparan via token ekonomi USUAL.
Siapa yang Pakai Usual Protocol dan untuk Apa
Ada tiga kelompok pengguna utama Usual:
Institusi dan whale DeFi menggunakan USD0 sebagai stablecoin yield-bearing di dalam strategi yield farming yang lebih besar. Alih-alih memegang USDC idle, mereka simpan dalam USD0++ untuk mengakumulasi USUAL sambil menjaga eksposur ke aset stabil.
Spekulan token USUAL membeli dan stake USUAL dengan harapan TVL protokol tumbuh — karena semakin besar USD0 beredar, semakin besar pendapatan yang dibagikan ke staker.
Protokol DeFi lain mengintegrasikan USD0 sebagai collateral atau pasangan likuiditas, terutama di liquidity pool stablecoin seperti Curve Finance, karena USD0 punya yield bawaan yang membuat LP lebih menarik.
Risiko dan Hal yang Perlu Diperhatikan
Risiko counterparty RWA: USD0 bergantung pada kualitas aset RWA yang menjadi backing. Jika mitra seperti Hashnote mengalami masalah operasional atau regulasi, proses redemption bisa terganggu meski aset underlying (T-Bills) tetap aman.
Risiko token USUAL: Nilai USUAL ditentukan oleh ekspektasi pertumbuhan TVL dan pendapatan masa depan. Jika growth melambat atau kompetitor menawarkan model lebih baik, harga USUAL bisa turun signifikan — ini tidak terkait langsung dengan stabilitas USD0, tapi mempengaruhi yield yang diterima staker.
Risiko smart contract: Seperti semua protokol DeFi, ada risiko bug pada kode. Usual sudah diaudit beberapa firma keamanan, tapi audit tidak menghilangkan risiko sepenuhnya.
Likuiditas USD0++: Versi locked USD0 punya periode lock-up. Jika butuh likuiditas darurat sebelum periode berakhir, pengguna harus menjual di pasar sekunder yang mungkin ada slippage.
⚠️ Stablecoin berbasis RWA bukan bebas risiko. Yield dari staking USUAL bergantung pada kondisi pasar, volume protocol, dan nilai token governance yang bisa turun drastis.
Kesimpulan
Usual Protocol menawarkan model yang berbeda dalam ekosistem stablecoin: USD0 sebagai stablecoin berbasis RWA yang stabil, dengan lapisan ekonomi di atasnya lewat token USUAL yang mendistribusikan pendapatan protokol ke pemegang aktif. Model ini relevan untuk pengguna DeFi yang ingin eksposur ke stablecoin yield-bearing tanpa ketergantungan pada collateral kripto volatil — tapi tetap perlu memahami bahwa yield dari USUAL adalah variabel, bukan tetap, dan nilai token governance bisa berubah signifikan.
💡 Mau belajar lebih dalam? Kelas WhaleX mengajarkan strategy dan eksekusi nyata, bukan hanya teori. Lihat kelas tersedia →
⚠️ Disclaimer: Artikel ini bersifat edukatif, bukan saran keuangan atau investasi personal.
WhaleX Masterclass 2 Hari: dari setup wallet sampai LP DeFi aktif menghasilkan. Praktik langsung, dipandu mentor berpengalaman.
Lihat Jadwal Kelas →Pertanyaan Umum
Apa itu USD0 dan bagaimana bedanya dengan USDT atau USDC?
USD0 adalah stablecoin yang didukung penuh oleh Real World Asset (RWA) seperti US Treasury Bills. Bedanya, pendapatan dari aset pendukung ini tidak masuk ke kas perusahaan penerbit saja — sebagian besar didistribusikan ke pemegang token USUAL yang melakukan staking.
Berapa yield yang bisa didapat dari staking USUAL?
Yield staking USUAL berubah-ubah tergantung pendapatan protokol dan jumlah staker. Tidak ada angka tetap yang dijamin — besarannya langsung proporsional dengan fee dan pendapatan dari cadangan USD0 yang beredar.
Apakah USD0 aman digunakan sebagai stablecoin?
USD0 didukung 1:1 oleh RWA berkualitas tinggi (mayoritas US Treasury Bills), bukan algoritma atau collateral kripto volatil. Risikonya ada pada counterparty RWA, regulasi, dan smart contract — bukan depeg algoritma seperti UST.