Kamus Crypto

Apa Itu Validium? ZK Rollup dengan Off-Chain Data Availability

Validium adalah solusi Layer 2 yang memakai ZK proof untuk validasi transaksi, namun menyimpan data di luar blockchain—biaya turun hingga 10x dibanding ZK Rollup.

Layer 2ZK Rollup

Validium adalah solusi Layer 2 yang menggunakan ZK proof untuk memvalidasi transaksi di Ethereum, tetapi menyimpan data transaksi di luar blockchain (off-chain). Pendekatan ini memangkas biaya gas hingga 90% dibanding ZK Rollup standar, dengan trade-off pada model ketersediaan data yang berbeda.

Cara Kerja Validium

Setiap transaksi di Validium dibuktikan keabsahannya melalui validity proof—biasanya berbentuk SNARK atau STARK. Proof ini dikirim ke kontrak pintar di Ethereum, memastikan bahwa setiap perubahan state sah secara matematis.

Yang membedakan Validium dari ZK Rollup biasa adalah di mana data transaksi disimpan. ZK Rollup mempublikasikan calldata lengkap ke Ethereum, sementara Validium menyerahkan penyimpanan data ke Data Availability Committee (DAC)—sekelompok node terpercaya yang berkomitmen menjaga data tetap tersedia.

Tanpa akses ke data off-chain, pengguna tidak bisa membuktikan saldo mereka secara mandiri untuk menarik dana ke Ethereum mainnet.

Keunggulan Validium

Throughput tinggi, biaya rendah. Karena tidak ada calldata besar yang diunggah ke Ethereum, biaya per transaksi bisa turun drastis. Beberapa implementasi Validium seperti StarkEx (dipakai dYdX v3, Immutable X, Sorare) memproses hingga 9.000 transaksi per detik dengan biaya mendekati nol.

Komputasi tetap terverifikasi. Meski data off-chain, eksekusi transaksi tetap dibuktikan secara kriptografis. Tidak ada yang bisa menipu tentang hasil komputasi—ZK proof tidak bisa dipalsukan.

Privasi opsional. Karena data tidak dipublikasikan ke on-chain, Validium secara alami lebih privat dibanding Rollup. Ini menarik untuk aplikasi keuangan institusional atau gaming yang tidak ingin semua aktivitas pengguna terekspos publik.

Risiko dan Trade-off

Risiko utama Validium ada pada ketersediaan data, bukan validitas transaksi.

Jika DAC membekukan akses data—entah karena diretas, kolusi, atau tekanan regulasi—pengguna tidak bisa membuktikan saldo mereka ke kontrak Ethereum dan tidak bisa menarik dana. Ini berbeda fundamental dari ZK Rollup di mana data selalu tersedia di Ethereum.

Untuk memitigasi ini, beberapa proyek membangun “Volition”—model hybrid di mana pengguna bisa memilih per transaksi: simpan data on-chain (lebih aman, lebih mahal) atau off-chain (lebih murah, lebih privat).

⚠️ Tingkat keamanan Validium bergantung pada integritas dan ketersediaan komite data yang dipilih proyek. Selalu periksa komposisi DAC sebelum mempercayakan aset dalam jumlah besar.

Siapa yang Menggunakan Validium?

StarkEx dari StarkWare adalah mesin Validium paling banyak dipakai saat ini. Proyek yang pernah atau masih menggunakannya:

  • dYdX v3 — exchange perpetual terbesar di DeFi
  • Immutable X — marketplace NFT gaming
  • Sorare — game fantasy football berbasis NFT
  • rhino.fi — bridge dan DEX aggregator

zkSync juga menawarkan mode Validium untuk aplikasi enterprise yang butuh throughput ekstrem dengan biaya minimal.

Validium vs ZK Rollup vs Optimistic Rollup

AspekValidiumZK RollupOptimistic Rollup
Proof tipeZK (validity)ZK (validity)Fraud proof
Data tersimpanOff-chain (DAC)On-chain (Ethereum)On-chain (Ethereum)
Biaya gasSangat rendahRendahRendah
Keamanan dataBergantung DACWarisan EthereumWarisan Ethereum
Waktu withdrawCepat (~hours)Cepat (~hours)Lambat (7 hari)

Validium tepat untuk aplikasi dengan volume transaksi sangat tinggi—game, exchange, pembayaran—di mana biaya per transaksi krusial dan data privasi diutamakan. Untuk aplikasi DeFi umum yang butuh keamanan data sekuat Ethereum, ZK Rollup tetap pilihan lebih konservatif.

Belajar DeFi Langsung — Bukan Hanya Teori

WhaleX Masterclass 2 Hari: dari setup wallet sampai LP DeFi aktif menghasilkan. Praktik langsung, dipandu mentor berpengalaman.

Lihat Jadwal Kelas →

Pertanyaan Umum

Apa perbedaan Validium dan ZK Rollup?

ZK Rollup menyimpan data transaksi di on-chain (Ethereum), sedangkan Validium menyimpan data di off-chain melalui komite data khusus. Hasilnya, biaya transaksi Validium bisa 10x lebih murah, tapi keamanan bergantung pada pihak ketiga penyimpan data.

Apakah Validium aman digunakan?

Validium menggunakan ZK proof yang kriptografis kuat untuk memvalidasi setiap transaksi, sehingga eksekusi komputasinya tidak bisa dimanipulasi. Risiko utamanya bukan di eksekusi, melainkan di ketersediaan data—jika komite data tidak kooperatif, pengguna bisa kesulitan menarik dana.