Cara Menghitung Impermanent Loss Sebelum Masuk LP — Biar Tidak Kaget
Hitung impermanent loss sebelum deposit ke liquidity pool. Rumus lengkap, contoh ETH/USDC nyata, dan kapan IL bikin rugi lebih besar dari fee.
Banyak orang masuk liquidity pool karena tertarik APY 40–80%, tapi lupa hitung satu angka yang bisa membalik semua proyeksi itu: impermanent loss (IL). Ini bukan biaya platform atau hack — ini matematis, dan kamu bisa kalkulasi sebelum deposit.
Artikel ini kasih kamu rumus konkret, contoh nyata pakai ETH/USDC, dan cara cepat estimasi IL tanpa kalkulator rumit.
Memahami Mekanisme Dasar AMM
Liquidity pool berbasis Automated Market Maker (AMM) — seperti Uniswap v2 atau SushiSwap — memakai rumus konstan: x × y = k. Artinya, saat harga salah satu token berubah, rasio kedua token di pool ikut berubah secara otomatis lewat arbitrase.
Kamu tidak bisa “pilih” token mana yang mau dikurangi. AMM yang memutuskan, dan hasilnya kamu akhirnya punya lebih banyak token yang harganya turun dan lebih sedikit token yang harganya naik.
Rumus Impermanent Loss
IL dihitung dari perbandingan nilai aset jika hold versus nilai aset jika di LP:
IL% = [2 × √(rasio_harga) / (1 + rasio_harga)] − 1
Di mana rasio_harga = harga baru ÷ harga saat deposit.
Tabel cepat:
| Perubahan harga (1 aset) | IL (%) |
|---|---|
| +25% | ~0,6% |
| +50% | ~2,0% |
| +100% (2x) | ~5,7% |
| +200% (3x) | ~13,4% |
| +400% (5x) | ~25,5% |
Contoh Konkret: ETH/USDC Pool
Skenario:
- Kamu deposit saat ETH = Rp 40 juta
- Kamu deposit 0,25 ETH + Rp 10 juta USDC (total nilai = Rp 20 juta)
- Sebulan kemudian, ETH naik ke Rp 80 juta (naik 2x)
Kalau kamu hold:
- 0,25 ETH × Rp 80 juta = Rp 20 juta
- Rp 10 juta USDC = Rp 10 juta
- Total = Rp 30 juta
Kalau kamu di LP (setelah AMM rebalance):
- Pool menyesuaikan posisi kamu → kamu akhirnya punya sekitar 0,177 ETH + Rp 14,1 juta USDC
- Nilai total ≈ Rp 28,3 juta
IL = Rp 30 juta − Rp 28,3 juta = Rp 1,7 juta (sekitar 5,7%)
Selisih ini yang perlu ditutup oleh fee trading yang kamu kumpulkan.
Cara Menghitung Sebelum Masuk LP
Langkah 1: Cek fee pool yang kamu incar Buka platform (Uniswap, PancakeSwap, dsb), lihat fee tier pool — biasanya 0,05%, 0,3%, atau 1%.
Langkah 2: Estimasi volume harian pool Di halaman pool, lihat angka “24h Volume”. Kalikan volume × fee rate = pendapatan fee pool per hari. Lalu proporsikan dengan share kamu.
Contoh: Pool ETH/USDC volume Rp 10 miliar/hari, fee 0,3%, share kamu 0,1% → fee harianmu = Rp 30.000 → sebulan ≈ Rp 900.000.
Langkah 3: Estimasi IL dengan tabel di atas Tanya diri sendiri: “Seberapa besar kemungkinan harga ETH bergerak 2x dari sekarang selama aku di pool ini?” Kalau jawabannya “sangat mungkin dalam 3 bulan,” maka IL-mu bisa 5,7% atau Rp 1,1 juta dari modal Rp 20 juta — lebih besar dari fee yang terkumpul.
Langkah 4: Bandingkan fee vs IL Pakai kalkulator IL di dailydefi.org/tools/impermanent-loss-calculator — masukkan harga awal, harga prediksi, dan fee APY. Angka yang keluar kasih kamu break-even point.
Langkah 5: Tentukan threshold exit Sebelum masuk, tetapkan: “Kalau IL-ku sudah lewat X%, aku withdraw.” Ini cegah kamu menunggu terlalu lama sambil kerugian membesar.
Kapan LP Masuk Akal dan Kapan Tidak
LP masuk akal jika:
- Kamu pair stablecoin/stablecoin (USDC/USDT) — IL hampir nol
- Kamu pair aset yang harganya bergerak bersamaan (ETH/stETH)
- Volume pool sangat tinggi relatif terhadap TVL
LP tidak masuk akal jika:
- Kamu yakin salah satu token akan naik jauh lebih tinggi dari pasangannya
- Pool sudah sepi (volume/TVL di bawah 5% per hari)
- Kamu rencana keluar dalam waktu kurang dari 2 minggu
⚠️ Disclaimer: Artikel ini bukan saran investasi. Semua angka adalah ilustrasi berdasarkan mekanisme AMM standar. Kondisi pool nyata bisa berbeda — termasuk konsentrasi likuiditas di Uniswap v3 yang mengubah profil IL secara signifikan. Selalu lakukan riset sendiri sebelum deposit.
💡 Mau praktik langsung, bukan hanya teori? Di kelas WhaleX, Anda belajar hands-on — setup wallet, yield strategy, dan navigasi protokol DeFi nyata. Coba kelas Web3 gratis →
Elite Vault WhaleX: join membership via USDC di Base Network — akses penuh tanpa proses bank tradisional.
Lihat Elite Vault →Pertanyaan Umum
Apa itu impermanent loss dalam DeFi?
Impermanent loss adalah kerugian nilai aset yang terjadi saat kamu menyimpan dua token di liquidity pool dan harga salah satu token berubah signifikan dibanding saat kamu deposit. Kerugian ini 'sementara' selama posisi masih terbuka, tapi jadi permanen saat kamu withdraw.
Berapa besar impermanent loss jika harga ETH naik 100%?
Jika harga ETH naik 2x dari harga saat deposit, impermanent loss-mu sekitar 5,7% dibanding kalau kamu hanya hold kedua aset. Makin besar perubahan harga, makin besar IL-nya.
Apakah fee trading bisa menutup impermanent loss?
Bisa, tergantung volume trading pool dan besaran IL. Pool dengan volume tinggi dan fee 0,3% bisa menutup IL kecil dalam beberapa minggu. Tapi jika harga bergerak 3x–5x, fee jarang cukup dalam jangka pendek.