Panduan

Cara Gunakan Arbitrum: Setup, Bridge, dan DeFi Terbaik di L2 Terbesar

Panduan lengkap mulai di Arbitrum — dari bridge ETH, setup network di MetaMask, sampai protokol DeFi dengan TVL terbesar yang layak dicoba.

ArbitrumLayer 2

Arbitrum adalah Layer 2 Ethereum yang punya TVL terbesar di antara semua L2 — sekitar $15–20 miliar. Artinya likuiditas paling dalam, protokol paling mature, dan pilihan DeFi paling banyak. Gas fee di sini 10–50x lebih murah dari Ethereum mainnet.

Kalau kamu sudah punya ETH atau USDC di Ethereum dan mau eksplorasi DeFi dengan biaya terjangkau, Arbitrum adalah pilihan logis pertama.

Langkah 1: Tambahkan Arbitrum ke MetaMask

MetaMask tidak otomatis punya Arbitrum. Harus ditambahkan manual:

  1. Buka MetaMask → klik nama network saat ini di atas (biasanya “Ethereum Mainnet”).
  2. Klik “Add Network” atau “Custom Networks”.

Screenshot: MetaMask — dropdown network terbuka, tombol Add Network atau Custom Networks terlihat di bagian bawah daftar

  1. Masukkan data ini:

Screenshot: Form Add Network di MetaMask — field Network Name, RPC URL, Chain ID, dan Block Explorer sudah diisi untuk Arbitrum One

  1. Klik Save. Sekarang bisa switch ke Arbitrum One dari dropdown network.

Alternatif lebih cepat: buka chainlist.org, cari “Arbitrum One”, klik “Add to MetaMask” — data terisi otomatis.

Langkah 2: Bridge ETH ke Arbitrum

Ada dua jalur bridge — pilih sesuai kebutuhan:

Jalur A — Bridge Resmi (Lebih Aman, Lebih Lambat):

  1. Buka bridge.arbitrum.io.
  2. Connect MetaMask di Ethereum Mainnet.

Screenshot: Halaman bridge.arbitrum.io — form bridge dengan From: Ethereum dan To: Arbitrum One, field jumlah ETH kosong

  1. Pilih ETH dan masukkan jumlah — minimum $20–50 agar gas fee bridge tidak makan terlalu banyak (gas bridge ~$5–15 di Ethereum).
  2. Klik “Move funds to Arbitrum One” → konfirmasi di MetaMask.

Screenshot: Pop-up MetaMask konfirmasi transaksi bridge ETH ke Arbitrum — estimasi gas fee dan total ETH yang dikirim

  1. Waktu transfer: 10–15 menit untuk sampai di Arbitrum. Tidak ada periode tunggu saat masuk ke Arbitrum — hanya saat keluar.

Jalur B — Third-Party Bridge (Lebih Cepat):

  1. Buka stargate.finance atau across.to.
  2. Connect wallet, pilih From: Ethereum, To: Arbitrum, token: ETH atau USDC.
  3. Fee lebih rendah dan cepat (2–5 menit). Cocok untuk jumlah kecil ($20–500).
  4. Stargate charge fee ~0.06% + gas. Across Protocol biasanya lebih murah untuk transfer kecil.

Setelah bridge selesai, switch MetaMask ke Arbitrum One — ETH kamu harus sudah terlihat.

Langkah 3: DeFi Terbaik di Arbitrum

Dengan TVL terbesar, ekosistemnya sudah mature. Ini protokol yang layak dicoba:

GMX (gmx.io) — Spot dan Perpetual Trading:

  • DEX dengan fee rendah dan slippage minimal untuk size besar
  • Leverage hingga 100x untuk BTC/ETH/dll
  • Kalau hanya mau yield: deposit ke GLP pool → dapat fee dari trader di platform

Camelot DEX (camelot.exchange):

  • DEX native Arbitrum, fee trading 0.3%
  • Liquidity mining dengan reward GRAIL token
  • Cocok untuk swap token-token kecil di ekosistem Arbitrum

Aave v3 di Arbitrum (app.aave.com):

  • Lending terbesar, pilih Arbitrum di dropdown network

Screenshot: Halaman app.aave.com — dropdown network di pojok kanan atas menunjukkan Arbitrum dipilih, daftar aset supply/borrow terlihat

  • Supply USDC atau ETH → dapat bunga 2–8% APY tergantung kondisi
  • Gas fee per transaksi $0.05–0.20 dibanding $10–20 di Ethereum mainnet

Radiant Capital (radiant.capital):

  • Cross-chain lending — bisa deposit di satu chain dan borrow di chain lain
  • Reward dalam RDNT token untuk borrower dan supplier

Langkah 4: Pantau Posisi dan Analisis Data

  1. Gunakan arbiscan.io untuk cek semua transaksi kamu di Arbitrum.
  2. DefiLlama (defillama.com/chain/Arbitrum) — lihat TVL per protokol, protokol mana yang sedang tumbuh atau menyusut.
  3. DeBank (debank.com) — aggregate semua posisi DeFi kamu di Arbitrum dalam satu dashboard.
  4. Untuk compare yield antar protokol: beefy.finance punya list vault Arbitrum dengan APY real-time.

Langkah 5: Withdraw dari Arbitrum

Saat mau tarik dana kembali ke Ethereum atau pindah ke chain lain:

  1. Ke Ethereum mainnet: pakai bridge.arbitrum.io (7 hari tunggu) atau Across Protocol (5–10 menit, ada fee 0.05–0.1%).
  2. Ke chain lain (Solana, BNB, dll): pakai Stargate Finance atau Wormhole — pilih source: Arbitrum, destination: chain tujuan.

Screenshot: Halaman Stargate Finance — form bridge dengan Source: Arbitrum, pilihan Destination chain, dan token USDC yang akan di-bridge

  1. Kalau mau convert ke rupiah: bridge dulu ke exchange yang punya Arbitrum deposit (Binance support deposit ETH via Arbitrum), lalu withdraw ke rekening bank.

⚠️ Disclaimer: Artikel ini untuk tujuan edukasi. DeFi mengandung risiko smart contract, risiko likuiditas, dan volatilitas harga. TVL besar bukan jaminan keamanan. Selalu lakukan riset mandiri sebelum deposit ke protokol apapun. Whalex tidak memberikan rekomendasi investasi.


💡 Mau praktik langsung, bukan hanya teori? Di kelas WhaleX, Anda belajar hands-on — setup wallet, yield strategy, dan navigasi protokol DeFi nyata. Coba kelas Web3 gratis →

Mau Masuk Web3 Tanpa Rekening Bank?

Elite Vault WhaleX: join membership via USDC di Base Network — akses penuh tanpa proses bank tradisional.

Lihat Elite Vault →

Pertanyaan Umum

Apa bedanya Arbitrum One dengan Arbitrum Nova?

Arbitrum One adalah jaringan utama untuk DeFi — keamanan lebih tinggi (full Ethereum security). Arbitrum Nova dioptimalkan untuk gaming dan aplikasi throughput tinggi dengan biaya lebih rendah tapi keamanan sedikit berbeda. Untuk DeFi, pakai Arbitrum One.

Berapa lama proses withdraw dari Arbitrum ke Ethereum?

Lewat bridge resmi (bridge.arbitrum.io): 7 hari untuk penarikan ke Ethereum mainnet (challenge period). Tapi lewat third-party bridge seperti Stargate atau Across Protocol, bisa 2–10 menit dengan biaya kecil.

Apakah ARB token wajib dimiliki untuk transaksi di Arbitrum?

Tidak. Gas fee di Arbitrum dibayar pakai ETH, bukan ARB. ARB adalah governance token, tidak wajib untuk transaksi biasa.