Tanya Jawab

Apakah Anak di Bawah 17 Tahun Bisa Beli Crypto?

Anak di bawah 17 tahun tidak bisa beli crypto secara legal di Indonesia karena butuh KTP. Ini penjelasan lengkap dan alternatifnya.

PemulaRegulasi

Anak di bawah 17 tahun tidak bisa membeli crypto secara legal di Indonesia — semua exchange resmi yang terdaftar di BAPPEBTI mewajibkan verifikasi KTP, dan KTP baru bisa dimiliki mulai usia 17 tahun.

Kenapa Harus 17 Tahun?

Proses beli crypto di Indonesia selalu dimulai dengan membuat akun di exchange seperti Indodax, Tokocrypto, atau Pintu. Satu langkah yang tidak bisa dilewati adalah KYC (Know Your Customer) — verifikasi identitas menggunakan KTP asli beserta foto selfie.

Tanpa KTP, proses KYC tidak bisa selesai. Tanpa KYC selesai, akun tidak bisa deposit Rupiah atau membeli aset kripto apa pun. Ini bukan kebijakan masing-masing exchange secara mandiri — ini bagian dari aturan BAPPEBTI yang mengawasi perdagangan aset kripto di Indonesia.

Bagaimana Kalau Pakai Akun Orang Tua?

Beberapa orang tua mungkin berpikir untuk membelikan crypto lewat akun mereka sendiri, lalu “menitipkan” aset itu untuk anaknya. Ada beberapa hal penting yang perlu dipahami:

  • Akun adalah milik pemilik KTP. Semua transaksi — termasuk keuntungan dan kerugian — tercatat atas nama orang tua, bukan anak.
  • Risiko akun diblokir. Jika exchange mendeteksi penggunaan oleh pihak lain, akun bisa dibekukan dan seluruh dana terkunci tanpa batas waktu jelas.
  • Tanggung jawab pajak jatuh ke pemilik akun, bukan si anak.

Jadi, meski niatnya investasi untuk masa depan anak, secara hukum dan administratif itu tetap tercatat sebagai aset orang tua.

Alternatif Sambil Menunggu Usia 17

Belum punya KTP tapi sudah tertarik crypto? Ini yang bisa dilakukan sekarang:

  1. Belajar dulu, investasi kemudian. Pahami cara kerja Bitcoin, apa itu blockchain, dan kenapa harga crypto bisa naik-turun drastis. Artikel apa itu Bitcoin bisa jadi titik awal yang baik.
  2. Simulasi tanpa uang nyata. Beberapa platform edukasi menyediakan portofolio simulasi — bisa “beli” BTC senilai Rp 1.000.000 tanpa risiko kehilangan uang sungguhan.
  3. Nabung dan siapkan modal. Kalau sekarang bisa kumpulkan Rp 500.000 sampai Rp 1.000.000, begitu KTP jadi langsung punya modal awal yang siap dipakai.

Soal Risiko yang Sering Diabaikan

Crypto bukan tabungan. Harganya bisa turun 30–50% dalam hitungan minggu tanpa peringatan. Sebelum menaruh uang sungguhan, penting untuk memahami berapa modal awal yang masuk akal untuk mulai beli crypto dan risiko apa yang menyertainya.

WhaleX adalah platform edukasi — bukan exchange, dan tidak terdaftar di OJK maupun BAPPEBTI.

Kesimpulan

Usia minimum beli crypto di Indonesia adalah 17 tahun karena KTP wajib ada untuk verifikasi. Kalau belum sampai usia itu, waktu terbaik dipakai untuk belajar dan menyiapkan modal — bukan mencari jalan pintas lewat akun orang lain yang justru membawa risiko lebih besar.


Artikel ini bersifat edukatif dan bukan saran keuangan atau investasi personal.

Belajar DeFi Langsung — Bukan Hanya Teori

WhaleX Masterclass 2 Hari: dari setup wallet sampai LP DeFi aktif menghasilkan. Praktik langsung, dipandu mentor berpengalaman.

Lihat Jadwal Kelas →

Pertanyaan Umum

Berapa umur minimum untuk beli crypto di Indonesia?

Minimal 17 tahun, karena semua exchange resmi yang terdaftar BAPPEBTI mewajibkan verifikasi KTP untuk membuka akun.

Apakah anak di bawah umur bisa pakai akun orang tua untuk beli crypto?

Secara teknis bisa, tapi ini melanggar syarat dan ketentuan exchange dan berisiko akun diblokir permanen beserta seluruh dananya.