Apakah Play-to-Earn Gaming Crypto Masih Ada di 2026?
Ya, Play-to-Earn gaming crypto masih ada di 2026, tapi modelnya sudah berubah jauh dari era Axie Infinity yang sempat viral 2021-2022.
Play-to-Earn gaming crypto masih ada di 2026, tapi modelnya sudah berubah besar dari masa puncak Axie Infinity tahun 2021–2022.
Di puncaknya, pemain Axie Infinity di Filipina bisa menghasilkan setara Rp 10–15 juta per bulan hanya dari bermain game. Angka itu terdengar luar biasa — dan memang luar biasa, sampai model ekonominya runtuh. Token AXS yang sempat menyentuh $160 di Oktober 2021 jatuh ke bawah $5 pada 2023. Penghasilan rata-rata pemain ikut anjlok, dan jutaan akun ditinggalkan begitu saja.
Kenapa Model Lama Bisa Runtuh?
Model P2E generasi pertama punya masalah mendasar: penghasilan pemain lama bergantung pada masuknya pemain baru yang terus membeli NFT atau token. Begitu pertumbuhan melambat, ekosistem mulai makan diri sendiri. Banyak game P2E yang ramai di 2021–2022 — seperti Pegaxy dan Thetan Arena — kini hampir tidak berpenghuni karena tokennya anjlok 95% lebih dan tidak ada yang mau beli lagi.
Model Baru di 2026: Game Dulu, Reward Belakangan
Generasi GameFi yang bertahan di 2026 belajar dari kegagalan itu. Cirinya berbeda:
- Game yang memang seru. Pemain datang karena gamenya menarik, bukan semata karena ingin cepat untung. Ini bedanya dengan model lama yang lebih mirip skema ponzi berkedok game.
- Ekonomi token lebih ketat. Ada mekanisme yang membakar atau mengunci token agar suplainya tidak meledak dan nilainya tidak langsung ambruk begitu ada pemain baru masuk.
- Reward lebih kecil tapi lebih stabil. Pemain aktif rata-rata menghasilkan setara Rp 50.000–300.000 per bulan dari game yang sehat — bukan jutaan seperti narasi 2021, tapi juga tidak nol.
Beberapa judul yang masih aktif dan punya komunitas nyata: Pixels (farming game di jaringan Ronin), Shrapnel (FPS bertema ekstraksi), dan sejumlah game mobile di Solana yang memisahkan token permainan dari token yang bisa dijual.
Layak Dicoba atau Tidak?
Tergantung ekspektasimu. Kalau masuk dengan harapan bisa “gaji penuh dari game” seperti kisah viral 2021, kemungkinan besar kamu akan kecewa. Tapi kalau kamu sudah suka genre game tersebut dan penghasilan kripto hanya bonus — pengalaman itu bisa menyenangkan.
Yang perlu diingat: sebagian besar P2E masih membutuhkan modal awal, entah berupa NFT karakter, lahan virtual, atau item dalam game. Modal itu bisa hilang nilainya kapan saja kalau proyek tutup atau tokennya kolaps. Pelajari dulu cara kerjanya sebelum menaruh uang — baca apa itu NFT dan cara kerjanya sebelum membeli aset dalam game apa pun.
Artikel ini bersifat edukatif dan bukan saran keuangan atau investasi personal. Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi termasuk kemungkinan kehilangan seluruh modal. WhaleX tidak terdaftar di OJK atau BAPPEBTI.
WhaleX Masterclass 2 Hari: dari setup wallet sampai LP DeFi aktif menghasilkan. Praktik langsung, dipandu mentor berpengalaman.
Lihat Jadwal Kelas →Pertanyaan Umum
Apakah masih bisa dapat uang dari game crypto di 2026?
Masih bisa, tapi penghasilan jauh lebih kecil dari era 2021-2022. Pemain aktif di game yang sehat rata-rata menghasilkan setara Rp 50.000–300.000 per bulan, bukan jutaan seperti dulu.
Game Play-to-Earn apa yang masih aktif di 2026?
Beberapa yang masih punya komunitas aktif antara lain Pixels (farming berbasis Ronin), Shrapnel (FPS ekstraksi), dan beberapa game mobile di jaringan Solana dan Polygon.