Tanya Jawab

Apakah Indodax Aman? Fakta yang Perlu Kamu Tahu Sebelum Deposit

Indodax adalah exchange legal dan terdaftar OJK, tapi pernah kena hack Rp 330 miliar di 2024. Ini yang perlu kamu pertimbangkan sebelum deposit.

ExchangeKeamanan Crypto

Indodax adalah exchange crypto terbesar di Indonesia dan legal beroperasi, tapi pernah mengalami hack senilai Rp 330 miliar pada September 2024 — dan itu fakta yang tidak boleh diabaikan saat kamu memutuskan di mana menyimpan aset.

Indodax berdiri sejak 2014 (dulu bernama Bitcoin.co.id) dan terdaftar resmi di Bappebti, badan pengawas yang kini berada di bawah OJK. Artinya:

  • Mereka wajib memenuhi standar keamanan minimum yang ditetapkan regulator
  • Ada pelaporan rutin ke otoritas
  • Pengguna punya jalur pengaduan resmi via OJK jika terjadi masalah

Dibandingkan exchange tanpa regulasi yang beroperasi dari luar negeri, Indodax punya akuntabilitas yang jelas.

Insiden Keamanan yang Perlu Diketahui

Pada September 2024, Indodax mengalami peretasan dengan total kerugian sekitar $22 juta (Rp 330 miliar lebih). Ini bukan kali pertama exchange besar kena serangan semacam ini — Bybit kehilangan $1,5 miliar di 2025, dan sebelumnya ada Binance, KuCoin, dan puluhan exchange lain.

Yang penting diperhatikan: Indodax mengklaim menanggung kerugian dari kas perusahaan dan tidak memotong saldo pengguna. Platform sempat offline beberapa hari untuk audit, lalu kembali beroperasi.

Apakah ini berarti aman? Tidak otomatis. Ini berarti mereka punya cadangan yang cukup untuk menutup kerugian kali itu. Tidak ada garansi skenario yang lebih besar akan ditangani dengan cara yang sama.

Fitur Keamanan yang Ada

Indodax menyediakan:

  • 2FA (two-factor authentication) via Google Authenticator
  • Whitelist alamat withdrawal — hanya bisa tarik ke alamat yang sudah didaftarkan
  • Konfirmasi email untuk setiap withdrawal
  • Batas penarikan harian

Kalau kamu aktifkan semua fitur ini, risiko akun pribadimu diretas turun drastis. Masalah terbesar bukan akun individual, melainkan hot wallet exchange yang menjadi target hacker.

Berapa Banyak yang Wajar Disimpan di Indodax?

Aturan umum di kalangan investor crypto: jangan simpan lebih dari yang kamu rela hilang di exchange mana pun. Angka konkretnya tergantung situasimu, tapi banyak yang memakai batas Rp 5–10 juta di exchange untuk keperluan trading aktif.

Aset yang ingin kamu hold jangka panjang (3+ bulan) — terutama Bitcoin dan Ethereum — sebaiknya dipindah ke hardware wallet seperti Ledger atau Trezor. Tidak ada exchange, sebesar apa pun, yang bebas dari risiko peretasan.

Kesimpulan Praktis

Indodax aman untuk digunakan sebagai exchange beli-jual crypto sehari-hari. Legal, ada regulasi, dan punya track record panjang. Tapi sebagai tempat menyimpan aset dalam jumlah besar jangka panjang — tidak ada exchange yang ideal untuk itu.


Informasi ini bersifat edukatif dan bukan saran investasi. Kondisi exchange bisa berubah — selalu lakukan pengecekan terbaru sebelum membuat keputusan.


💡 Baru mulai di crypto? WhaleX punya kelas gratis untuk investor pemula — dari beli pertama sampai memahami risiko dengan benar. Mulai dari kelas gratis →

Mau Coba Trading Bot Tanpa Ribet Pantau Market?

Kelas gratis WhaleX: dasar-dasar trading bot crypto, dari recurring buy sampai spot grid — cocok untuk pemula.

Ikut Kelas Bot Gratis →

Pertanyaan Umum

Apakah Indodax terdaftar dan legal di Indonesia?

Ya. Indodax terdaftar di Bappebti (sekarang di bawah OJK) sebagai pedagang aset kripto yang sah di Indonesia. Ini berarti mereka tunduk pada regulasi dan audit pemerintah.

Apakah dana di Indodax dijamin kalau kena hack?

Tidak ada jaminan eksplisit seperti LPS di perbankan. Saat hack September 2024 senilai Rp 330 miliar, Indodax mengklaim menanggung kerugian sendiri dan tidak memotong saldo pengguna — tapi ini kebijakan perusahaan, bukan kewajiban hukum.