Tanya Jawab

Berapa Deflasi Ethereum Sejak Merge?

Sejak The Merge September 2022, supply ETH turun sekitar 300.000–450.000 ETH neto. Tapi angka ini fluktuatif tergantung aktivitas jaringan.

Ethereum

Sejak The Merge pada 15 September 2022, total supply ETH telah berkurang neto sekitar 300.000–450.000 ETH — angka yang bergerak naik-turun tergantung seberapa ramai jaringan Ethereum dipakai setiap harinya.

Kenapa Supply ETH Bisa Turun?

Ada dua mekanisme yang bekerja bersamaan setelah Merge:

1. Penerbitan validator jauh lebih kecil Sebelum Merge, Ethereum memakai Proof of Work. Penambang menerima sekitar 13.000 ETH per hari sebagai hadiah blok. Setelah beralih ke Proof of Stake, validator hanya menerima sekitar 1.700 ETH per hari — turun lebih dari 85%.

2. Pembakaran base fee via EIP-1559 Sejak Agustus 2021, setiap transaksi di Ethereum membakar sebagian biaya gas (base fee). Mekanisme ini tidak bergantung pada Merge, tapi efeknya terasa jauh lebih besar setelah penerbitan ETH baru menyusut drastis.

Kombinasi keduanya yang menciptakan potensi deflasi: jika ETH yang dibakar melebihi ETH yang diterbitkan ke validator, supply total turun.

Angkanya Seperti Apa?

Sejak The Merge hingga pertengahan 2026, lebih dari 3 juta ETH telah dibakar lewat EIP-1559. Sementara total ETH yang diterbitkan ke validator dalam periode yang sama sekitar 2,5–2,7 juta ETH.

Artinya secara kumulatif supply neto memang lebih rendah, tapi angkanya tidak statis:

  • Periode ramai (2022–2023): ETH sempat deflasioner, supply menyusut hingga -0,5% per tahun
  • Periode sepi L1 (2024–2025): Aktivitas bergeser ke L2 seperti Arbitrum dan Base, biaya gas L1 turun, pembakaran melambat — ETH kembali sedikit inflasioner sekitar +0,1% per tahun
  • Saat ini (2026): Angkanya bergerak di kisaran netral, mendekati nol, bergantung pada kondisi pasar

Apa Artinya Bagi Pemegang ETH?

Deflasi supply bukan otomatis berarti harga naik — harga aset kripto dipengaruhi banyak faktor lain seperti sentimen pasar, adopsi ekosistem, dan kondisi makro. Yang berubah hanyalah sisi penawaran: jika permintaan tetap sementara supply berkurang, secara teori tekanan harga cenderung ke atas.

Narasi “ultrasound money” yang sering disebut komunitas Ethereum mengacu pada konsep ini — ETH diklaim lebih deflasioner dibanding Bitcoin dalam kondisi jaringan aktif. Tapi klaim tersebut hanya berlaku saat throughput L1 cukup tinggi untuk membakar ETH dalam jumlah besar.

Jika kamu ingin memantau angka real-time, situs seperti ultrasound.money menampilkan laju pembakaran, penerbitan, dan perubahan supply neto secara langsung.


Artikel ini bersifat edukatif dan bukan saran keuangan atau investasi personal. Semua angka bersifat historis dan dapat berubah. WhaleX tidak terdaftar di OJK atau BAPPEBTI.

Belajar DeFi Langsung — Bukan Hanya Teori

WhaleX Masterclass 2 Hari: dari setup wallet sampai LP DeFi aktif menghasilkan. Praktik langsung, dipandu mentor berpengalaman.

Lihat Jadwal Kelas →

Pertanyaan Umum

Berapa banyak ETH yang sudah terbakar sejak The Merge?

Sejak The Merge (September 2022) hingga pertengahan 2026, lebih dari 3 juta ETH telah dibakar lewat mekanisme EIP-1559, menghasilkan supply neto yang lebih rendah dari sebelum Merge.

Apakah Ethereum benar-benar deflasioner setelah Merge?

Tidak selalu. ETH bersifat deflasioner saat aktivitas jaringan tinggi (biaya gas besar, lebih banyak ETH terbakar dari yang diterbitkan). Saat jaringan sepi, ETH bisa sedikit inflasioner, sekitar +0,1% per tahun.