Tanya Jawab

Berapa Total Supply Bitcoin Sekarang dan yang Tersisa?

Total supply maksimum Bitcoin adalah 21 juta BTC — per Juni 2026 sudah beredar sekitar 19,86 juta BTC, menyisakan kurang dari 1,15 juta BTC yang belum ditambang.

Bitcoin

Total supply maksimum Bitcoin adalah tepat 21 juta BTC — angka ini dikunci langsung di kode protokolnya dan tidak bisa diubah oleh siapapun. Per Juni 2026, sudah sekitar 19,86 juta BTC beredar di pasar, artinya tersisa kurang dari 1,15 juta BTC yang masih menunggu untuk ditambang oleh para miner.

Dari Mana Angka 21 Juta Itu?

Satoshi Nakamoto memilih angka 21 juta sebagai batas keras saat merancang Bitcoin pada 2008–2009. Alasannya tidak pernah dijelaskan secara resmi, tapi angka ini menghasilkan sifat deflasioner yang jadi fondasi nilai Bitcoin: semakin banyak permintaan, semakin langka pasokan baru.

Setiap blok transaksi yang berhasil divalidasi miner menghasilkan BTC baru — ini disebut block reward. Jumlahnya tidak tetap; ia dipangkas setengah setiap 210.000 blok (kurang lebih empat tahun sekali) melalui mekanisme yang disebut halving. Setelah halving keempat pada April 2024, block reward saat ini adalah 3,125 BTC per blok, sehingga sekitar 450 BTC baru diterbitkan setiap hari.

Kenapa Tidak Akan Pernah Persis 21 Juta?

Karena cara protokol menghitung sisa reward setelah setiap halving menggunakan pembulatan ke bawah, total BTC yang pernah bisa ditambang sebenarnya sedikit di bawah 21 juta — tepatnya sekitar 20.999.999,9769 BTC.

Di atas itu, ada faktor kehilangan permanen. Estimasi umum menyebut 3–4 juta BTC sudah hilang selamanya: terkunci di dompet yang kuncinya hilang, terbakar bersama hard disk, atau ada di alamat milik penambang awal (termasuk kemungkinan dompet Satoshi sendiri yang tidak pernah bergerak). BTC yang hilang ini tidak bisa dikembalikan — secara efektif mengurangi circulating supply nyata lebih jauh.

Kapan Bitcoin Terakhir Akan Ditambang?

Dengan laju halving yang terus memangkas reward, Bitcoin terakhir baru akan diterbitkan sekitar tahun 2140. Setelah itu, miner tidak lagi mendapat block reward baru; penghasilan mereka murni dari biaya transaksi (transaction fee) yang dibayar pengguna jaringan.

Ini penting dipahami: setelah 2140, tidak ada satu pihak pun — bukan Satoshi, bukan pengembang, bukan pemerintah mana pun — yang bisa mencetak Bitcoin baru. Sistem mining Bitcoin beralih sepenuhnya ke model berbasis fee.

Apa Artinya untuk Investor?

Kelangkaan yang terprogram ini sering disebut sebagai alasan utama mengapa sebagian orang menyebut Bitcoin sebagai “emas digital.” Namun perlu dicatat: kelangkaan pasokan tidak secara otomatis menjamin kenaikan harga — permintaan pasar, regulasi, dan sentimen global tetap jadi penentu utama. Silakan baca lebih lanjut tentang bagaimana harga Bitcoin terbentuk sebelum membuat keputusan.

Disclaimer: Konten ini bersifat edukatif. Angka supply dapat bergeser beberapa ratus BTC per hari seiring blok baru ditambang — selalu cek data real-time dari sumber seperti mempool.space atau blockchain.com.


Artikel ini bersifat edukatif dan bukan saran keuangan atau investasi personal.

Belajar DeFi Langsung — Bukan Hanya Teori

WhaleX Masterclass 2 Hari: dari setup wallet sampai LP DeFi aktif menghasilkan. Praktik langsung, dipandu mentor berpengalaman.

Lihat Jadwal Kelas →

Pertanyaan Umum

Berapa total supply Bitcoin yang ada?

Bitcoin memiliki batas keras 21 juta BTC. Per Juni 2026, sekitar 19,86 juta BTC sudah beredar dan kurang dari 1,15 juta BTC masih menunggu untuk ditambang.

Kapan semua Bitcoin akan selesai ditambang?

Bitcoin terakhir diperkirakan baru akan ditambang sekitar tahun 2140, karena jumlah BTC baru yang diterbitkan terus berkurang setengahnya setiap empat tahun melalui proses halving.