Perbandingan

Binance vs Bybit: Mana Lebih Cocok untuk Trader Indonesia?

Binance vs Bybit — perbandingan fee, fitur, dan status regulasi. Bybit Indonesia kini berizin OJK, sementara Binance global belum terdaftar Bappebti.

ExchangeBinanceBybit

Binance dan Bybit adalah dua exchange crypto besar yang sering dibandingkan trader Indonesia — Binance karena volume dan likuiditas terbesar di dunia, Bybit karena kini punya entitas lokal berizin OJK lewat akuisisi NOBI. Perbedaan status regulasi ini jadi pembeda paling konkret di antara keduanya.

Dua Profil yang Berbeda

Binance berdiri 2017 dan menjadi exchange dengan volume trading harian terbesar di dunia, dengan ratusan pasangan trading dan ekosistem produk yang sangat luas (spot, futures, earn, launchpad, wallet Web3). Binance global tidak terdaftar di Bappebti/OJK. Anak perusahaannya di Indonesia, Tokocrypto, adalah entitas terpisah yang berizin Bappebti.

Bybit berdiri 2018, dikenal lewat kontrak futures perpetual dan fitur copy trading. Sejak pertengahan 2026 ada dua produk berbeda memakai nama Bybit: Bybit Indonesia (kelanjutan NOBI, berizin OJK sebagai Pedagang Aset Keuangan Digital) dan bybit.com (versi global yang sempat diblokir Kominfo pada Juli 2024 karena belum terdaftar).

Tabel Perbandingan

AspekBinance (global)Bybit IndonesiaBybit.com (global)
Berdiri2017Migrasi dari NOBI, resmi Juli 20262018
Status regulasi IndonesiaTidak terdaftarBerizin OJKZona abu-abu
Fee spot dasar~0,10% maker/takerMenyesuaikan whitelist OJK~0,10% maker/taker
Leverage futuresPuluhan kaliTerbatas sesuai aturan OJKPuluhan kali
Copy tradingAdaMenyesuaikan produk lokalAda
Jumlah aset350+Terbatas (whitelist OJK)Ratusan
Insiden keamanan besarHack 2019 (dana diganti), settlement DOJ $4,3 miliar (2023)Entitas baru, belum ada rekam jejak insidenHack Februari 2025 ~$1,5 miliar ETH (Lazarus Group)
Perlindungan hukum lokalTidak adaAdaTidak ada

Fee dan Fitur Trading

Kedua platform memakai skema maker-taker dengan diskon berbasis token native — BNB di Binance, token Bybit di platformnya — dan tier lebih rendah untuk volume trading tinggi. Untuk detail angka terkini, cek berapa fee trading Binance dan berapa fee trading Bybit karena struktur ini sering diperbarui platform.

Dari sisi fitur, Binance unggul di jumlah pasangan trading dan produk earn yang lebih beragam. Bybit lebih dikenal di kalangan trader futures karena antarmuka derivatif yang dianggap lebih ringkas, ditambah fitur copy trading yang memungkinkan pengguna mengikuti strategi trader lain — dengan risiko performa yang sepenuhnya mengikuti trader yang di-copy.

Rekam Jejak Keamanan: Dua Insiden Besar yang Perlu Diketahui

Binance pernah kena hack senilai sekitar $40 juta pada 2019 (dana diganti dari dana asuransi SAFU), lalu menghadapi settlement $4,3 miliar dengan Departemen Kehakiman AS pada 2023 terkait pelanggaran anti pencucian uang — pendiri Changpeng Zhao mengundurkan diri dari posisi CEO setelahnya.

Bybit global mengalami pencurian sekitar $1,5 miliar dalam bentuk ETH pada Februari 2025, dikaitkan dengan kelompok Lazarus asal Korea Utara — tercatat sebagai hack crypto terbesar dari sisi nilai dolar. Bybit menutup kerugian lewat pinjaman jembatan dan tetap solven, penarikan pengguna tidak terganggu.

Kedua insiden menunjukkan bahwa skala besar tidak menghilangkan risiko operasional di exchange manapun — baik dari sisi kepatuhan hukum maupun keamanan teknis.

Mana Cocok untuk Siapa

Cocok pakai Binance jika:

  • Butuh akses ke pasangan trading dan produk earn paling lengkap
  • Sudah nyaman dengan status regulasi abu-abu dan memahami risikonya
  • Aktif trading altcoin yang lebih obscure

Cocok pakai Bybit Indonesia jika:

  • Memprioritaskan kepastian hukum dan jalur pengaduan resmi ke OJK
  • Baru mulai dan lebih nyaman dengan entitas lokal berizin
  • Tidak butuh leverage tinggi atau ribuan pasangan trading

Cocok pakai bybit.com (global) jika:

  • Butuh fitur derivatif dan copy trading lengkap yang belum tersedia di produk lokal
  • Sudah memahami sepenuhnya bahwa versi ini tidak mendapat perlindungan hukum Indonesia

Perlu diingat: nama “Bybit” yang sama dipakai dua entitas dengan profil risiko regulasi yang jauh berbeda — pastikan tahu aplikasi mana yang sedang dipakai sebelum menyetor dana.

Kesimpulan

Binance unggul dari sisi skala, likuiditas, dan variasi produk. Bybit punya keunggulan unik karena kini memiliki jalur berizin OJK lewat Bybit Indonesia — sesuatu yang belum dimiliki Binance secara langsung (kecuali lewat Tokocrypto). Tidak ada satu jawaban mutlak; pilihan bergantung pada prioritas antara kelengkapan fitur global dan kepastian hukum lokal. Banyak trader Indonesia yang lebih berpengalaman memakai kombinasi keduanya untuk kebutuhan berbeda.

Baca juga perbandingan OKX vs Binance dan review Bybit Indonesia untuk konteks lebih lengkap.

⚠️ Disclaimer: Artikel ini bersifat edukatif, bukan saran keuangan atau investasi personal. Status regulasi dan struktur fee bisa berubah — verifikasi langsung di situs resmi masing-masing platform sebelum bertransaksi. Trading futures dengan leverage berisiko tinggi dan dapat menyebabkan kerugian melebihi modal awal.

Mau Coba Trading Bot Tanpa Ribet Pantau Market?

Kelas gratis WhaleX: dasar-dasar trading bot crypto, dari recurring buy sampai spot grid — cocok untuk pemula.

Ikut Kelas Bot Gratis →

Pertanyaan Umum

Binance atau Bybit, mana yang lebih aman untuk trader Indonesia?

Tergantung versi platform yang dipakai. Bybit Indonesia (hasil akuisisi NOBI) sudah berizin OJK sejak peluncuran resmi Juli 2026, memberi perlindungan hukum lokal. Binance global dan bybit.com sama-sama belum terdaftar Bappebti/OJK — keduanya berada di zona abu-abu regulasi bagi pengguna Indonesia.

Fee trading Binance lebih murah dari Bybit atau sebaliknya?

Keduanya sama-sama menawarkan fee dasar spot sekitar 0,1% untuk maker/taker, dengan diskon lewat token native (BNB untuk Binance, token Bybit untuk Bybit) atau volume trading tinggi. Selisihnya kecil — struktur fee futures dan tier VIP lebih menentukan biaya riil daripada perbedaan headline rate.