Perbandingan

Jupiter vs 1inch: Perbandingan DEX Aggregator

Jupiter vs 1inch — aggregator dominan Solana vs aggregator terbesar EVM. Perbandingan routing, fitur, dan biaya dua DEX aggregator paling banyak dipakai.

Jupiter1inchDEX Aggregator

Jupiter dan 1inch sama-sama DEX aggregator — mencari rute swap terbaik dari puluhan sumber likuiditas alih-alih swap langsung di satu DEX — tapi beroperasi di ekosistem chain yang berbeda dan punya fitur pembeda masing-masing.

KriteriaJupiter1inch
Chain utamaSolanaEVM (Ethereum, Arbitrum, Polygon, BNB Chain, Base, dll.)
Sumber likuiditas20+ DEX di Solana100+ sumber di banyak chain
Algoritma routingSmart routing (single/multi-hop/split)Pathfinder (split route + multi-hop)
Fitur khasDCA on-chain, limit order, Jupiter PerpsFusion (gasless, intent-based, anti-MEV)
Gas feeSangat rendah (Solana)Bervariasi — mahal di mainnet, murah di L2
TokenJUP1INCH
Fee routing dasar0% (hanya swap fee underlying)0% (hanya swap fee underlying)

Jupiter: Infrastruktur Inti Solana

Jupiter mengagregasi likuiditas dari Raydium, Orca, Meteora, Phoenix, dan belasan DEX Solana lain, lalu mengeksekusi swap lewat kombinasi rute (single hop, multi-hop, atau split route) yang memberi output terbaik. Selain swap dasar, Jupiter punya fitur khas:

  • DCA on-chain — otomatisasi pembelian berkala tanpa custodian pihak ketiga
  • Limit order — eksekusi otomatis saat harga target tercapai
  • Jupiter Perps — perpetual futures dengan model pool JLP mirip GMX

Jupiter memproses porsi mayoritas dari total volume swap di Solana pada periode-periode puncaknya, menjadikannya hampir tak terhindarkan bagi siapa pun yang aktif di ekosistem tersebut. Baca lebih lengkap di Review Jupiter Aggregator.

1inch: Aggregator Terbesar di EVM

1inch beroperasi lintas jaringan EVM dan menggunakan algoritma Pathfinder untuk memecah order ke beberapa DEX (Uniswap, Curve, Balancer, dan puluhan lainnya) demi meminimalkan slippage. Fitur pembedanya adalah Fusion — mode berbasis intent di mana pengguna menandatangani niat swap, lalu resolver pihak ketiga bersaing mengeksekusinya lewat Dutch auction. Hasilnya: swap gasless untuk pengguna dan proteksi lebih baik terhadap sandwich attack.

Baca lebih lengkap di Review 1inch.

Perbedaan Fitur yang Paling Terasa

Model gasless: 1inch Fusion membuat resolver yang membayar gas, dikompensasi dari spread — cocok untuk pengguna EVM yang mau menghindari gas fee volatil Ethereum mainnet. Jupiter tidak butuh mekanisme serupa karena gas fee Solana sudah sangat rendah secara default.

Fitur tambahan: Jupiter melangkah lebih jauh dari sekadar aggregator dengan DCA dan perpetual futures bawaan. 1inch lebih fokus sebagai aggregator murni ditambah limit order protocol dan wallet mobile.

Proteksi MEV: Keduanya menawarkan perlindungan dari MEV bot — Jupiter lewat integrasi Jito bundle, 1inch lewat mekanisme Fusion yang menyembunyikan intent dari mempool publik.

Risiko yang Sama-Sama Berlaku

Sebagai aggregator, baik Jupiter maupun 1inch mewarisi risiko dari DEX yang mereka rutekan — bug atau exploit di salah satu sumber likuiditas underlying (Curve, Raydium, dll.) bisa berdampak ke rute yang melewatinya, meski dampaknya biasanya terbatas pada transaksi tersebut, bukan dana yang dikustodi aggregator. Trade dalam ukuran sangat besar tetap bisa menggerakkan harga signifikan di kedua platform — tidak ada aggregator yang menghilangkan price impact sepenuhnya.

Mana Cocok untuk Siapa

Pilih Jupiter jika:

  • Aktif di ekosistem Solana — Jupiter adalah default hampir semua swap di sana
  • Butuh fitur DCA otomatis on-chain untuk akumulasi jangka panjang
  • Mau eksplorasi perpetual futures langsung dari aggregator yang sama

Pilih 1inch jika:

  • Aktif di Ethereum, Arbitrum, Polygon, atau jaringan EVM lain
  • Mengkhawatirkan sandwich attack pada transaksi besar dan mau proteksi Fusion
  • Sering trading di banyak chain EVM berbeda dan butuh satu interface konsisten

Pemilihan keduanya pada dasarnya ditentukan oleh chain tempat Anda beraktivitas, bukan oleh satu aggregator yang objektif lebih unggul dari yang lain — banyak pengguna DeFi aktif memakai keduanya tergantung ekosistem yang sedang dipakai.

Kesimpulan

Jupiter dan 1inch memecahkan masalah yang sama — mendapatkan harga swap terbaik dari likuiditas yang tersebar — tapi untuk chain yang berbeda. Jupiter adalah pilihan tak terhindarkan di Solana, 1inch adalah pilihan matang di ekosistem EVM. Untuk pengguna yang berpindah-pindah chain, memahami cara kerja kedua aggregator ini berguna karena polanya serupa meski implementasinya berbeda.

Baca juga Apa Itu DEX Aggregator untuk konsep dasarnya, dan DEX vs CEX untuk perbandingan lebih luas antara exchange terdesentralisasi dan tersentral.

⚠️ Disclaimer: Artikel ini bersifat edukatif, bukan saran keuangan atau investasi personal. Swap di DEX maupun aggregator mengandung risiko smart contract dan price impact. Lakukan riset mandiri sebelum menggunakan protokol apa pun.

Mau Masuk Web3 Tanpa Rekening Bank?

Elite Vault WhaleX: join membership via USDC di Base Network — akses penuh tanpa proses bank tradisional.

Lihat Elite Vault →

Pertanyaan Umum

Apa perbedaan utama Jupiter dan 1inch?

Jupiter adalah DEX aggregator dominan di ekosistem Solana, mengagregasi likuiditas dari 20+ DEX (Raydium, Orca, Meteora, dll.) dan punya fitur tambahan seperti DCA on-chain dan perpetual futures (Jupiter Perps). 1inch adalah aggregator EVM yang beroperasi di Ethereum, Arbitrum, Polygon, BNB Chain, dan jaringan EVM lain, mengagregasi 100+ sumber likuiditas lewat algoritma Pathfinder, dengan fitur khas Fusion untuk swap gasless dan proteksi MEV. Pemilihan keduanya lebih ditentukan oleh chain yang dipakai, bukan mana yang objektif lebih baik.

Mana yang lebih murah, Jupiter atau 1inch?

Keduanya tidak mengenakan routing fee tambahan untuk swap dasar — biaya yang dibayar pengguna adalah swap fee dari DEX underlying plus gas network. Karena Jupiter beroperasi di Solana, gas fee-nya jauh lebih rendah dibanding 1inch di Ethereum mainnet, meski 1inch juga tersedia di L2 murah seperti Arbitrum dan Base. Biaya riil lebih ditentukan oleh jaringan yang dipakai daripada aggregator-nya.