Analisis

Analisis Three Arrows Capital (3AC): Leverage yang Menghancurkan Hedge Fund

Three Arrows Capital, hedge fund crypto senilai miliaran dolar, bangkrut Juni 2022 akibat leverage berlebih dan bertaruh besar pada Terra Luna.

3ACpost-mortemleveragehedge fund

Three Arrows Capital (3AC), hedge fund crypto asal Singapura yang dilaporkan pernah mengelola aset hingga sekitar $10 miliar pada awal 2022, kolaps pada Juni 2022 setelah gagal memenuhi margin call dari beberapa krediturnya sekaligus — memicu efek domino ke sejumlah platform pemberi pinjaman crypto lain.

Kronologi

Latar belakang. 3AC didirikan pada 2012 oleh Su Zhu dan Kyle Davies, awalnya berfokus pada arbitrase, lalu berkembang menjadi salah satu fund crypto paling berpengaruh, dikenal karena posisi-posisi besar dan gaya trading agresif menggunakan leverage tinggi dari berbagai pemberi pinjaman sekaligus — bukan hanya satu.

Eksposur ke Terra Luna. Berdasarkan laporan publik, 3AC memiliki posisi besar terkait ekosistem Terra, termasuk investasi terkunci senilai ratusan juta dolar dalam LUNA melalui dana ekosistem Terra. Fund ini juga memegang posisi besar di stETH (staked ETH), yang likuiditasnya menyempit di tengah gejolak pasar.

Mei 2022 — Terra Luna kolaps (lihat analisis Terra Luna collapse). Posisi LUNA milik 3AC anjlok mendekati nol, sementara posisi stETH-nya terjebak dalam kondisi kurang likuid saat dibutuhkan tunai segera.

Juni 2022 — 3AC gagal memenuhi margin call dari beberapa kreditor sekaligus, termasuk platform seperti Voyager Digital, BlockFi, dan Genesis. Karena fund ini meminjam dari banyak pihak berbeda tanpa satu pemberi pinjaman pun tahu skala leverage totalnya, kegagalan ini datang mendadak bagi banyak kreditor.

27 Juni 2022 — Pengadilan British Virgin Islands memerintahkan likuidasi 3AC.

Juli 2022 — 3AC mengajukan Chapter 15 di Amerika Serikat untuk melindungi asetnya dari klaim kreditor selama proses likuidasi lintas-negara. Berdasarkan laporan likuidator, para pendiri sulit dihubungi dan dianggap tidak kooperatif dalam proses pemulihan aset.

September 2023 — Su Zhu ditangkap otoritas Singapura terkait ketidakpatuhan pada perintah pengadilan untuk bekerja sama dengan proses likuidasi, bukan atas dakwaan penipuan skala luas seperti kasus FTX atau Celsius — perbedaan penting yang perlu dicatat karena sifat kasusnya berbeda.

Akar Masalah

Leverage terkonsentrasi di banyak kreditor tanpa visibilitas gabungan. 3AC meminjam dari puluhan pemberi pinjaman berbeda. Masing-masing kreditor hanya melihat eksposur mereka sendiri ke 3AC, bukan leverage total fund ini di seluruh ekosistem — sehingga risiko sistemik yang sebenarnya besar tidak terlihat oleh siapapun sampai terlambat.

Taruhan terarah besar tanpa hedging memadai. Berdasarkan laporan yang dipublikasikan, 3AC menempatkan taruhan besar dan terkonsentrasi pada tesis bullish tertentu (termasuk LUNA) tanpa manajemen risiko yang memadai untuk skenario penurunan tajam.

Model bisnis yang hanya bekerja saat pasar naik. Strategi leverage tinggi terlihat sangat menguntungkan selama bull market 2020-2021, tapi model ini secara struktural rapuh terhadap drawdown besar — begitu pasar berbalik, leverage yang sama yang memperbesar untung juga memperbesar kerugian secara eksponensial.

Kurangnya transparansi ke publik dan kreditor. Sebagai fund privat, 3AC tidak mempublikasikan posisi atau tingkat risikonya, sehingga counterparty tidak bisa menilai keseluruhan eksposur sebelum meminjamkan dana.

Dampak

Likuidator 3AC melaporkan kewajiban (liabilities) mencapai lebih dari $3 miliar. Kontagion menjalar ke berbagai platform: Voyager Digital, yang memiliki eksposur pinjaman signifikan ke 3AC, mengajukan kepailitan pada Juli 2022 dengan klaim nasabah yang dilaporkan mencapai ratusan juta dolar dibekukan. BlockFi, yang eksposurnya ke 3AC turut memperparah kondisi keuangannya, akhirnya mengajukan kepailitan pada November 2022 setelah dampak lanjutan dari kolapsnya FTX yang sebelumnya sempat membantu menopang BlockFi.

Kasus ini menunjukkan bagaimana kegagalan satu entitas yang sangat leveraged bisa menjalar sistemik ke banyak platform CeFi sekaligus — sering disebut sebagai salah satu “momen Lehman Brothers” versi crypto.

Pelajaran

  • Risiko leverage bukan hanya soal posisi sendiri, tapi juga risiko counterparty. Kalau kamu menyimpan dana di platform yield/lending CeFi, dana itu mungkin dipinjamkan ke entitas seperti 3AC tanpa sepengetahuanmu — dan kamu ikut menanggung risikonya.
  • Skala dan reputasi fund bukan indikator keamanan. 3AC dianggap salah satu fund crypto paling terkemuka sebelum kolaps — status itu tidak mencegah keruntuhan mendadak.
  • Waspadai platform yang tidak transparan soal buku pinjamannya. Sebagai investor ritel di platform CeFi, tanyakan (atau cari tahu dari laporan publik) kepada siapa saja dana disalurkan sebagai pinjaman, dan seberapa terkonsentrasi eksposurnya.
  • Diversifikasi bukan cuma soal aset, tapi juga soal counterparty — platform tempat kamu menaruh dana, siapa saja peminjamnya, dan seberapa leveraged sistem itu secara keseluruhan.

Lihat juga analisis Celsius Network collapse yang ikut terdampak gejolak periode yang sama, dan pola umum di balik hack DeFi terbesar untuk pola risiko yang berulang di berbagai insiden crypto besar.

⚠️ Disclaimer: Artikel ini bersifat edukatif, disusun berdasarkan laporan pengadilan dan berita publik yang tersedia, bukan saran keuangan atau investasi personal. Crypto adalah aset berisiko tinggi.

Siap Level Up ke Strategi Serius?

Anda sudah paham konsepnya — saatnya eksekusi dengan pendampingan langsung. Join WhaleX Membership: akses kelas, mentor, dan komunitas investor crypto Indonesia.

Join Membership WhaleX →

Pertanyaan Umum

Kenapa Three Arrows Capital bangkrut?

3AC memakai leverage besar di berbagai pemberi pinjaman crypto sekaligus, termasuk posisi besar terkait ekosistem Terra Luna. Saat Terra Luna kolaps Mei 2022, posisi 3AC merugi tajam dan tidak sanggup memenuhi margin call dari para krediturnya.

Siapa yang terdampak kolapsnya 3AC?

Kontagion dari gagal bayar 3AC menjalar ke pemberi pinjaman yang mengekspos dana ke fund ini, termasuk Voyager Digital yang kemudian ikut bangkrut, serta memperberat tekanan pada BlockFi dan platform lain di ekosistem CeFi crypto.