Analisis

6 Blockchain dengan Gas Fee Termurah 2026

6 blockchain dengan biaya transaksi termurah 2026 — Solana, BNB Chain, Polygon, Base, Avalanche, Tron — diurutkan berdasarkan biaya rata-rata swap dan transfer.

gas feeblockchainbiaya transaksiperbandingan

Solana, Tron, dan BNB Chain secara konsisten punya biaya transaksi di bawah $0,01 berdasarkan data publik terakhir, menjadikannya tiga blockchain dengan gas fee termurah di antara chain besar yang aktif dipakai. Artikel ini mengurutkan 6 blockchain berdasarkan tiga kriteria: biaya rata-rata transaksi swap/transfer sederhana, konsistensi biaya saat jaringan padat, dan skala ekosistem/likuiditas yang membuat biaya murah itu relevan dipakai sehari-hari, bukan cuma murah di atas kertas.

Fokus artikel ini adalah blockchain lintas-ekosistem (L1 dan L2 non-Ethereum-rollup) — untuk perbandingan 8 Layer 2 Ethereum secara spesifik, lihat Perbandingan Gas Fee 8 Layer 2.

Tabel Ringkasan

ChainBiaya rata-rata transaksiMekanisme feeSkala ekosistem
Solana$0,0001-0,001Fee lokal + priority fee opsionalBesar
Tron$0,001-0,01 (dengan bandwidth/energy)Model bandwidth/energy, bukan lelang gasBesar (dominan untuk transfer USDT)
BNB Chain$0,05-0,20EVM gas auction, kapasitas tinggiBesar
Polygon PoS$0,001-0,01EVM gas auction, sidechainMenengah-besar
Base$0,01-0,10Rollup, biaya blob L1 + eksekusi lokalBesar (tumbuh cepat)
Avalanche C-Chain$0,05-0,30EVM gas auction, subnet architectureMenengah-besar

Catatan: angka adalah rentang perkiraan berdasarkan data publik terakhir dan bisa berubah mengikuti kepadatan jaringan — selalu cek gas tracker resmi sebelum transaksi besar.

1. Solana

Solana memakai model fee lokal per-transaksi yang sangat kecil dan relatif stabil karena kapasitas throughput jaringan yang tinggi (klaim ribuan TPS teoretis). Untuk transaksi biasa, biaya sering berada di kisaran pecahan sen dolar, dengan opsi priority fee tambahan kalau ingin transaksi diproses lebih cepat saat jaringan sibuk.

Risiko/nuansa: Solana pernah mengalami beberapa kali network outage/downtime di masa lalu — biaya murah tidak menjamin jaringan selalu tersedia 100% saat dibutuhkan. Perhatikan juga bahwa saat terjadi lonjakan aktivitas ekstrem (misalnya mint NFT massal), priority fee bisa naik signifikan meski base fee tetap rendah.

Baca juga: Review Ekosistem Solana.

2. Tron

Tron memakai model bandwidth dan energy alih-alih lelang gas seperti Ethereum — pengguna yang stake TRX bisa dapat bandwidth/energy gratis untuk transaksi, sehingga biaya efektif transfer sangat rendah. Tron menjadi jaringan dominan untuk transfer USDT karena kombinasi biaya rendah dan kecepatan konfirmasi.

Risiko/nuansa: Tron punya reputasi lebih tersentralisasi dibanding chain lain di daftar ini dari sisi jumlah validator aktif, dan ekosistem DeFi-nya jauh lebih kecil dibanding Solana atau BNB Chain — kegunaan utamanya lebih ke transfer stablecoin, bukan aktivitas DeFi kompleks.

3. BNB Chain

BNB Chain (dulu Binance Smart Chain) kompatibel EVM penuh dengan kapasitas blok yang lebih besar dibanding Ethereum, membuat gas fee tetap rendah meski aktivitas jaringan tinggi. Ekosistem DeFi-nya termasuk salah satu terbesar di luar Ethereum.

Risiko/nuansa: BNB Chain memakai jumlah validator yang relatif terbatas dibanding Ethereum, sehingga tingkat desentralisasinya lebih rendah — trade-off umum yang dipilih chain ini demi throughput dan biaya rendah.

Baca juga: Review Base Network untuk perbandingan L2 EVM lain.

4. Polygon PoS

Polygon PoS adalah sidechain (bukan rollup Ethereum murni) dengan gas fee konsisten sangat rendah, sering di bawah satu sen dolar untuk transaksi swap sederhana. Karena bukan rollup, Polygon tidak selalu bergantung pada biaya posting data blob ke Ethereum L1 seperti rollup murni.

Risiko/nuansa: Karena arsitekturnya sidechain dengan validator set terpisah dari Ethereum, keamanan Polygon PoS secara teknis tidak sepenuhnya mewarisi keamanan Ethereum mainnet seperti rollup — perbedaan model kepercayaan ini penting dipahami, bukan cuma soal biaya.

Baca juga: Review Polygon 2025.

5. Base

Base (dibangun di atas OP Stack, milik Coinbase) adalah salah satu rollup Ethereum dengan gas fee termurah sejak upgrade Dencun (EIP-4844) yang memangkas biaya posting data blob secara signifikan. Ekosistemnya tumbuh cepat karena dukungan langsung Coinbase sebagai jalur onboarding pengguna baru.

Risiko/nuansa: Sebagai rollup, biaya Base tetap sedikit dipengaruhi harga blob space Ethereum L1 — saat permintaan blob space naik dari L2 lain, biaya Base juga bisa naik meski aktivitas di Base sendiri stabil.

Baca juga: Review Base Network, Review Base Ecosystem.

6. Avalanche C-Chain

Avalanche C-Chain kompatibel EVM dengan finalitas transaksi cepat (hitungan detik) dan biaya yang jauh lebih rendah dari Ethereum mainnet, meski umumnya sedikit lebih mahal dibanding lima chain lain di daftar ini.

Risiko/nuansa: Arsitektur subnet Avalanche memungkinkan skalabilitas lewat chain terpisah, tapi ini juga berarti likuiditas dan aktivitas bisa terfragmentasi antar-subnet dibanding satu jaringan tunggal yang padat seperti BNB Chain.

Baca juga: Review Avalanche (AVAX).

Yang Perlu Diperhatikan Selain Angka Gas Fee

Gas fee termurah bukan satu-satunya pertimbangan pindah chain:

  • Kedalaman likuiditas — chain dengan gas murah tapi likuiditas tipis bisa membuat kamu rugi lebih besar lewat slippage dibanding selisih gas fee
  • Tingkat desentralisasi — chain throughput tinggi umumnya trade-off dengan jumlah validator yang lebih sedikit
  • Risiko bridge — memindahkan aset ke chain gas murah biasanya butuh bridge, yang punya risiko smart contract sendiri

Kesimpulan

Solana, Tron, dan BNB Chain konsisten menjadi opsi termurah untuk transaksi sehari-hari, sementara Polygon dan Base menjadi pilihan solid di kategori chain kompatibel EVM murah. Avalanche tetap jauh lebih murah dari Ethereum mainnet meski agak lebih mahal dibanding lima lainnya. Gas fee murah penting, tapi pilih chain berdasarkan kombinasi biaya, likuiditas, dan tingkat kepercayaan terhadap keamanan jaringannya — bukan angka fee semata.


⚠️ Disclaimer: Artikel ini bersifat edukatif, bukan saran keuangan atau investasi personal. Angka gas fee bersifat perkiraan dan berubah setiap saat mengikuti kondisi jaringan — selalu cek gas tracker resmi masing-masing chain sebelum bertransaksi.

Mau Masuk Web3 Tanpa Rekening Bank?

Elite Vault WhaleX: join membership via USDC di Base Network — akses penuh tanpa proses bank tradisional.

Lihat Elite Vault →

Pertanyaan Umum

Blockchain apa yang gas fee-nya paling murah?

Berdasarkan data publik terakhir, Solana, Tron, dan BNB Chain konsisten berada di kisaran biaya transaksi paling rendah — sering di bawah $0,01 per transaksi. Polygon dan Base juga sangat murah untuk kategori chain kompatibel EVM, sementara Avalanche sedikit lebih tinggi tapi masih jauh di bawah Ethereum mainnet.

Kenapa gas fee di setiap blockchain bisa berbeda jauh?

Perbedaan gas fee ditentukan arsitektur konsensus, kapasitas throughput jaringan, dan cara chain menghitung biaya (fixed vs auction/lelang). Chain dengan throughput tinggi dan mekanisme fee non-lelang seperti Solana dan Tron cenderung punya biaya stabil dan rendah, sementara chain berbasis lelang gas seperti Ethereum bisa melonjak drastis saat jaringan padat.