Analisis

Review Kraken: Exchange Global Tertua yang Masih Bertahan

Review Kraken — exchange crypto berdiri sejak 2011, salah satu yang tertua tanpa insiden hack besar. Fee, fitur, dan status akses Indonesia.

Krakenexchange globalexchange internasional

Kraken adalah exchange crypto global yang berdiri sejak 2011 di San Francisco, salah satu exchange tertua yang masih beroperasi hingga sekarang tanpa pernah mengalami insiden peretasan besar yang mengakibatkan kehilangan dana pengguna secara signifikan.

Apa Itu Kraken?

Kraken didirikan oleh Jesse Powell dan mulai beroperasi publik pada 2013 (setelah pengembangan sejak 2011), menjadikannya salah satu exchange dengan rekam jejak operasional terpanjang di industri crypto. Sebagai perbandingan, banyak exchange besar lain — Binance, FTX, Coinbase — baru berdiri 2017 ke atas.

Karakteristik utama Kraken:

  • Fokus keamanan sejak awal — arsitektur cold storage dan praktik keamanan operasional jadi nilai jual utama sejak berdiri
  • Regulasi ketat di AS — terdaftar dan diawasi sebagai money services business di berbagai negara bagian AS
  • Basis pengguna institusional dan ritel — melayani baik trader individu maupun institusi lewat Kraken Pro dan layanan OTC

Fitur Utama

Kraken Pro

Interface trading lanjutan dengan order book depth, berbagai tipe order (limit, market, stop-loss, take-profit), dan fee lebih rendah untuk trader volume tinggi — mirip Binance atau OKX dari sisi fungsionalitas.

Staking

Kraken menawarkan layanan staking untuk berbagai aset proof-of-stake (ETH, SOL, DOT, dan lainnya) langsung dari exchange, meski di beberapa yurisdiksi (termasuk sempat dihentikan untuk pengguna AS akibat tindakan regulator SEC pada 2023) fitur ini bisa dibatasi berdasarkan lokasi pengguna.

Kraken NFT dan Kraken Futures

Selain spot trading, Kraken menyediakan marketplace NFT dan platform futures/derivatives terpisah (Kraken Futures) untuk trader yang butuh eksposur leverage.

Keamanan Institusional

Kraken dikenal karena kombinasi cold storage mayoritas dana, proof-of-reserves berkala, dan tim keamanan yang aktif — termasuk program bug bounty terbuka untuk peneliti keamanan independen.

Biaya Trading

Struktur fee Kraken menggunakan model maker-taker dengan tingkatan berdasarkan volume 30 hari:

  • Fee dasar — umumnya berkisar 0,16%–0,26% untuk maker/taker di tier volume rendah
  • Fee menurun signifikan di tier volume tinggi (institusional)
  • Withdrawal fee bervariasi per aset — untuk BTC dan ETH mengikuti biaya jaringan aktual ditambah komponen dari Kraken

Fee promosi dan struktur tier berubah dari waktu ke waktu — cek halaman fee resmi Kraken untuk angka terkini sebelum menghitung biaya transaksi besar.

Bisa Diakses dari Indonesia?

Kraken melayani pengguna dari banyak negara dengan KYC internasional standar (KTP/paspor, verifikasi wajah, bukti alamat). Warga Indonesia secara teknis bisa mendaftar dan trading di Kraken menggunakan dokumen identitas Indonesia.

Namun, penting dipahami: Kraken tidak terdaftar sebagai pedagang aset kripto di Bappebti. Ini bukan berarti ilegal digunakan, tapi berarti:

  • Transaksi di Kraken tidak berada di bawah pengawasan dan perlindungan hukum Bappebti/OJK Indonesia
  • Sengketa (dana tertahan, error transaksi) harus diselesaikan lewat mekanisme dukungan Kraken sendiri atau yurisdiksi hukum tempat Kraken terdaftar, bukan lewat regulator Indonesia
  • Untuk deposit/withdraw rupiah langsung, Kraken tidak menyediakan on-ramp IDR — pengguna Indonesia biasanya deposit via kripto dari exchange lokal atau kartu/transfer internasional dengan biaya tambahan

Kelebihan

  • Rekam jejak keamanan terpanjang di industri — belum pernah ada hack besar sejak 2011
  • Regulasi dan transparansi kuat di yurisdiksi Barat (AS, Eropa)
  • Fitur lengkap: spot, futures, staking, NFT, OTC
  • Fee kompetitif untuk trader volume tinggi

Risiko

Tidak terdaftar Bappebti. Bagi pengguna Indonesia, ini berarti tidak ada payung hukum lokal untuk transaksi di platform ini. Ini area abu-abu regulasi yang perlu dipahami sebelum menaruh dana besar — bukan ilegal untuk diakses, tapi berada di luar cakupan pengawasan Bappebti/OJK.

Tidak ada on-ramp rupiah langsung. Proses deposit dari Indonesia jadi lebih rumit dan berpotensi kena biaya tambahan (kartu kredit/debit internasional, biaya konversi) dibanding exchange lokal yang mendukung transfer bank rupiah langsung.

Regulasi berbeda-beda per negara. Beberapa fitur (seperti staking) pernah dibatasi di yurisdiksi tertentu akibat tindakan regulator. Fitur yang tersedia bisa berubah tergantung kebijakan hukum yang berlaku untuk lokasi pengguna.

Tetap punya risiko custodial. Sekalipun rekam jejak keamanan panjang, dana yang disimpan di Kraken tetap dikuasai platform, bukan wallet pribadi pengguna — risiko inheren dari semua exchange custodial tetap berlaku.

Kraken vs Exchange Global Lain

AspekKrakenBinanceCoinbase
Berdiri sejak201120172012
Riwayat hack besarTidak ada yang signifikanAda (2019, dana ditanggung)Tidak ada yang signifikan
Fee dasar~0,16-0,26%~0,1%Lebih tinggi (~0,4-1,5% via app dasar)
Terdaftar BappebtiTidakTidak (entitas global)Tidak
On-ramp IDRTidak langsungTerbatasTidak

Kesimpulan

Kraken cocok untuk investor yang mengutamakan rekam jejak keamanan jangka panjang dan fitur trading lengkap, serta sudah nyaman dengan proses deposit non-rupiah. Kurang praktis untuk pemula Indonesia yang mengutamakan kemudahan on-ramp rupiah dan perlindungan regulasi lokal — untuk kebutuhan itu, exchange terdaftar Bappebti lebih sesuai.

Baca juga: Review Binance Exchange, Review Coinbase Exchange, Cara Pilih Exchange Terdaftar Bappebti yang Aman, Apa Itu Bappebti.

⚠️ Disclaimer: Artikel ini bersifat edukatif, bukan saran keuangan atau investasi personal. Kraken tidak terdaftar di Bappebti — pertimbangkan risiko regulasi sebelum bertransaksi dalam jumlah besar. Verifikasi biaya dan fitur terbaru langsung di situs resmi Kraken.

Mau Coba Trading Bot Tanpa Ribet Pantau Market?

Kelas gratis WhaleX: dasar-dasar trading bot crypto, dari recurring buy sampai spot grid — cocok untuk pemula.

Ikut Kelas Bot Gratis →

Pertanyaan Umum

Sejak kapan Kraken berdiri dan kenapa dianggap tepercaya?

Kraken berdiri sejak 2011 di San Francisco, menjadikannya salah satu exchange crypto tertua yang masih beroperasi. Reputasinya terbangun karena belum pernah mengalami insiden peretasan besar yang menyebabkan kehilangan dana pengguna dalam skala signifikan, berbeda dari banyak exchange besar lain.

Apakah Kraken terdaftar di Bappebti dan legal dipakai di Indonesia?

Kraken tidak terdaftar sebagai pedagang aset kripto di Bappebti Indonesia. Pengguna Indonesia secara teknis bisa mendaftar dan KYC di Kraken, tapi transaksi di platform ini berada di luar payung perlindungan hukum Bappebti/OJK.