APR (Annual Percentage Rate): Imbal Hasil DeFi Tanpa Efek Bunga Majemuk
Penjelasan APR di DeFi — cara menghitungnya, bedanya dengan APY, dan kenapa angka APR tidak sama dengan penghasilan nyata Anda.
APR (Annual Percentage Rate) adalah angka yang menunjukkan imbal hasil tahunan dari sebuah posisi DeFi, dihitung secara sederhana tanpa memperhitungkan reinvestasi reward. Ini berbeda dari APY yang sudah memasukkan efek bunga majemuk.
Cara Menghitung APR
Rumus dasar APR cukup mudah:
APR = (Reward per periode / Modal) × (Jumlah periode dalam setahun)
Contoh: Anda menaruh $1.000 di sebuah staking pool yang membayar reward 2 USDC per minggu.
- Reward per tahun = 2 × 52 = $104
- APR = $104 / $1.000 = 10,4% per tahun
Angka ini tidak berubah apakah Anda mengambil reward setiap minggu atau membiarkannya menumpuk — karena APR tidak menghitung reinvestasi.
APR vs APY: Kapan Angkanya Berbeda Jauh
Selisih APR dan APY menjadi signifikan saat APR-nya sudah besar:
| APR | APY (compound harian) |
|---|---|
| 10% | 10,5% |
| 50% | 64,8% |
| 100% | 171,5% |
| 300% | 1.922% |
Untuk APR rendah seperti 10%, selisihnya kecil dan tidak terlalu material. Tapi saat protocol yield farming menampilkan APR 300%, Anda perlu tahu apakah itu sebelum atau sesudah compounding.
APR di DeFi: Tiga Sumber Utama
1. Staking reward — Protocol memberi reward token kepada yang men-stake. APR ini sering berubah tergantung jumlah total yang di-stake: semakin banyak orang ikut, APR dibagi lebih banyak, dan APR turun.
2. Trading fee dari liquidity pool — Sebagai LP di liquidity pool, Anda mendapat sebagian dari swap fee setiap ada yang transaksi lewat pool tersebut. APR dari fee ini fluktuatif tergantung volume trading harian.
3. Lending interest — Di lending protocol, APR ditampilkan sebagai Supply APY atau Borrow APY. Di sini justru APY yang biasa ditampilkan karena compounding sudah terjadi otomatis di protocol seperti Aave dan Compound (via aToken/cToken yang nilainya terus naik).
Kenapa APR yang Ditampilkan Tidak Sama dengan Penghasilan Nyata
Beberapa hal yang membuat APR aktual bisa berbeda dari estimasi:
- APR dihitung berdasarkan kondisi pool saat ini dan bisa berubah drastis. Pool farming dengan APR 500% hari ini bisa turun ke 30% dalam seminggu jika banyak orang ikut.
- Reward dalam token native protocol bisa turun nilainya — APR 100% dalam token X tidak bernilai sama jika harga token X turun 80%.
- Gas fee untuk claim dan compound mengurangi hasil nyata, terutama untuk posisi kecil.
Saat melihat angka APR tinggi di protocol baru, pertanyaan yang perlu dijawab: reward dibayar dalam token apa, dan seberapa stabil nilai token tersebut?
⚠️ Disclaimer: APR tinggi di DeFi sering disertai risiko tinggi — smart contract bug, volatilitas token reward, dan impermanent loss. Angka APR adalah estimasi, bukan jaminan.
Kelas gratis WhaleX: blueprint FIRE (Financial Independence, Retire Early) pakai strategi DeFi.
Ikut Kelas FIRE Gratis →Pertanyaan Umum
Apa itu APR dalam DeFi?
APR (Annual Percentage Rate) adalah tingkat imbal hasil tahunan yang dihitung tanpa memperhitungkan bunga majemuk (compounding). Di DeFi, APR biasa ditampilkan di staking pool atau liquidity pool sebagai estimasi penghasilan per tahun jika reward tidak di-reinvest.
Apa bedanya APR dan APY?
APR tidak memperhitungkan compounding, sedangkan APY sudah. APR 100% yang di-compound harian menghasilkan APY sekitar 171%. Semakin sering compounding, semakin besar selisih antara APR dan APY.