Supply APY: Imbal Hasil Tahunan yang Didapat saat Deposit ke Lending Protocol
Supply APY adalah persentase hasil tahunan yang diterima deposan di lending protocol DeFi, dihitung dari bunga peminjam dikurangi biaya protokol.
Supply APY adalah angka yang menunjukkan berapa persen per tahun yang akan Anda dapatkan saat mendepositkan aset ke lending protocol DeFi. Jika Supply APY USDC di Aave tertulis 5,4%, artinya setiap 1.000 USDC yang Anda deposit akan menghasilkan sekitar 54 USDC dalam setahun — dengan asumsi APY tidak berubah, yang jarang terjadi di praktiknya.
Dari Mana Angka Supply APY Berasal
Supply APY tidak muncul dari udara. Sumbernya adalah bunga yang dibayar peminjam (Borrow APY), dikurangi dua hal:
- Reserve Factor — potongan untuk kas protokol (biasanya 10-30%)
- Bagian yang tidak terpakai — likuiditas yang tidak sedang dipinjam tidak menghasilkan bunga
Rumus kasar: Supply APY ≈ Borrow APY × (1 - Reserve Factor) × Utilization Rate
Contoh: Borrow APY 9%, Reserve Factor 10%, Utilization Rate 75% → Supply APY ≈ 9% × 0,9 × 0,75 = 6,075%
Supply APY Berubah Setiap Saat
Ini beda dari deposito bank yang suku bunganya tetap selama periode tertentu. Supply APY di DeFi bergerak mengikuti:
- Permintaan pinjaman naik → Borrow APY naik → Supply APY naik
- Deposan masuk banyak → Utilization Rate turun → Supply APY turun
- Governance mengubah Reserve Factor → Supply APY berubah
Dalam satu minggu, Supply APY USDC bisa bergerak dari 3% ke 8% lalu kembali ke 5%. Dashboard seperti Aave menampilkan APY real-time dan historis 30 hari sebagai referensi.
Net APY vs Supply APY
Angka yang Anda lihat di kolom “Supply APY” belum tentu net return Anda. Di beberapa protokol, ada reward token tambahan (COMP, AAVE, dsb.) yang membuat net APY berbeda dari base supply APY.
Contoh di Compound:
- Supply APY USDC: 3,2% (dari bunga peminjam)
- COMP reward: 1,8%
- Net APY efektif: ~5%
Net APY adalah angka yang lebih relevan untuk perbandingan antar protokol.
Perbedaan Supply APY dan Borrow APY dalam Satu Protokol
Di satu protokol yang sama untuk satu aset, selalu berlaku: Supply APY < Borrow APY
Selisihnya bukan keuntungan protokol saja, tapi juga karena tidak semua likuiditas dipinjam. Ini bukan bug — ini desain yang memastikan protokol selalu punya buffer likuiditas untuk penarikan deposan.
Cara Memaksimalkan Supply APY
Beberapa taktik yang dipakai DeFi user berpengalaman:
- Pantau protokol mana yang menawarkan supply APY tertinggi untuk aset yang sama
- Pertimbangkan reward token dalam perhitungan (tapi hati-hati — reward token bisa turun nilainya)
- Hindari aset dengan utilization rate sangat rendah karena supply APY-nya tipis
Jangan lupakan biaya gas jika Anda sering memindahkan dana antar protokol — biaya transaksi di Ethereum bisa memakan keuntungan jika posisi kecil.
⚠️ Disclaimer: Supply APY di DeFi tidak dijamin dan berubah setiap saat. Protokol lending juga membawa risiko smart contract dan likuiditas. Selalu riset sebelum deposit.
Kelas gratis WhaleX: blueprint FIRE (Financial Independence, Retire Early) pakai strategi DeFi.
Ikut Kelas FIRE Gratis →Pertanyaan Umum
Apa itu Supply APY di DeFi?
Supply APY adalah persentase hasil tahunan yang didapat ketika Anda menyimpan (mendepositkan) aset ke lending protocol seperti Aave atau Compound. Angka ini berubah setiap blok mengikuti permintaan pinjaman — makin banyak peminjam, makin tinggi Supply APY.
Apakah Supply APY sudah termasuk compound?
Ya, APY (Annual Percentage Yield) sudah memperhitungkan efek bunga berbunga. Jika Supply APY 10% dan bunga dikompound otomatis setiap hari, hasil aktual lebih tinggi dari 10% APR. Bedakan dengan APR yang tidak menghitung compound.