aSOPR: Adjusted SOPR Tanpa Noise Transaksi Kecil
Adjusted Spent Output Profit Ratio (aSOPR) memfilter transaksi kecil dari SOPR standar — nilai di atas 1 = rata-rata penjual profit, di bawah 1 = penjual rugi.
aSOPR (Adjusted Spent Output Profit Ratio) adalah versi lebih bersih dari SOPR yang membuang semua transaksi bernilai di bawah ambang tertentu — umumnya output senilai kurang dari 1 USD — sehingga yang tersisa hanya pergerakan koin yang benar-benar bermakna secara ekonomi. Hasilnya adalah rasio sederhana: jika output yang dihabiskan hari ini dijual dengan harga lebih tinggi dari saat diterima, aSOPR bernilai di atas 1; jika dijual rugi, nilainya di bawah 1.
Mengapa Versi “Adjusted” Lebih Berguna
SOPR standar punya kelemahan sistemik: ratusan ribu transaksi kecil — receh change output, dust attack, atau biaya jaringan — mencemari sinyal setiap hari. Ketika Glassnode memperkenalkan aSOPR pada 2019, mereka menemukan bahwa memfilter output berumur kurang dari 1 jam sekaligus membuang nilai sangat kecil menghasilkan pembacaan yang jauh lebih stabil dan actionable. Tanpa noise itu, pola perilaku penjual sejati terlihat lebih jelas.
Selama bear market 2022, aSOPR bertahan di bawah 1,0 selama lebih dari 200 hari berturut-turut — salah satu periode capitulation terpanjang dalam sejarah Bitcoin tercatat.
Cara Membaca Sinyal aSOPR
Ada tiga zona utama yang perlu dipahami:
- aSOPR > 1 — rata-rata penjual melikuidasi dengan untung. Di fase bull market yang matang, angka ini sering bertahan di kisaran 1,02–1,05, menandakan distribusi bertahap oleh holder lama.
- aSOPR = 1 — titik impas agregat. Level ini sering berfungsi sebagai support di bull market dan resistance di bear market. Breakout atau breakdown dari level 1,0 kerap menjadi sinyal arah berikutnya.
- aSOPR < 1 — penjual merugi. Jika nilai ini turun tajam lalu memantul naik melewati 1,0 kembali, pola tersebut secara historis menandai zona capitulation dan peluang akumulasi.
Hubungan dengan Metrik On-Chain Lain
aSOPR paling informatif ketika dibaca bersama MVRV Ratio, yang mengukur seberapa jauh harga pasar dari harga rata-rata pembelian seluruh supply. Kombinasi keduanya memberi gambaran dua sisi: MVRV menunjukkan posisi agregat semua holder, sementara aSOPR menangkap perilaku nyata penjual aktif hari itu. Ketika MVRV tinggi tetapi aSOPR mulai turun mendekati 1, itu bisa menjadi tanda distribusi diam-diam sebelum koreksi besar.
Keterbatasan yang Perlu Diingat
aSOPR tetap metric lagging — ia merekam apa yang sudah terjadi di blockchain, bukan prediksi. Angkanya juga bisa terdistorsi oleh aktivitas exchange besar yang memindahkan koin internal tanpa transaksi pasar sesungguhnya. Gunakan aSOPR sebagai satu lensa dalam toolkit analisis on-chain, bukan sebagai sinyal tunggal pengambil keputusan.
WhaleX Masterclass 2 Hari: dari setup wallet sampai LP DeFi aktif menghasilkan. Praktik langsung, dipandu mentor berpengalaman.
Lihat Jadwal Kelas →Pertanyaan Umum
Apa itu aSOPR?
Adjusted Spent Output Profit Ratio (aSOPR) memfilter transaksi kecil dari SOPR standar — nilai di atas 1 = rata-rata penjual profit, di bawah 1 = penjual rugi.
Mengapa aSOPR penting untuk dipahami?
aSOPR menyaring noise dari transaksi receh sehingga sinyal perilaku penjual menjadi lebih bersih. Ketika aSOPR turun di bawah 1 dan kemudian memantul kembali ke atas 1, pola ini secara historis bertepatan dengan titik capitulation dan awal fase pemulihan harga Bitcoin.