Kamus Crypto

Apa Itu Luno? Exchange Crypto Global yang Tersedia di Indonesia

Luno adalah exchange crypto global beroperasi di Indonesia sejak 2013, fokus pasangan IDR dengan BTC dan ETH untuk pemula.

IndonesiaExchangeLuno

Luno adalah exchange crypto yang berdiri sejak 2013 dan beroperasi di lebih dari 40 negara, termasuk Indonesia — menawarkan pasangan BTC/IDR dan ETH/IDR dengan antarmuka yang dirancang khusus untuk pemula. Per 2024, Luno telah melayani lebih dari 10 juta pengguna di seluruh dunia dan diakuisisi oleh Digital Currency Group (DCG) pada 2020.

Apa Itu Luno dan Bagaimana Cara Kerjanya?

Luno adalah platform jual-beli crypto terpusat (centralized exchange / CEX) yang memungkinkan pengguna membeli, menjual, dan menyimpan aset digital menggunakan mata uang lokal. Di Indonesia, Luno mendukung deposit dan penarikan dalam Rupiah (IDR) melalui transfer bank lokal.

Berbeda dari exchange dengan ratusan token, Luno sengaja membatasi pilihan aset hanya pada Bitcoin dan Ethereum. Pendekatan ini membuat tampilan platform lebih bersih dan keputusan trading lebih sederhana — tidak perlu scroll ratusan koin untuk menemukan yang ingin dibeli.

Cara kerja dasarnya:

  1. Daftar dan verifikasi identitas (KYC)
  2. Deposit IDR via transfer bank
  3. Beli BTC atau ETH langsung dari dashboard
  4. Simpan di wallet Luno atau tarik ke wallet pribadi

Luno menggunakan sistem order book standar, di mana harga terbentuk dari penawaran dan permintaan antara pembeli dan penjual di platform. Untuk pemula yang belum paham order book, tersedia fitur “Instant Buy” yang memungkinkan pembelian langsung di harga pasar saat itu.

Fitur Utama Luno di Indonesia

Pasangan Trading IDR

Luno menyediakan pasangan BTC/IDR dan ETH/IDR. Ini berarti kamu bisa langsung menukarkan Rupiah ke Bitcoin atau Ethereum tanpa perlu konversi ke USD terlebih dahulu — mengurangi biaya konversi dan mempermudah perhitungan nilai aset dalam Rupiah.

Biaya Kompetitif

Fee maker Luno: 0% | Fee taker: hingga 0,10% tergantung volume bulanan

Fee ini tergolong rendah untuk exchange yang mendukung IDR. Semakin tinggi volume trading bulananmu, semakin kecil fee taker yang dikenakan.

Antarmuka Pemula

Luno dikenal dengan tampilan yang minimalis. Tidak ada grafik candlestick yang membingungkan di halaman utama, tidak ada deretan indikator teknikal yang memenuhi layar. Cocok untuk pengguna yang baru pertama kali beli crypto dan belum familiar dengan platform seperti Hyperliquid atau exchange advanced lainnya.

Keamanan Dasar

Luno menyimpan mayoritas dana pengguna di cold storage (dompet offline yang tidak terhubung internet). Mereka juga menyediakan fitur two-factor authentication (2FA) dan enkripsi data pengguna.

Kelebihan dan Kekurangan Luno

Kelebihan:

  • Antarmuka sederhana, ideal untuk pemula
  • Mendukung deposit IDR langsung via bank Indonesia
  • Fee taker rendah (0,10%), maker gratis
  • Proses KYC relatif cepat
  • Tersedia di mobile (Android & iOS)

Kekurangan:

  • Pilihan aset sangat terbatas — hanya BTC dan ETH
  • Tidak ada fitur staking atau yield farming
  • Tidak mendukung trading futures contract atau leverage
  • Tidak ada tool DCA otomatis bawaan platform
  • Ekosistem lebih terbatas dibanding exchange global lain

Untuk siapa Luno cocok?

Luno paling tepat untuk seseorang yang baru mulai berinvestasi crypto, ingin beli BTC atau ETH dengan Rupiah, dan tidak butuh fitur advanced. Jika sudah mulai memahami smart contract, DeFi, atau ingin eksplorasi lebih banyak aset, mungkin sudah waktunya mempertimbangkan exchange lain yang lebih lengkap.

⚠️ Luno tidak terdaftar sebagai platform exchange crypto resmi BAPPEBTI di Indonesia. Selalu periksa status regulasi terbaru sebelum menggunakan platform apapun.

Keamanan: Apa yang Perlu Kamu Tahu

Menyimpan crypto di exchange seperti Luno artinya kamu mempercayakan asetmu ke pihak ketiga. Luno memegang private key atas nama pengguna — ini berbeda dari menyimpan sendiri di wallet pribadi seperti MetaMask atau hardware wallet.

Risiko ini bukan spesifik Luno, melainkan berlaku untuk semua CEX. Jika exchange mengalami masalah operasional atau kebangkrutan, akses ke asetmu bisa terhambat.

Untuk nilai aset yang signifikan, pertimbangkan untuk menarik sebagian ke wallet pribadi dan simpan seed phrase di tempat yang aman secara offline.

Kesimpulan

Luno adalah pilihan masuk akal untuk pemula Indonesia yang ingin membeli Bitcoin atau Ethereum menggunakan Rupiah dengan proses yang sederhana dan biaya rendah. Keterbatasan pilihan aset dan fitur yang minim bisa menjadi pembatas bagi pengguna yang sudah lebih berpengalaman — tapi untuk langkah pertama, Luno menyederhanakan proses yang seringkali terasa rumit.

💡 Mau belajar lebih dalam? Kelas WhaleX mengajarkan strategy dan eksekusi nyata, bukan hanya teori. Lihat kelas tersedia →

⚠️ Disclaimer: Artikel ini bersifat edukatif, bukan saran keuangan atau investasi personal.

Belajar DeFi Langsung — Bukan Hanya Teori

WhaleX Masterclass 2 Hari: dari setup wallet sampai LP DeFi aktif menghasilkan. Praktik langsung, dipandu mentor berpengalaman.

Lihat Jadwal Kelas →

Pertanyaan Umum

Apa saja aset yang bisa diperdagangkan di Luno Indonesia?

Luno Indonesia mendukung Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH) dengan pasangan IDR, cocok untuk pemula yang baru memulai.

Apakah Luno aman digunakan di Indonesia?

Luno beroperasi di lebih dari 40 negara dan menggunakan penyimpanan cold storage untuk mayoritas aset pengguna, namun pastikan selalu aktifkan 2FA dan simpan sendiri seed phrase-mu.

Berapa biaya trading di Luno?

Luno menerapkan fee maker 0% dan fee taker hingga 0,10% per transaksi, salah satu yang terendah di antara exchange dengan layanan IDR.