Kamus Crypto

Peg: Bagaimana Stablecoin Menjaga Nilainya Tetap di $1

Peg adalah mekanisme yang menjaga nilai aset crypto tetap stabil di harga tertentu — biasanya $1 untuk stablecoin — lewat kombinasi collateral dan.

DeFiStablecoin

Peg adalah komitmen nilai yang dipegang oleh sebuah aset crypto terhadap aset referensi lain. Stablecoin seperti USDC, USDT, dan DAI semuanya “dipeg” ke $1 USD — artinya harga mereka dijaga agar selalu mendekati $1, meskipun diperdagangkan di banyak exchange yang berbeda.

Peg Bukan Sekadar Klaim

Nilai $1 tidak terjaga sendirinya — setiap stablecoin punya mekanisme berbeda untuk mempertahankan peg:

Fiat-backed (USDC, USDT): Penerbit menyimpan $1 dolar nyata (atau aset setara) untuk setiap token yang beredar. Peg terjaga karena investor tahu mereka bisa menukar langsung ke penerbit. Jika USDC turun ke $0,99 di market, institutional akan beli massal dan redeem ke penerbit untuk untung $0,01 per koin — tekanan beli ini mengembalikan harga ke $1.

Crypto-backed overcollateralized (DAI): Peg dijaga lewat arbitrase onchain. Jika DAI diperdagangkan di $1,02:

  • Orang buka CDP baru, cetak DAI, jual di market → supply naik, harga turun ke $1

Jika DAI di $0,98:

  • Orang beli DAI murah di market, tebus ke MakerDAO untuk $1 collateral → demand naik, harga naik ke $1

Algorithmic (algo-stablecoin): Bergantung pada insentif untuk burn satu token dan cetak yang lain. Mekanisme ini jauh lebih rapuh — lihat kasus depeg UST pada Mei 2022.

Seberapa Ketat Peg Harus Dijaga?

Tidak ada stablecoin yang selalu persis $1,000000. Fluktuasi kecil antara $0,995 dan $1,005 dianggap normal — yang penting adalah tidak ada penyimpangan besar dan berkelanjutan.

Contoh toleransi peg:

  • USDC: biasanya $0,999 – $1,001 (sangat ketat karena ada jalur redeem langsung)
  • DAI: kadang bergerak $0,995 – $1,005, tapi kembali ke $1 lewat arbitrase
  • Stablecoin baru/eksperimental: bisa bergerak lebih lebar, terutama di periode volatil

Tekanan terhadap Peg

Beberapa kondisi yang bisa mengancam peg:

  1. Bank run: Semua orang mau redeem sekaligus — jika likuiditas tidak cukup, peg bisa pecah
  2. Kehilangan kepercayaan: Bahkan dengan collateral cukup, jika pengguna tidak percaya pada protokol, permintaan redeem bisa melebihi kapasitas
  3. Exploits/hack: Jika smart contract dieksploitasi, collateral bisa berkurang tiba-tiba
  4. Blackswan: Harga ETH turun 80% dalam 24 jam bisa mengancam overcollateralized stablecoin

Memahami mekanisme peg adalah kunci untuk menilai risiko menyimpan atau menggunakan stablecoin apapun di DeFi.

⚠️ Disclaimer: Tidak ada stablecoin yang 100% bebas risiko depeg. Bahkan USDC pernah turun sementara ke $0,87 pada Maret 2023 saat Silicon Valley Bank kolaps. Diversifikasi stablecoin dan pahami risiko masing-masing sebelum menyimpan jumlah besar.

Mau Tahu Berapa Modal untuk Pensiun Dini?

Kelas gratis WhaleX: blueprint FIRE (Financial Independence, Retire Early) pakai strategi DeFi.

Ikut Kelas FIRE Gratis →

Pertanyaan Umum

Apa itu peg dalam crypto?

Peg adalah kondisi di mana nilai token crypto dijaga agar tetap sama dengan aset referensi — biasanya $1 USD untuk stablecoin. Peg bukan harga yang 'terjadi sendiri' — ia dijaga lewat mekanisme tertentu seperti collateral backing, arbitrase, atau algoritma supply-demand.

Bagaimana cara kerja peg stablecoin agar tetap di $1?

Untuk stablecoin fiat-backed seperti USDC, peg dijaga karena Circle menjamin setiap USDC bisa ditukar $1. Untuk stablecoin crypto-backed seperti DAI, peg dijaga lewat arbitrase: jika DAI di $1,02 orang akan cetak DAI baru dan jual, menekan harga turun. Jika DAI di $0,98, orang akan beli murah dan tebus ke protokol untuk untung.