Kamus Crypto

Rollup: Cara Layer 2 Kompres Ribuan Transaksi Jadi Satu

Rollup adalah teknologi Layer 2 yang memproses banyak transaksi di luar Ethereum lalu mengirim ringkasannya ke L1 untuk keamanan.

RollupL2

Rollup adalah teknologi Layer 2 yang menjalankan transaksi di luar Ethereum mainnet, mengompresnya menjadi satu paket data, lalu memposting ringkasan tersebut ke Ethereum untuk keamanan. Alih-alih setiap transaksi membayar gas Ethereum sendiri-sendiri, satu batch rollup bisa berisi 100–1.000 transaksi yang berbagi biaya tersebut.

Mengapa Rollup Ada

Ethereum mainnet memproses sekitar 15–30 transaksi per detik (TPS). Saat jaringan padat, gas fee bisa mencapai $50–$100 per transaksi. Rollup memindahkan eksekusi transaksi ke chain terpisah (Layer 2), lalu hanya memposting “bukti” atau “data ringkasan” ke Ethereum. Hasilnya: transaksi yang sama bisa berbiaya $0,01–$0,10 di Layer 2.

Cara Kerja Rollup

  1. Pengguna mengirim transaksi ke L2 — misalnya swap di Arbitrum atau bridge di Base.
  2. Sequencer mengumpulkan transaksi — ratusan transaksi dikumpulkan dalam satu batch.
  3. Batch dikompresi dan diposting ke Ethereum — hanya data ringkasan (calldata atau blobs) yang dikirim ke L1.
  4. Ethereum menjamin keamanannya — Ethereum tidak mengeksekusi transaksi satu per satu, tapi menyimpan bukti bahwa seluruh batch valid.

Contoh konkret: jika 500 pengguna swap token di Arbitrum dalam satu menit, semua itu dikemas jadi satu transaksi Ethereum. Gas fee Ethereum (~$5) dibagi 500 orang = $0,01 per orang.

Dua Jenis Rollup

Optimistic Rollup

Mengasumsikan semua transaksi valid. Jika ada yang curang, siapapun bisa mengajukan fraud proof dalam 7 hari. Contoh: Arbitrum, Optimism, Base.

ZK-Rollup

Menyertakan validity proof kriptografi untuk setiap batch — bukti matematis bahwa semua transaksi benar, tanpa harus percaya siapapun. Contoh: zkSync, StarkNet, Polygon zkEVM. Penarikan ke L1 lebih cepat (menit/jam, bukan 7 hari).

Rollup vs Sidechain

Rollup berbeda dari sidechain seperti Polygon PoS. Rollup menyimpan data transaksi di Ethereum sehingga keamanannya diwarisi dari Ethereum. Sidechain punya konsensus sendiri yang terpisah — jika validatornya berkolusi, dana bisa hilang tanpa jaminan dari Ethereum.

Komponen Kunci

  • Sequencer: Node yang mengumpulkan transaksi dan menentukan urutan eksekusi di L2.
  • Data Availability: Jaminan bahwa data transaksi bisa diakses publik sehingga siapapun bisa verifikasi.
  • Calldata/Blobs: Format data yang diposting ke Ethereum — EIP-4844 memperkenalkan blobs yang jauh lebih murah dari calldata.

Saat ini Arbitrum dan Base adalah dua rollup dengan total value locked (TVL) terbesar, masing-masing menampung miliaran dolar aset.


💡 Mau praktik langsung, bukan hanya teori? Di kelas WhaleX, Anda belajar hands-on — setup wallet, yield strategy, dan navigasi protokol DeFi nyata. Coba kelas Web3 gratis →

⚠️ Disclaimer: Rollup tetap mewarisi risiko smart contract dari protokol L2-nya sendiri. Bug pada kode sequencer atau bridge bisa menyebabkan kehilangan dana. Gunakan rollup yang telah diaudit dan terbukti aman.

Mau Masuk Web3 Tanpa Rekening Bank?

Elite Vault WhaleX: join membership via USDC di Base Network — akses penuh tanpa proses bank tradisional.

Lihat Elite Vault →

Pertanyaan Umum

Apa itu Rollup dalam crypto?

Rollup adalah teknologi Layer 2 yang mengeksekusi ratusan atau ribuan transaksi di luar Ethereum (off-chain), lalu mengompres hasilnya menjadi satu batch dan mengirimnya ke Ethereum mainnet. Ini membuat biaya per transaksi jauh lebih murah karena gas fee dibagi banyak pengguna sekaligus.

Apa bedanya Optimistic Rollup dan ZK-Rollup?

Optimistic Rollup mengasumsikan transaksi valid dulu dan baru membuktikan kesalahan jika ada tantangan (fraud proof), waktu penarikan ke L1 bisa 7 hari. ZK-Rollup menyertakan bukti kriptografi (validity proof) langsung sehingga penarikan lebih cepat tapi secara teknis lebih kompleks.