Kamus Crypto

Terra-Luna Collapse: Kronologi Kejatuhan Kripto $60 Miliar

Kolaps Terra-Luna pada Mei 2022 menghapus $40-60 miliar nilai pasar dalam seminggu — pelajaran paling mahal tentang risiko algo stablecoin.

DeFiHistory

Terra-Luna collapse adalah peristiwa kripto terbesar kedua yang pernah terjadi setelah kejatuhan exchange FTX, dan yang paling instruktif tentang risiko desain algo stablecoin. Dalam periode 6-13 Mei 2022, LUNA jatuh dari $80 menjadi $0.0002 — kehilangan nilai lebih dari 99.99%.

Sistem Terra Sebelum Kolaps

Terra memiliki dua token yang saling terhubung:

  • UST: Stablecoin yang ditargetkan $1
  • LUNA: Token governance yang digunakan untuk menjaga peg UST

Mekanismenya: ketika UST < $1, pengguna bisa bakar UST dan dapat LUNA senilai $1. Ketika UST > $1, pengguna bisa bakar LUNA dan dapat UST senilai $1. Secara teori, arbitrase ini menjaga UST tetap di $1.

Masalah: mekanisme ini hanya bekerja selama LUNA punya nilai. Jika LUNA turun terlalu cepat, seluruh sistem bisa runtuh.

Kronologi Seminggu yang Menghancurkan

TanggalKejadian
7 Mei$2 miliar UST ditarik dari Anchor Protocol; UST mulai depeg ke $0.98
8-9 MeiUST turun ke $0.90; LUNA turun dari $80 ke $30
10 MeiLUNA jatuh ke $5; mekanisme mint LUNA massif dimulai
11 MeiSupply LUNA dari 350 juta meledak ke miliaran token
12-13 MeiLUNA di $0.0002; UST di $0.10; Terraform Labs hentikan blockchain

Spiral Kematian yang Tidak Bisa Distop

Inti masalahnya adalah death spiral yang sudah dikenal dalam teori tapi diabaikan:

  1. UST depeg → pengguna panik jual UST
  2. Untuk kembalikan peg, sistem cetak LUNA baru → supply LUNA meledak
  3. Supply LUNA meledak → harga LUNA jatuh
  4. Harga LUNA jatuh → LUNA yang diterima dari burn UST nilainya juga turun
  5. Sistem tidak bisa lagi menjaga peg → lebih banyak yang jual UST → kembali ke nomor 1

Dampak yang Lebih Luas

Kolaps ini tidak hanya menghancurkan pemegang UST dan LUNA. Efeknya menyebar:

  • Hedge fund crypto Three Arrows Capital (3AC) bangkrut sebagian karena exposure ke LUNA
  • Beberapa lending platform seperti Celsius dan Voyager ikut kolaps
  • Bitcoin dan seluruh pasar crypto turun 30-40% dalam periode yang sama
  • Regulator di seluruh dunia mulai memperketat peraturan stablecoin

Apa yang Bisa Dipelajari

Kolaps Terra-Luna mengkonfirmasi satu prinsip yang sudah ada sebelumnya: stablecoin tanpa backing aset nyata bergantung 100% pada kepercayaan, dan kepercayaan bisa hilang dalam hitungan jam.

Perbandingan sederhana: DAI (stablecoin berbasis collateral crypto) selamat dari periode ini karena setiap DAI didukung oleh aset crypto dengan nilai lebih tinggi dari DAI yang diterbitkan. UST tidak punya backup seperti itu.


💡 Mau praktik langsung, bukan hanya teori? Di kelas WhaleX, Anda belajar hands-on — setup wallet, yield strategy, dan navigasi protokol DeFi nyata. Coba kelas Web3 gratis →

⚠️ Disclaimer: Stablecoin algoritmik tanpa collateral nyata membawa risiko kehilangan total. Sejarah Terra membuktikan bahwa market cap miliaran dolar tidak menjamin keamanan.

Mau Masuk Web3 Tanpa Rekening Bank?

Elite Vault WhaleX: join membership via USDC di Base Network — akses penuh tanpa proses bank tradisional.

Lihat Elite Vault →

Pertanyaan Umum

Apa yang menyebabkan Terra Luna collapse?

Kolaps dipicu kombinasi: penarikan besar dari Anchor Protocol, UST mulai depeg dari $1, mekanisme mint-burn LUNA untuk mempertahankan peg UST mencetak LUNA dalam jumlah tak terbatas, dan kepercayaan runtuh total. Dalam seminggu LUNA jatuh dari $80 ke $0.0002.

Apakah LUNA yang sekarang (LUNA 2.0) berbeda dari LUNA yang kolaps?

Ya. Terraform Labs meluncurkan LUNA 2.0 (kini disebut LUNA) sebagai blockchain baru tanpa UST. LUNA lama berganti nama menjadi LUNC (Luna Classic). Keduanya berbeda dan LUNA 2.0 tidak memiliki koneksi teknis ke kolaps tersebut, tapi reputasinya tetap terpengaruh.