Kamus Crypto

Apa Itu Zora Protocol? Marketplace NFT Creator-Centric dengan On-Chain Minting

Zora Protocol adalah protokol NFT open-source di Ethereum & Base yang memungkinkan kreator mint dan jual karya langsung on-chain tanpa biaya platform.

NFTCreator

Zora Protocol adalah protokol NFT open-source yang berjalan di atas Ethereum dan jaringan Base, dirancang agar kreator bisa menerbitkan karya digital langsung on-chain tanpa membayar biaya platform ke pihak ketiga. Berbeda dengan marketplace NFT konvensional yang memotong 2–15% dari setiap penjualan, Zora menempatkan kreator sebagai pemilik penuh kontrak dan pendapatan mereka.

Cara Kerja Zora Protocol

Saat kreator mint di Zora, sebuah kontrak ERC-721 atau ERC-1155 langsung di-deploy atas nama mereka di blockchain. Kontrak ini sepenuhnya milik kreator, bukan milik Zora sebagai platform. Artinya, karya tersebut tetap dapat diakses bahkan jika situs zora.co tutup.

Zora menggunakan model mint fee alih-alih komisi penjualan:

  • Pembeli membayar sekitar 0,000111 ETH per mint sebagai protokol fee.
  • Sebagian fee ini dialihkan langsung ke kreator sebagai creator reward.
  • Referral (siapa pun yang membagikan tautan mint) juga mendapat potongan kecil.

Model ini menciptakan insentif berbagi konten secara organik karena siapa pun yang mempromosikan karya kreator turut mendapat reward.

On-Chain Minting vs. Platform Tradisional

Di platform seperti OpenSea, NFT dijual lewat order book off-chain, dan platform memotong 2,5% dari setiap transaksi. Di Zora, proses minting terjadi langsung on-chain dengan harga tetap per mint. Ini cocok untuk:

  • Edisi terbuka (open edition): kreator membuka jendela mint untuk waktu terbatas, siapa pun bisa mint sebanyak yang mereka mau.
  • Edisi terbatas (limited edition): kreator menetapkan maksimum supply, misalnya 100 token.
  • 1/1 (one-of-one): karya tunggal, mirip lelang tradisional.

Fakta: Zora Protocol telah digunakan untuk lebih dari 50 juta mint sejak 2023, dengan sebagian besar aktivitas beralih ke jaringan Base yang biayanya jauh lebih rendah dibanding Ethereum mainnet.

Peran Jaringan Base

Zora sangat aktif di Base Chain, L2 besutan Coinbase yang biayanya berkisar 0,001–0,01 USD per transaksi. Biaya gas yang rendah membuat open edition terjangkau bagi kolektor baru dan memungkinkan kreator memonetisasi karya dengan harga mint rendah tanpa khawatir gas съедает margin.

Royalti dan Hak Kreator

Zora mendukung royalti NFT on-chain yang dapat diprogramkan langsung di kontrak. Kreator bisa menetapkan persentase royalti yang otomatis diteruskan setiap kali token berpindah tangan di marketplace yang menghormati standar EIP-2981. Ini berbeda dengan platform yang memberlakukan royalti hanya secara kebijakan (bisa diubah sewaktu-waktu).

Siapa yang Cocok Menggunakan Zora?

Zora paling cocok untuk:

  • Seniman digital dan fotografer yang ingin jual karya tanpa perantara.
  • Kreator konten yang ingin monetisasi postingan, musik, atau video sebagai NFT dengan harga mint rendah.
  • Pengembang yang ingin build aplikasi di atas protokol open-source tanpa terikat satu platform.

Zora kurang ideal untuk trader yang ingin fitur order book atau lelang harga dinamis karena model mint fee-nya bersifat harga tetap.

⚠️ Disclaimer: Artikel ini bersifat edukatif, bukan saran keuangan atau investasi personal.

Belajar DeFi Langsung — Bukan Hanya Teori

WhaleX Masterclass 2 Hari: dari setup wallet sampai LP DeFi aktif menghasilkan. Praktik langsung, dipandu mentor berpengalaman.

Lihat Jadwal Kelas →

Pertanyaan Umum

Apa itu Zora Protocol?

Zora Protocol adalah protokol open-source berbasis Ethereum dan Base yang memungkinkan kreator menerbitkan NFT langsung on-chain tanpa biaya platform, dengan royalti hingga 100% ke kreator.

Berapa biaya mint di Zora Protocol?

Zora tidak memungut platform fee untuk kreator. Pembeli membayar mint fee sekitar 0,000111 ETH per token, dan bagian dari fee ini langsung diteruskan ke kreator sebagai pendapatan.