Apa Itu aSOPR? Adjusted SOPR yang Hanya Hitung Transaksi Ekonomi Bermakna
aSOPR (Adjusted SOPR) mengukur profit/loss rata-rata transaksi Bitcoin dengan mengecualikan transaksi < 1 jam — sinyal capitulation dan puncak pasar lebih akurat.
aSOPR (Adjusted Spent Output Profit Ratio) adalah rasio on-chain yang mengukur apakah Bitcoin yang berpindah tangan pada hari tertentu dijual dengan untung atau rugi, dengan mengecualikan transaksi berumur kurang dari 1 jam untuk menyaring noise transaksi teknikal. Nilai 1,03 artinya rata-rata setiap Bitcoin yang berpindah tangan hari itu dijual 3% di atas harga belinya.
Mengapa SOPR Asli Perlu Disesuaikan
SOPR versi asli menghitung semua transaksi tanpa terkecuali — termasuk transaksi internal exchange, consolidation UTXO, dan pergerakan teknikal lain yang tidak mencerminkan keputusan jual-beli nyata. Hasilnya: angka SOPR sering terdistorsi oleh aktivitas yang tidak bermakna secara ekonomi.
aSOPR mengatasi ini dengan filter sederhana: semua transaksi dari output yang berumur kurang dari 1 jam diabaikan. Logikanya, tidak ada investor waras yang membeli Bitcoin lalu menjualnya dalam hitungan menit kecuali untuk keperluan teknikal seperti rebalancing wallet atau fee optimization.
Filter 1 jam ini menghilangkan sekitar 20–40% volume transaksi harian Bitcoin, tergantung kondisi pasar — mayoritas adalah aktivitas exchange dan bot arbitrase.
Cara Membaca Nilai aSOPR
Formula dasar aSOPR: harga jual output dibagi harga beli output, dirata-rata untuk seluruh transaksi valid dalam satu hari.
- aSOPR > 1: Pasar secara rata-rata menjual dengan profit. Semakin tinggi angkanya, semakin besar profit yang direalisasi — bisa jadi sinyal distribusi.
- aSOPR = 1: Breakeven. Titik ini sering menjadi support atau resistance psikologis penting.
- aSOPR < 1: Pasar menjual merugi. Kondisi ini menandai tekanan jual dari holder yang panik (capitulation).
Saat bear market 2022, aSOPR Bitcoin bertahan di bawah 1 selama berbulan-bulan sebelum akhirnya memantul, menandai pembentukan dasar harga di kisaran $15.000–$17.000.
Sinyal Capitulation dan Pembalikan
Pola paling berguna dari aSOPR adalah perilakunya saat menyentuh atau menembus level 1:
Dalam bull market, setiap kali aSOPR turun mendekati 1 (dip sementara) lalu kembali naik, itu sinyal bahwa tekanan jual sudah habis dan buyer masuk menyerap supply. Trader on-chain sering menggunakan momen ini sebagai konfirmasi entry.
Dalam bear market, aSOPR yang terus-menerus gagal menembus ke atas level 1 mengonfirmasi bahwa setiap rally dimanfaatkan holder untuk keluar dengan kerugian minimal — tanda pasar belum pulih.
Pada Juni 2023, aSOPR menembus 1 secara konsisten untuk pertama kali sejak runtuhnya FTX — momen yang banyak analis on-chain tandai sebagai konfirmasi pembalikan tren jangka menengah Bitcoin.
aSOPR vs Metrik On-Chain Lain
aSOPR paling informatif jika dibaca bersama metrik lain:
- MVRV Ratio mengukur profit/loss dari seluruh supply yang beredar, bukan hanya yang berpindah tangan — kombinasi keduanya memberi gambaran lebih lengkap tentang kondisi pasar.
- Realized Price adalah harga rata-rata seluruh Bitcoin dihitung dari harga terakhir masing-masing koin berpindah tangan — ketika harga spot turun di bawah Realized Price dan aSOPR < 1 secara bersamaan, itu sering menandai fase capitulation ekstrem.
Keterbatasan aSOPR: metrik ini lebih relevan untuk Bitcoin (model UTXO) dibanding aset berbasis account seperti Ethereum, dan tidak membedakan antara transaksi spot dengan derivatif atau aktivitas DeFi on-chain.
Cara Mengakses Data aSOPR
Data aSOPR tersedia di Glassnode (gratis dengan delay 1 hari), CryptoQuant, dan LookIntoBitcoin. Platform berbayar seperti Glassnode Studio menyediakan aSOPR per kohort holder — memisahkan data short-term holder dan long-term holder — yang jauh lebih granular untuk analisis mendalam.
⚠️ Disclaimer: Artikel ini bersifat edukatif, bukan saran keuangan atau investasi personal.
WhaleX Masterclass 2 Hari: dari setup wallet sampai LP DeFi aktif menghasilkan. Praktik langsung, dipandu mentor berpengalaman.
Lihat Jadwal Kelas →Pertanyaan Umum
Apa itu aSOPR dan bedanya dengan SOPR biasa?
aSOPR (Adjusted Spent Output Profit Ratio) adalah versi SOPR yang mengecualikan transaksi berumur kurang dari 1 jam, sehingga hanya menghitung aktivitas ekonomi nyata. Nilai > 1 berarti pasar rata-rata menjual dengan untung, nilai < 1 berarti rata-rata rugi.
Bagaimana cara membaca sinyal aSOPR untuk trading Bitcoin?
Ketika aSOPR turun di bawah 1 lalu memantul kembali ke atas, itu sering menandai akhir fase capitulation — sinyal pembalikan bullish. Sebaliknya, aSOPR yang konsisten jauh di atas 1 (misalnya 1,05–1,10) di akhir bull run menunjukkan distribusi agresif oleh holder lama.