Kamus Crypto

Apa Itu SOPR? Spent Output Profit Ratio untuk Baca Sentimen Holder Bitcoin

SOPR mengukur apakah Bitcoin yang berpindah hari ini dijual untung atau rugi — nilai di atas 1 berarti rata-rata penjual profit, di bawah 1 berarti penjual rugi.

On-Chain AnalyticsBitcoin

SOPR (Spent Output Profit Ratio) adalah metrik on-chain yang membandingkan harga saat Bitcoin dijual dengan harga saat Bitcoin tersebut pertama kali diterima — hasilnya memberi gambaran apakah penjual aktif hari ini rata-rata sedang untung atau rugi. Metrik ini diperkenalkan oleh analis Renato Shirakashi pada 2019 dan kini menjadi alat standar di platform seperti Glassnode dan CryptoQuant.

Cara SOPR Dihitung

Setiap Bitcoin yang berpindah wallet meninggalkan jejak di blockchain: harga saat diterima (harga masuk) dan harga saat dijual (harga keluar). SOPR menghitung rasio dua angka ini:

SOPR = Harga Jual / Harga Beli

Contoh:

  • 1 BTC dibeli di $40.000, dijual hari ini di $60.000 → kontribusi SOPR: 1,50
  • 1 BTC dibeli di $70.000, dijual hari ini di $60.000 → kontribusi SOPR: 0,86

SOPR harian adalah rata-rata seluruh transaksi pada hari itu. Nilai di atas 1 berarti pasar secara agregat merealisasi keuntungan. Nilai di bawah 1 berarti pasar secara agregat merealisasi kerugian.

Tiga Zona Pembacaan SOPR

SOPR > 1 — Zona Profit Realization Holder yang masuk lebih awal mulai menjual dengan untung. Jika SOPR naik jauh di atas 1 (misalnya 1,05–1,10 secara berkelanjutan), ini sering muncul di puncak pasar bull ketika euforia mendorong distribusi besar-besaran.

SOPR = 1 — Titik Impas Rata-rata penjual tidak untung, tidak rugi. Area ini sering menjadi support psikologis di bull market: holder yang belum untung enggan jual, sehingga tekanan jual mereda.

SOPR < 1 — Zona Capitulation Penjual aktif rata-rata sedang rugi. Ini tanda pasar sedang dalam tekanan atau kepanikan. Ketika SOPR jatuh jauh di bawah 1 lalu memantul kembali melewati angka 1, pola tersebut secara historis kerap bertepatan dengan akhir fase koreksi.

📊 Data historis Glassnode: Selama crash Mei 2021, SOPR Bitcoin sempat menyentuh 0,92 — artinya rata-rata penjual pada hari itu merugi 8%. Pola serupa terjadi pada koreksi Maret 2020, sebelum harga memulai pemulihan tajam.

Perbedaan SOPR, aSOPR, dan LTH/STH-SOPR

SOPR standar mencakup semua transaksi, termasuk transaksi receh yang sering kali adalah perpindahan internal (bukan jual-beli). Oleh karena itu ada beberapa varian:

  • aSOPR — Adjusted SOPR yang memfilter transaksi di bawah 1 jam, mengurangi noise dari transfer internal
  • LTH-SOPR — khusus mengukur Bitcoin yang dipegang lebih dari 155 hari, mewakili sentimen long-term holder
  • STH-SOPR — khusus Bitcoin yang dipegang kurang dari 155 hari, mewakili perilaku short-term holder yang lebih reaktif terhadap harga jangka pendek

Kombinasi LTH-SOPR dan STH-SOPR memberi gambaran siapa yang sebenarnya menjual: holder berpengalaman atau trader baru.

Cara Menggunakan SOPR dalam Analisis

SOPR paling berguna bukan sebagai sinyal tunggal, melainkan dikombinasikan dengan metrik lain seperti MVRV Ratio dan NVT Ratio:

  1. Konfirmasi support: Jika harga menguji level support dan SOPR sedang di bawah 1, tekanan jual dari holder rugi bisa berlanjut. Jika SOPR mulai naik kembali melewati 1, sinyal pembalikan menjadi lebih kuat.
  2. Deteksi distribusi: SOPR yang terus naik di atas 1 saat harga sideways bisa menandakan distribusi diam-diam oleh holder lama.
  3. Validasi bottom: SOPR yang turun ekstrem (di bawah 0,90) lalu pulih biasanya menandai capitulation — momen ketika penjual yang paling panik sudah keluar dari pasar.

⚠️ Disclaimer: Artikel ini bersifat edukatif, bukan saran keuangan atau investasi personal.

Belajar DeFi Langsung — Bukan Hanya Teori

WhaleX Masterclass 2 Hari: dari setup wallet sampai LP DeFi aktif menghasilkan. Praktik langsung, dipandu mentor berpengalaman.

Lihat Jadwal Kelas →

Pertanyaan Umum

Apa itu SOPR dalam crypto?

SOPR (Spent Output Profit Ratio) adalah rasio harga jual terhadap harga beli semua Bitcoin yang berpindah pada hari tertentu. Nilai di atas 1 artinya rata-rata penjual untung; di bawah 1 artinya rata-rata penjual rugi. Angka tepat 1 menandai titik impas pasar.

Bagaimana cara membaca sinyal SOPR?

SOPR di atas 1 yang terus naik menandakan fase euforia — holder lama mulai ambil profit. SOPR di bawah 1 yang memantul ke atas 1 secara historis bertepatan dengan titik capitulation dan potensi pembalikan harga Bitcoin.