Kamus Crypto

Apa Itu Looping Strategy di DeFi? Deposit-Borrow-Deposit untuk Naikkan Yield

Looping strategy adalah teknik DeFi deposit aset → pinjam stablecoin → deposit lagi berulang untuk melipatkan yield hingga 3–5x dari modal awal.

DeFiStrategi

Looping strategy adalah teknik DeFi di mana pengguna mendepositkan aset ke lending protocol, meminjam stablecoin terhadap kolateral tersebut, lalu mendepositkan kembali hasil pinjaman — siklus ini diulang 3–5 kali sehingga eksposur efektif bisa mencapai 2x–5x dari modal awal, dengan yield mengikuti kelipatan yang sama.

Cara Kerja Looping: Siklus Deposit-Borrow-Deposit

Misalnya kamu punya 1 ETH senilai $3.000. Di protokol seperti Aave v3 atau Compound v3, kamu bisa meminjam sekitar 70–80% dari nilai kolateral (tergantung collateral ratio).

Siklus looping sederhana:

  1. Deposit 1 ETH ($3.000) → terima aToken/cToken sebagai bukti kolateral
  2. Borrow $2.000 USDC (67% LTV)
  3. Deposit $2.000 USDC kembali ke protokol
  4. Borrow lagi $1.300 USDC (65% LTV dari deposit kedua)
  5. Ulangi 1–2 kali lagi sampai batas efisiensi

Setelah 4 putaran, eksposur efektif bisa mencapai $7.000–$8.000 dari modal awal $3.000. Jika supply APY ETH 3% dan borrow APY stablecoin 4%, perhitungan yield neto menjadi kompleks — tapi bisa menghasilkan net APY 8–15% pada kondisi pasar tertentu.

Supply APY dan borrow APY berubah setiap blok mengikuti utilisasi protokol. Angka yield di atas bukan jaminan return.

Risiko Utama: Efek Berlipat pada Likuidasi

Looping memperbesar dua hal sekaligus: yield dan risiko likuidasi.

Karena posisi tersusun berlapis, satu penurunan harga ETH dapat memicu serangkaian likuidasi secara bersamaan. Jika ETH turun 15%, health factor semua lapisan posisi bisa turun di bawah 1.0 pada saat yang hampir bersamaan.

Tiga risiko konkret yang perlu dipahami:

  • Likuidasi kaskade — setiap lapisan posisi rentan dilikuidasi secara berurutan
  • Borrow rate melonjak — saat utilisasi protokol tinggi, bunga pinjaman bisa naik 20–40% APY tiba-tiba, membalik profit menjadi rugi
  • Slippage saat unwind — membuka posisi looping butuh banyak transaksi; menutupnya di pasar panik bisa kena slippage besar

Protokol yang Mendukung Looping

Beberapa protokol menyediakan fitur looping otomatis (sering disebut one-click leverage atau multiply):

ProtokolFiturChain
Aave v3Manual loop + flashloan unwindEthereum, Arbitrum, Polygon
Compound v3Manual loopEthereum, Base
Gearbox ProtocolLooping terintegrasiEthereum
InstadappLoop otomatis via “Leverage”Multi-chain

Untuk looping manual yang lebih efisien, banyak pengguna menggunakan flash loan — pinjam tanpa kolateral dalam satu transaksi — untuk membuka seluruh posisi sekaligus tanpa modal tambahan.

Kapan Looping Masuk Akal?

Looping cocok dipertimbangkan ketika:

  • Borrow APY stablecoin lebih rendah dari supply APY aset kolateral (net positif)
  • Kamu yakin harga aset kolateral stabil atau naik selama posisi terbuka
  • Kamu mengatur leverage farming dengan health factor minimal 1.5–2.0 sebagai buffer

Looping tidak masuk akal ketika borrow rate mendekati atau melebihi supply rate — dalam kondisi ini, semakin banyak putaran, semakin besar kerugian per hari.

Cara Menghitung Break-Even Looping

Formula sederhana untuk net yield looping:

Net APY = (Supply APY × Total Deposited) − (Borrow APY × Total Borrowed)
                        ÷ Modal Awal

Contoh: modal $3.000, total deposit $8.000, total pinjaman $5.000, supply APY 3%, borrow APY 2%.

Net APY = (3% × $8.000) − (2% × $5.000) ÷ $3.000
        = ($240 − $100) ÷ $3.000
        = 4,67% per tahun

Angka ini bisa tampak menarik, tapi sepenuhnya bergantung pada borrow rate yang tetap rendah — sesuatu yang tidak bisa diprediksi.

⚠️ Disclaimer: Artikel ini bersifat edukatif, bukan saran keuangan atau investasi personal. Looping strategy mengandung risiko likuidasi yang diperkuat berlipat ganda dibanding posisi biasa.

Belajar DeFi Langsung — Bukan Hanya Teori

WhaleX Masterclass 2 Hari: dari setup wallet sampai LP DeFi aktif menghasilkan. Praktik langsung, dipandu mentor berpengalaman.

Lihat Jadwal Kelas →

Pertanyaan Umum

Apa itu looping strategy di DeFi?

Looping strategy adalah teknik di mana pengguna deposit aset ke lending protocol, meminjam stablecoin, lalu menggunakan pinjaman itu untuk deposit lagi — diulang beberapa kali untuk melipatkan yield tanpa menambah modal baru.

Apakah looping strategy aman untuk pemula?

Tidak disarankan untuk pemula. Looping melipatkan risiko likuidasi secara eksponensial — satu pergerakan harga -10% bisa menghapus seluruh posisi jika health factor terlalu rendah. Pahami dulu konsep collateral ratio dan health factor sebelum mencoba.