MakerDAO: Protokol di Balik DAI dan Cara Kerjanya
MakerDAO adalah protokol DeFi yang menerbitkan DAI — stablecoin terdesentralisasi pertama yang bertahan besar. Ini cara kerjanya, token MKR, dan risikonya.
MakerDAO adalah protokol DeFi berbasis Ethereum yang menerbitkan DAI — salah satu stablecoin terdesentralisasi tertua dan terbesar. Berbeda dari USDC atau USDT yang dijamin dolar tunai di bank, DAI dijamin oleh crypto yang dikunci dalam smart contract, dengan mekanisme yang membuat nilainya tetap mendekati $1.
Cara Kerja: Vault dan CDP
Untuk mencetak DAI, pengguna membuka sebuah Vault dan mengunci collateral — misalnya ETH. MakerDAO menerapkan overcollateralized lending: jika Anda ingin mencetak 1.000 DAI, Anda harus mengunci ETH senilai minimal 1.500 DAI (collateral ratio 150%).
Contoh konkret: ETH harga $3.000, Anda lock 1 ETH ($3.000 nilai). Dengan collateral ratio 150%, Anda bisa mint maksimum 2.000 DAI. Jika Anda mint 1.500 DAI, health factor Anda ada di level aman. Jika harga ETH turun ke $2.250, collateral Anda senilai $2.250, dan dengan debt $1.500, rasionya jadi tepat 150% — di ambang liquidation.
Untuk mengambil kembali ETH, Anda harus mengembalikan DAI plus Stability Fee — bunga tahunan yang ditetapkan governance MKR, misalnya 5–8% per tahun dalam DAI.
Token MKR: Governance dan Risiko Sistem
MKR adalah governance token yang memberi pemegang hak suara atas semua parameter kritis: collateral yang boleh digunakan, debt ceiling per collateral, stability fee, dan banyak lagi.
Yang membuat MKR unik: ia juga berfungsi sebagai penanggung kerugian terakhir. Jika bad debt melebihi cadangan protokol (Surplus Buffer), sistem otomatis mencetak dan menjual MKR baru di pasar untuk menutupi shortfall. Ini mendilusi semua pemegang MKR — sehingga pemegang MKR punya insentif kuat untuk memilih parameter risiko yang konservatif.
Sebaliknya, ketika Surplus Buffer penuh, protokol membeli dan membakar MKR dari pasar — mengurangi suplai dan menguntungkan pemegang MKR yang tersisa.
Evolusi ke Sky Protocol
Pada 2024, MakerDAO mulai transisi ke “Sky Protocol” — rebrand yang memperkenalkan USDS (versi baru DAI) dan SKY (versi baru MKR dengan rasio konversi 1 MKR = 24.000 SKY). Perubahan ini bagian dari restrukturisasi SubDAO yang lebih besar. DAI dan MKR tetap bisa digunakan, tapi arah pengembangan berpusat di ekosistem Sky.
RWA: Ekspansi ke Aset Nyata
Salah satu langkah besar MakerDAO sejak 2022: mengizinkan Real World Assets (RWA) — obligasi pemerintah AS, kredit swasta — sebagai collateral untuk mencetak DAI. Per mid-2025, sebagian besar backing DAI justru berasal dari RWA dan stablecoin terpusat, bukan pure crypto collateral. Ini mengurangi risiko volatilitas tapi menambah risiko regulasi dan counterparty.
⚠️ Disclaimer: DAI dan MKR melibatkan risiko protokol, risiko liquidation, dan risiko counterparty dari RWA. Bukan rekomendasi investasi.
WhaleX Masterclass 2 Hari: dari setup wallet sampai LP DeFi aktif menghasilkan. Praktik langsung, dipandu mentor berpengalaman.
Lihat Jadwal Kelas →Pertanyaan Umum
Apa itu MakerDAO dan bagaimana DAI diciptakan?
MakerDAO adalah protokol DeFi yang memungkinkan pengguna mengunci crypto sebagai collateral (ETH, WBTC, dll.) untuk mencetak DAI — stablecoin yang dipatok ke $1. Prosesnya melalui Collateralized Debt Position (CDP): deposit collateral, mint DAI, bayar stability fee untuk mengembalikan DAI dan ambil collateral kembali.
Apa fungsi token MKR di MakerDAO?
MKR adalah governance token MakerDAO — pemegang MKR memilih parameter protokol seperti collateral yang diizinkan, debt ceiling, dan stability fee. MKR juga berfungsi sebagai backstop terakhir: jika protokol mengalami bad debt besar, MKR baru dicetak dan dijual untuk menutupi kerugian, yang mengdilusi pemegang MKR.