Kamus Crypto

weETH: Wrapped Token Restaking ETH dari EtherFi

weETH adalah versi wrapped dari eETH EtherFi — liquid restaking token non-rebase yang kompatibel dengan DeFi dan mengakumulasi reward staking plus.

weETHLRT

weETH adalah LRT (Liquid Restaking Token) dari EtherFi — protokol restaking yang memposisikan diri sebagai pilihan non-custodial. Cara kerjanya: pengguna deposit ETH dan menerima eETH (rebase token), kemudian bisa di-wrap menjadi weETH yang merupakan versi non-rebase sehingga kompatibel dengan protokol DeFi.

Keunikan EtherFi: Non-Custodial Validator Key

Di Lido, validator key (kunci yang mengontrol validator ETH) dipegang node operator, bukan pengguna. Di EtherFi, pengguna yang deposit besar mendapat opsi untuk membuat dan menyimpan validator key sendiri, sementara EtherFi hanya membantu mengelola operasional teknis.

Artinya secara teknis, pengguna memiliki kontrol lebih terhadap 32 ETH yang di-stake. Ini penting untuk mereka yang peduli dengan censorship resistance atau tidak mau bergantung penuh pada satu entitas untuk keamanan dana.

Cara Kerja weETH

Saat deposit ETH ke EtherFi, Anda menerima eETH (rebase — saldo bertambah setiap hari). Untuk dipakai di DeFi, wrap eETH menjadi weETH — jumlah token tetap, tapi nilai tukar weETH/ETH naik seiring akumulasi reward.

Reward yang terakumulasi ke weETH:

  • APR staking ETH (sekitar 3-4%)
  • Reward dari protokol yang diamankan EtherFi via EigenLayer
  • EtherFi loyalty points (sebelum airdrop token ETHFI)

weETH di Ekosistem DeFi

weETH diterima di beberapa protokol DeFi besar sebagai collateral. Aave V3 menambahkan weETH sebagai aset yang bisa dijaminkan. Pool weETH juga ada di Curve dan Pendle — Pendle memungkinkan pengguna memisahkan “principal” dan “yield” dari weETH, lalu menjual yield di muka (cara untuk mengunci APR tetap dari posisi restaking).

EtherFi sempat menjadi protokol restaking terbesar dengan TVL melebihi $6 miliar sebelum token ETHFI dilaunched Maret 2024.

Perbandingan weETH vs ezETH

AspekweETH (EtherFi)ezETH (Renzo)
Kontrol validator keyNon-custodial (opsi)Custodial penuh
TVL puncak~$6 miliar~$3 miliar
Mekanisme rewardValue-accruing (non-rebase)Value-accruing
AirdropETHFI (Maret 2024)REZ (April 2024)

Baik weETH maupun ezETH adalah LRT — kategorisasi yang berbeda dari LST seperti stETH atau rETH.


💡 Mau praktik langsung, bukan hanya teori? Di kelas WhaleX, Anda belajar hands-on — setup wallet, yield strategy, dan navigasi protokol DeFi nyata. Coba kelas Web3 gratis →

⚠️ Disclaimer: weETH membawa risiko EtherFi smart contract, risiko EigenLayer, dan AVS slashing. TVL yang besar tidak berarti risiko kecil — justru posisi besar di protokol baru membuat risiko sistemik lebih tinggi.

Mau Masuk Web3 Tanpa Rekening Bank?

Elite Vault WhaleX: join membership via USDC di Base Network — akses penuh tanpa proses bank tradisional.

Lihat Elite Vault →

Pertanyaan Umum

Apa itu weETH dari EtherFi?

weETH adalah Liquid Restaking Token dari EtherFi. Pengguna deposit ETH ke EtherFi, menerima eETH (rebase token), yang kemudian bisa di-wrap menjadi weETH. weETH mengakumulasi reward staking ETH plus reward restaking EigenLayer, dengan jumlah token yang tidak berubah.

Apa kelebihan EtherFi dibanding protokol restaking lain?

EtherFi adalah satu-satunya protokol restaking besar yang memberikan kontrol kunci validator ke pengguna sendiri (non-custodial validator key). Di Lido atau Renzo, Coinbase, node operator yang pegang kunci — di EtherFi, pengguna yang pegang.