Apa Itu Collateral Factor? Persentase Nilai Jaminan yang Bisa Dipinjam di DeFi
Collateral factor adalah persentase maksimal dari nilai jaminan yang boleh kamu pinjam di protokol DeFi — misalnya ETH dengan CF 80% berarti jaminan Rp10 juta bisa pinjam Rp8 juta.
Collateral factor adalah persentase maksimal dari nilai aset jaminan yang diizinkan protokol DeFi untuk kamu jadikan batas pinjaman — misalnya, ETH dengan collateral factor 80% berarti jaminan senilai $1.000 memungkinkan pinjaman hingga $800.
Angka ini ditetapkan secara berbeda untuk setiap aset. Di Compound v3, WBTC memiliki collateral factor 70%, sementara USDC sebagai jaminan bisa mencapai 92%. Semakin volatil sebuah aset, semakin rendah collateral factor-nya karena protokol perlu buffer untuk melindungi dari penurunan harga tiba-tiba.
Cara Kerja Collateral Factor
Ketika kamu mendepositkan aset ke protokol seperti Aave atau Compound, protokol akan menghitung borrowing power kamu berdasarkan collateral factor masing-masing aset:
Borrowing Power = Nilai Jaminan × Collateral Factor
Jika kamu menyetor $5.000 ETH (CF 80%) dan $2.000 USDC (CF 90%), total borrowing power kamu adalah:
- ETH: $5.000 × 80% = $4.000
- USDC: $2.000 × 90% = $1.800
- Total: $5.800
Kamu boleh meminjam hingga $5.800 dalam bentuk aset lain, tapi mendekati batas ini sangat berbahaya karena sedikit penurunan harga jaminan bisa langsung memicu likuidasi.
Hubungan dengan LTV dan Liquidation Threshold
Collateral factor sering dikacaukan dengan dua istilah lain:
- LTV (Loan-to-Value) — rasio aktual pinjamanmu terhadap nilai jaminan saat ini. Ini angka posisi kamu, bukan batas protokol.
- Liquidation threshold — ambang batas lebih tinggi dari collateral factor yang jika terlampaui, protokol akan langsung melikuidasi jaminanmu.
Di Aave v3, ETH memiliki collateral factor (disebut LTV maksimal) 80%, tapi liquidation threshold-nya 82,5%. Selisih 2,5% ini adalah “safety buffer” sebelum likuidasi terjadi.
Selalu pertahankan LTV aktualmu jauh di bawah collateral factor — praktisi DeFi umumnya menyarankan tidak melebihi 50-60% dari batas maksimal untuk menghindari likuidasi mendadak akibat flash crash.
Mengapa Collateral Factor Berbeda per Aset
Protokol menentukan collateral factor berdasarkan beberapa faktor:
- Volatilitas harga — aset dengan harga stabil (USDC, DAI) mendapat CF lebih tinggi
- Likuiditas pasar — aset dengan volume perdagangan besar lebih mudah dilikuidasi, sehingga CF bisa lebih tinggi
- Risiko manipulasi oracle — aset dengan harga oracle yang mudah dimanipulasi mendapat CF lebih rendah
- Reputasi dan audit aset — token baru atau kurang dikenal biasanya mulai dengan CF 0% sampai terbukti aman
Kamu bisa cek collateral factor terkini setiap aset langsung di dashboard protokol seperti app.aave.com atau compound.finance.
Collateral Factor dan Strategi Borrowing
Memahami collateral factor penting jika kamu berencana melakukan recursive borrowing atau leveraged yield farming. Dalam strategi ini, kamu deposit → pinjam → deposit lagi secara berulang, sehingga sedikit perubahan collateral factor bisa berdampak besar pada keseluruhan posisi.
⚠️ Disclaimer: Artikel ini bersifat edukatif, bukan saran keuangan atau investasi personal. Aktivitas borrowing di DeFi memiliki risiko likuidasi yang nyata — pastikan kamu memahami sepenuhnya sebelum mengeksekusi posisi.
Untuk pemahaman lebih lanjut tentang mekanisme jaminan di DeFi, baca juga artikel tentang overcollateralized lending dan cara protokol mengelola collateral ratio.
WhaleX Masterclass 2 Hari: dari setup wallet sampai LP DeFi aktif menghasilkan. Praktik langsung, dipandu mentor berpengalaman.
Lihat Jadwal Kelas →Pertanyaan Umum
Apa itu collateral factor di DeFi?
Collateral factor adalah persentase dari nilai aset jaminan yang diizinkan sebagai batas pinjaman. Misalnya, collateral factor ETH 80% berarti kamu bisa meminjam maksimal 80% dari nilai ETH yang kamu depositkan.
Apa bedanya collateral factor dan LTV di DeFi?
Collateral factor adalah batas maksimal yang ditetapkan protokol per aset, sedangkan LTV (Loan-to-Value) adalah rasio aktual pinjaman kamu saat ini terhadap nilai jaminan. CF adalah atap, LTV adalah posisi kamu.